<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemberian Tanda Kehormatan ke Raja Malaysia Dikritik </title><description>Ketua Komisi I DPR&amp;nbsp; Mahfudz Siddiq menilai pemberian tanda kehormatan  Mahaputra Adipurna kepada Raja Malaysia dinilai tidak tepat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516101/pemberian-tanda-kehormatan-ke-raja-malaysia-dikritik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516101/pemberian-tanda-kehormatan-ke-raja-malaysia-dikritik"/><item><title>Pemberian Tanda Kehormatan ke Raja Malaysia Dikritik </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516101/pemberian-tanda-kehormatan-ke-raja-malaysia-dikritik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516101/pemberian-tanda-kehormatan-ke-raja-malaysia-dikritik</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2011 07:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/17/337/516101/qgeg9xnSSw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfudz Siddiq/kiri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/17/337/516101/qgeg9xnSSw.jpg</image><title>Mahfudz Siddiq/kiri</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi I DPR&amp;nbsp; Mahfudz Siddiq menilai pemberian tanda kehormatan Mahaputra Adipurna kepada Raja Malaysia dinilai tidak tepat. Alasannya, hubungan Indonesia dengan Malaysia kerap diwarnai kontroversi.&quot;Ada tanda tanya dibalik alasan penganugerahan tersebut karena publik justru menilai beberapa tahun terakhir hubungan Indonesia-Malaysia ditandai kontroversi,&quot; kata Mahfudz kepada okezone, Minggu (16/10/2011)&amp;nbsp; malam.Pertentangan itu, menurut Mahfudz terjadi ketika Malaysia mengklaim sejumlah produk kebudayaan Indonesia. &quot;Sengketa batas wilayah, juga soal tenaga kerja Indonesia. Ada sentimen kuat di publik terhadap arogansi Malaysia,&quot; sambungnya.Menurut dia, tidak ada keuntungan politik yang diperoleh ketika pemerintah Indonesia memberi penghargaan bagi Raja Malaysia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XIII Malaysia, Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah.&quot;Saya cuma berharap setelah penghargaan tersebut Raja Malaysoa bisa mengarahkan pemerintah Malaysia untuk lebih menghargai Indonesia dengan kebijakan-kebijakan yang bersahabat,&quot; tegasnya. Kemarin di Istana Merdeka, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan tanda kehormatan kepada Raja Malaysia karena dianggap berjasa dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi I DPR&amp;nbsp; Mahfudz Siddiq menilai pemberian tanda kehormatan Mahaputra Adipurna kepada Raja Malaysia dinilai tidak tepat. Alasannya, hubungan Indonesia dengan Malaysia kerap diwarnai kontroversi.&quot;Ada tanda tanya dibalik alasan penganugerahan tersebut karena publik justru menilai beberapa tahun terakhir hubungan Indonesia-Malaysia ditandai kontroversi,&quot; kata Mahfudz kepada okezone, Minggu (16/10/2011)&amp;nbsp; malam.Pertentangan itu, menurut Mahfudz terjadi ketika Malaysia mengklaim sejumlah produk kebudayaan Indonesia. &quot;Sengketa batas wilayah, juga soal tenaga kerja Indonesia. Ada sentimen kuat di publik terhadap arogansi Malaysia,&quot; sambungnya.Menurut dia, tidak ada keuntungan politik yang diperoleh ketika pemerintah Indonesia memberi penghargaan bagi Raja Malaysia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XIII Malaysia, Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah.&quot;Saya cuma berharap setelah penghargaan tersebut Raja Malaysoa bisa mengarahkan pemerintah Malaysia untuk lebih menghargai Indonesia dengan kebijakan-kebijakan yang bersahabat,&quot; tegasnya. Kemarin di Istana Merdeka, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan tanda kehormatan kepada Raja Malaysia karena dianggap berjasa dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
