<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SD 01 Makasar Pungut Sumbangan Pengadaan AC</title><description>Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01, Makasar, Jakarta Timur, dimintai  sumbangan pengadaan Air Conditioner untuk di ruang kelas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/14/338/515499/sd-01-makasar-pungut-sumbangan-pengadaan-ac</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/14/338/515499/sd-01-makasar-pungut-sumbangan-pengadaan-ac"/><item><title>SD 01 Makasar Pungut Sumbangan Pengadaan AC</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/14/338/515499/sd-01-makasar-pungut-sumbangan-pengadaan-ac</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/14/338/515499/sd-01-makasar-pungut-sumbangan-pengadaan-ac</guid><pubDate>Jum'at 14 Oktober 2011 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/14/338/515499/BME37me68u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/14/338/515499/BME37me68u.jpg</image><title>Ilustrasi (foto:Ist)</title></images><description>JAKARTA- Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01, Makasar, Jakarta Timur, dimintai sumbangan pengadaan Air Conditioner (AC) untuk di ruang kelas.Wawan (36), orang tua siswa membenarkan adanya pungutan untuk pengadaan AC tersebut. &quot;Ya ada pungutan, jumlahnya sebesar Rp 110 ribu,&quot;tuturnya saat ditemui wartawan, Jumat (14/10/2011).Menurut Wawan sumbangan itu dimintai tanpa adanya surat edaran dari pihak sekolah. &quot;Anak saya bilang ada sumbangan untuk pengadaan AC,&quot; paparnya.Wawan menjelaskan dengan adanya sumbangan pengadaan AC ini, saya sangat keberatan.&amp;nbsp; &quot;Karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan, dan anak saya ada dua orang yang bersekolah di situ,&quot;tuturnya. Menanggapi hal ini Ketua Komite Sekolah SDN 01 Makasar, Sri Wellasi mengatakan kemarin kita sudah adakan pertemuan dengan pihak wali murid untuk kepentingan pendidikan. &quot;Ide itu berawal dari wali murid,&quot;katanya.Menurut Sri pungutan ini sebesar Rp100 ribu, dan dapat dicicil selama tiga kali dengan tenggat akhir pada bulan Oktober. &quot;Uang tersebut akan dibagi untuk pengadaan AC, listrik, dan peralatan drum band,&quot;ungkapnya.Ditambahkannya, untuk wali murid yang tidak mampu akan mendapatkan kompensasi, dengan adanya subsidi silang. &quot;Kebutuhan AC untuk 11 ruang kelas, dan ada sepertiga murid mampu perkelasnya, lagi pula pihak sekolah sudah setuju maka kami laksanakan,&quot;terangnya.&quot;Nantinya dengan bertambahnya beban listrik, maka sumbangan setiap Jumat akan dialokasikan untuk bayar listrik biasanya per seribu,&quot;kata Sri.Untuk adanya sumbangan setiap Jumat yang akan dialokasikan pembayaran beban listrik, Sri menegaskan kita belum punya dana untuk bayar. &quot;Jadi sumbangan itu akan dialokasikan untuk bayar listrik,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01, Makasar, Jakarta Timur, dimintai sumbangan pengadaan Air Conditioner (AC) untuk di ruang kelas.Wawan (36), orang tua siswa membenarkan adanya pungutan untuk pengadaan AC tersebut. &quot;Ya ada pungutan, jumlahnya sebesar Rp 110 ribu,&quot;tuturnya saat ditemui wartawan, Jumat (14/10/2011).Menurut Wawan sumbangan itu dimintai tanpa adanya surat edaran dari pihak sekolah. &quot;Anak saya bilang ada sumbangan untuk pengadaan AC,&quot; paparnya.Wawan menjelaskan dengan adanya sumbangan pengadaan AC ini, saya sangat keberatan.&amp;nbsp; &quot;Karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan, dan anak saya ada dua orang yang bersekolah di situ,&quot;tuturnya. Menanggapi hal ini Ketua Komite Sekolah SDN 01 Makasar, Sri Wellasi mengatakan kemarin kita sudah adakan pertemuan dengan pihak wali murid untuk kepentingan pendidikan. &quot;Ide itu berawal dari wali murid,&quot;katanya.Menurut Sri pungutan ini sebesar Rp100 ribu, dan dapat dicicil selama tiga kali dengan tenggat akhir pada bulan Oktober. &quot;Uang tersebut akan dibagi untuk pengadaan AC, listrik, dan peralatan drum band,&quot;ungkapnya.Ditambahkannya, untuk wali murid yang tidak mampu akan mendapatkan kompensasi, dengan adanya subsidi silang. &quot;Kebutuhan AC untuk 11 ruang kelas, dan ada sepertiga murid mampu perkelasnya, lagi pula pihak sekolah sudah setuju maka kami laksanakan,&quot;terangnya.&quot;Nantinya dengan bertambahnya beban listrik, maka sumbangan setiap Jumat akan dialokasikan untuk bayar listrik biasanya per seribu,&quot;kata Sri.Untuk adanya sumbangan setiap Jumat yang akan dialokasikan pembayaran beban listrik, Sri menegaskan kita belum punya dana untuk bayar. &quot;Jadi sumbangan itu akan dialokasikan untuk bayar listrik,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
