<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3.100 Siswa SD Pecahkan Rekor Dunia di Senayan</title><description>Acara ini pada awalnya didaftarkan untuk memecahkan MURI. Namun, menurut panitia MURI acara ini justru memecahkan recor dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/15/337/515616/3-100-siswa-sd-pecahkan-rekor-dunia-di-senayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/15/337/515616/3-100-siswa-sd-pecahkan-rekor-dunia-di-senayan"/><item><title>3.100 Siswa SD Pecahkan Rekor Dunia di Senayan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/15/337/515616/3-100-siswa-sd-pecahkan-rekor-dunia-di-senayan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/15/337/515616/3-100-siswa-sd-pecahkan-rekor-dunia-di-senayan</guid><pubDate>Sabtu 15 Oktober 2011 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/15/337/515616/l9TPa9dE2v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rara (Foto: Misbahol Munir/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/15/337/515616/l9TPa9dE2v.jpg</image><title>Rara (Foto: Misbahol Munir/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gerakan Tari Cuci Tangan yang diikuti 3.100 pelajar sekolah dasar di Lapangan Parkir Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, berhasil memecahkan rekor dunia.
&amp;nbsp;
Acara ini pada awalnya didaftarkan untuk memecahkan MURI. Namun, menurut panitia MURI acara ini justru memecahkan recor dunia.
&amp;nbsp;
&quot;Mohon maaf, kami tidak bisa memberi perhargaan MURI, namun acara ini justru memecahkan rekor dunia,&quot; kata pendiri MURI Jaya Suprana saat menyampaikan sambutannya dalam penyerahan penghargaan rekor dunia kepada Menteri Kesehatan di Senayan, Jakarta, Sabtu (15/10/2011).
&amp;nbsp;
Tari Cuci Tangan massal ini merupakan bagian dari peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia ke-4, dengan tema Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Upaya Promotif dan Preventif Terpadu, Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan.
&amp;nbsp;
Acara ini menurut Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih diharapkan menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia demi meminimalisir penyakit menular yang biasa terjadi melalui kontak tangan.
&amp;nbsp;
&quot;Diberbagai macam negara banyak macam penyakit tapi yang utama dan menonjol adalah diare. Pada umumnya penyakit-penyakit yang ditularkan melalui kontak langsung seperti percikan ludah, kalau kita batuk, kita bersalaman, penyakitnya kan menular,&quot; kata Endang.
&amp;nbsp;
Menurut dia budaya hidup sehat di Indonesia sudah meningkat. Indikasinya 1 dari 3 orang sudah melakukan cuci tangan pakai sabun dengan benar sebelum makan. Kendati demikian rasio ini masih belum ideal jika dilihat jumlah penduduk Indonesia yang banyak. &amp;ldquo;Ini harus didukung dengan sarana. Misal kalo airnya susah juga kan ya repot,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Hadir dalam acara ini Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto serta Solidaritas Istri-Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Di antaranya Sofiah Agung Laksono Ibu Djoko Kirmanto. Hadir pula Istri Gubernur DKI Fauzi Bowo.</description><content:encoded>JAKARTA - Gerakan Tari Cuci Tangan yang diikuti 3.100 pelajar sekolah dasar di Lapangan Parkir Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, berhasil memecahkan rekor dunia.
&amp;nbsp;
Acara ini pada awalnya didaftarkan untuk memecahkan MURI. Namun, menurut panitia MURI acara ini justru memecahkan recor dunia.
&amp;nbsp;
&quot;Mohon maaf, kami tidak bisa memberi perhargaan MURI, namun acara ini justru memecahkan rekor dunia,&quot; kata pendiri MURI Jaya Suprana saat menyampaikan sambutannya dalam penyerahan penghargaan rekor dunia kepada Menteri Kesehatan di Senayan, Jakarta, Sabtu (15/10/2011).
&amp;nbsp;
Tari Cuci Tangan massal ini merupakan bagian dari peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia ke-4, dengan tema Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Upaya Promotif dan Preventif Terpadu, Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan.
&amp;nbsp;
Acara ini menurut Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih diharapkan menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia demi meminimalisir penyakit menular yang biasa terjadi melalui kontak tangan.
&amp;nbsp;
&quot;Diberbagai macam negara banyak macam penyakit tapi yang utama dan menonjol adalah diare. Pada umumnya penyakit-penyakit yang ditularkan melalui kontak langsung seperti percikan ludah, kalau kita batuk, kita bersalaman, penyakitnya kan menular,&quot; kata Endang.
&amp;nbsp;
Menurut dia budaya hidup sehat di Indonesia sudah meningkat. Indikasinya 1 dari 3 orang sudah melakukan cuci tangan pakai sabun dengan benar sebelum makan. Kendati demikian rasio ini masih belum ideal jika dilihat jumlah penduduk Indonesia yang banyak. &amp;ldquo;Ini harus didukung dengan sarana. Misal kalo airnya susah juga kan ya repot,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Hadir dalam acara ini Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto serta Solidaritas Istri-Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Di antaranya Sofiah Agung Laksono Ibu Djoko Kirmanto. Hadir pula Istri Gubernur DKI Fauzi Bowo.</content:encoded></item></channel></rss>
