<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS Dharmais Tolak Pasien Miskin </title><description>Suryani (44), penderita kanker getah bening ditolak Rumah Sakit  Dharmais, Jakarta Barat. Alasannya, Suryani hanya memiliki Surat  Keterangan Tidak Mampu (SKTM).</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/15/338/515540/rs-dharmais-tolak-pasien-miskin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/15/338/515540/rs-dharmais-tolak-pasien-miskin"/><item><title>RS Dharmais Tolak Pasien Miskin </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/15/338/515540/rs-dharmais-tolak-pasien-miskin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/15/338/515540/rs-dharmais-tolak-pasien-miskin</guid><pubDate>Sabtu 15 Oktober 2011 01:22 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/15/338/515540/CuCsDOoTks.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/15/338/515540/CuCsDOoTks.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Suryani (44), penderita kanker getah bening ditolak Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat. Alasannya, Suryani hanya memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).Penderitaan warga Kompleks Asrama Polri RT 1 RW 13, Bidaracina, Jatinegara ini, bermula saat Suryani didiagnosa terkena kanker payudara setahun yang lalu.&quot;Kemudian dilakukan operasi pada 25 Mei 2011, yang berjalan lancar,&quot; tutur Hasyim, Ketua RT 1 yang ditemui wartawan, Jumat (14/10/2011).Hasyim menuturkan setelah tiga kali operasi, muncul jendolan pada payudara Suryani yang juga diambil dokter.&quot; Usai dioperasi benjolan malah mengeluarkan nanah dan bau tak sedap,&quot; paparnya.Karena keterbatasan dana akhirnya di rawat di rumahnya. Namun sebulan terkahir, dada hingga lengan kanannya semakin membengkak, dan mengeluarkan nanah. &quot;Akhirnya kami membawanya ke rumah sakit kanker Dharmais pada hari Jumat, 7 Oktober 2011,&quot;ujar Hasyim.Saat dokter&amp;nbsp; memeriksa keadaan Suryani, lanjut Hasyim dan divonis terkena kanker getah bening. &quot;Dokter menyuruhnya untuk dirawat, saat akan mengrus perwatan dengan SKTM, pihak mengatakan kamar penuh dan hanya tinggal kamar VIP,&quot;jelasnya.Ketidaktesedian kamar akhirnya membuat Hasyim beserta tetangga yang mengatar Suryani membawanya pulang. Hasyim yang tidak menyerah kemudian pada Senin (10/10/2011) kembali mendatangi kembali rumah salit Dharmais. &quot;Pihak rumah sakit tetap mengatakan kamar penuh, dan berjanji akan menghubungi kalau ada kamar kosong,&quot; terang Hasyim.Janji tinggallah janji, setelah beberapa hari tidak dihubungi Hasyim berinisatif menghubungi rumah sakit, namun jawaban sama yang hanya diterimanya.&quot;Kalau tidak dihubungi tidak ada kabar, kecewa saya dengan rumah sakit, kalau orang kaya langsung dirawat, padahal keadaan Suryani sudah semakin parah,&quot; tegasnya.Suryani saat ini dirawat oleh ibundanya, Surani (62) yang merupakan janda anggota kepolisian dan beberapa tetangganya tanpa ada peralatan medis yang membantunya.</description><content:encoded>JAKARTA- Suryani (44), penderita kanker getah bening ditolak Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat. Alasannya, Suryani hanya memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).Penderitaan warga Kompleks Asrama Polri RT 1 RW 13, Bidaracina, Jatinegara ini, bermula saat Suryani didiagnosa terkena kanker payudara setahun yang lalu.&quot;Kemudian dilakukan operasi pada 25 Mei 2011, yang berjalan lancar,&quot; tutur Hasyim, Ketua RT 1 yang ditemui wartawan, Jumat (14/10/2011).Hasyim menuturkan setelah tiga kali operasi, muncul jendolan pada payudara Suryani yang juga diambil dokter.&quot; Usai dioperasi benjolan malah mengeluarkan nanah dan bau tak sedap,&quot; paparnya.Karena keterbatasan dana akhirnya di rawat di rumahnya. Namun sebulan terkahir, dada hingga lengan kanannya semakin membengkak, dan mengeluarkan nanah. &quot;Akhirnya kami membawanya ke rumah sakit kanker Dharmais pada hari Jumat, 7 Oktober 2011,&quot;ujar Hasyim.Saat dokter&amp;nbsp; memeriksa keadaan Suryani, lanjut Hasyim dan divonis terkena kanker getah bening. &quot;Dokter menyuruhnya untuk dirawat, saat akan mengrus perwatan dengan SKTM, pihak mengatakan kamar penuh dan hanya tinggal kamar VIP,&quot;jelasnya.Ketidaktesedian kamar akhirnya membuat Hasyim beserta tetangga yang mengatar Suryani membawanya pulang. Hasyim yang tidak menyerah kemudian pada Senin (10/10/2011) kembali mendatangi kembali rumah salit Dharmais. &quot;Pihak rumah sakit tetap mengatakan kamar penuh, dan berjanji akan menghubungi kalau ada kamar kosong,&quot; terang Hasyim.Janji tinggallah janji, setelah beberapa hari tidak dihubungi Hasyim berinisatif menghubungi rumah sakit, namun jawaban sama yang hanya diterimanya.&quot;Kalau tidak dihubungi tidak ada kabar, kecewa saya dengan rumah sakit, kalau orang kaya langsung dirawat, padahal keadaan Suryani sudah semakin parah,&quot; tegasnya.Suryani saat ini dirawat oleh ibundanya, Surani (62) yang merupakan janda anggota kepolisian dan beberapa tetangganya tanpa ada peralatan medis yang membantunya.</content:encoded></item></channel></rss>
