<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah 7 DPO Teroris yang Masih Diburu</title><description>Tim Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap satu persatu para  terduga teroris yang dianggap telah meresahkan masyarakat. Hingga saat  ini masih tujuh orang DPO yang masih diburu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516388/inilah-7-dpo-teroris-yang-masih-diburu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516388/inilah-7-dpo-teroris-yang-masih-diburu"/><item><title>Inilah 7 DPO Teroris yang Masih Diburu</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516388/inilah-7-dpo-teroris-yang-masih-diburu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/17/337/516388/inilah-7-dpo-teroris-yang-masih-diburu</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2011 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/17/337/516388/xQaPGuZ7kK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/17/337/516388/xQaPGuZ7kK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tim Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap satu persatu para terduga teroris yang dianggap telah meresahkan masyarakat. Hingga saat ini masih tujuh orang DPO yang masih diburu.Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam merilis ketujuh nama DPO teroris tersebut. Berikut nama ketujuh DPO yang dimaksud:1. Yadi alias Hasan alias Abu Fatah alias Vijay2. Nanang Irawan alias Nang Ndut3. Umar alias Bujang alias Dede alias Rosi4. Santoso alias Santo alias Abu Wardah5. Cahya alias Ramzan6. Imam Rasyidi alias Imam Sukanto alias Harun alias Yasir7. Taufik Bulaga alias Upik LawangaAnton menjelaskan mereka para DPO merupakan jaringan Cirebon, Solo, dan Poso.&quot;Ya ini semua kita cari, Yadi, kemudian Nang Ndut ini kelompok Cirebon. Kemudian Umar dan Santoso, Cahyo, Imam Rasyidi dan Taufik Bulaga ini kelompok Poso. Ini kita masih cari, mereka masih kategori orang-orang yang berbahaya memang di kalangan terorisme yang kita cari,&quot; papar Anton.Anton mengimbau agar masyarakat yang memiliki informasi terkait para DPO tersebut agar melapor kepada polisi.&quot;Bagi masyarakat yang mengetahui info, diharapkan segera menginfokan kepada Kepolisian,&quot; imbuh Anton.Mengapa para DPO tersebut dianggap berbahaya? &quot;Mereka memang kelompok teroris, dia juga bisa merakit bom, bisa juga merekrut dan sebagainya,&quot; tutup eks Kapolda Jatim ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap satu persatu para terduga teroris yang dianggap telah meresahkan masyarakat. Hingga saat ini masih tujuh orang DPO yang masih diburu.Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam merilis ketujuh nama DPO teroris tersebut. Berikut nama ketujuh DPO yang dimaksud:1. Yadi alias Hasan alias Abu Fatah alias Vijay2. Nanang Irawan alias Nang Ndut3. Umar alias Bujang alias Dede alias Rosi4. Santoso alias Santo alias Abu Wardah5. Cahya alias Ramzan6. Imam Rasyidi alias Imam Sukanto alias Harun alias Yasir7. Taufik Bulaga alias Upik LawangaAnton menjelaskan mereka para DPO merupakan jaringan Cirebon, Solo, dan Poso.&quot;Ya ini semua kita cari, Yadi, kemudian Nang Ndut ini kelompok Cirebon. Kemudian Umar dan Santoso, Cahyo, Imam Rasyidi dan Taufik Bulaga ini kelompok Poso. Ini kita masih cari, mereka masih kategori orang-orang yang berbahaya memang di kalangan terorisme yang kita cari,&quot; papar Anton.Anton mengimbau agar masyarakat yang memiliki informasi terkait para DPO tersebut agar melapor kepada polisi.&quot;Bagi masyarakat yang mengetahui info, diharapkan segera menginfokan kepada Kepolisian,&quot; imbuh Anton.Mengapa para DPO tersebut dianggap berbahaya? &quot;Mereka memang kelompok teroris, dia juga bisa merakit bom, bisa juga merekrut dan sebagainya,&quot; tutup eks Kapolda Jatim ini.</content:encoded></item></channel></rss>
