<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Letusan Gunung Marapi Capai 144 Kali</title><description>Aktivitas Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam Sumatera Barat  masih fluktuatif. Pos Pemantau Gunung Marapi Bukittinggi mencatat  letusan vulkanik telah terjadi 144 kali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/17/340/516313/letusan-gunung-marapi-capai-144-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/17/340/516313/letusan-gunung-marapi-capai-144-kali"/><item><title>Letusan Gunung Marapi Capai 144 Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/17/340/516313/letusan-gunung-marapi-capai-144-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/17/340/516313/letusan-gunung-marapi-capai-144-kali</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2011 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/17/340/516313/BNTqPiWhna.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi (Foto: Rus Akbar/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/17/340/516313/BNTqPiWhna.jpg</image><title>Gunung Marapi (Foto: Rus Akbar/okezone)</title></images><description>PADANG - Aktivitas Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam Sumatera Barat masih fluktuatif. Pos Pemantau Gunung Marapi Bukittinggi mencatat letusan vulkanik telah terjadi 144 kali.&quot;Sejak 1-11 Oktober Gunung Marapi telah meletus sebanyak 144 kali. Tadi pagi mulai dari pukul 00.00-06.00 WIB telah mengeluarkan debu vulkanik sebanyak tujuh kali dengan ketinggian 500 meter sampai 700 meter,&quot; kata Kepala Pos Pemantau Gunung Marapi, Bukittinggi, Warseno, saat dikonfirmasi okezone, Senin (17/10/2011)Warseno menjelaskan, kendati aktivitas letupan gunung meningkat namun kekuatannya masih rendah jika dibanding letusan awal.&quot;Selain letusan, Gunung Marapi sudah mengalami dua kali embusan debu vulkanik, satu kali gempa dangkal, dan satu kali gempa jauh, namun skalanya masih mikro,&quot; ungkapnya.Embusan debu vulkanik mengarah ke wilayah timur, tenggara, dan selatan meliputi radius 5 Kilometer dari puncak Gunung Marapi, meliputi, Salimpauang, Pariangan, dan Simabur, semuanya berada di Kabupaten Tanah Datar.&quot;Letusan yang paling tertinggi pada Oktober ini terjadi pada tanggal 1 dengan ketinggian 900 meter. Sampai saat ini status Gunung Marapi masih Waspada,&quot; terangnya.</description><content:encoded>PADANG - Aktivitas Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam Sumatera Barat masih fluktuatif. Pos Pemantau Gunung Marapi Bukittinggi mencatat letusan vulkanik telah terjadi 144 kali.&quot;Sejak 1-11 Oktober Gunung Marapi telah meletus sebanyak 144 kali. Tadi pagi mulai dari pukul 00.00-06.00 WIB telah mengeluarkan debu vulkanik sebanyak tujuh kali dengan ketinggian 500 meter sampai 700 meter,&quot; kata Kepala Pos Pemantau Gunung Marapi, Bukittinggi, Warseno, saat dikonfirmasi okezone, Senin (17/10/2011)Warseno menjelaskan, kendati aktivitas letupan gunung meningkat namun kekuatannya masih rendah jika dibanding letusan awal.&quot;Selain letusan, Gunung Marapi sudah mengalami dua kali embusan debu vulkanik, satu kali gempa dangkal, dan satu kali gempa jauh, namun skalanya masih mikro,&quot; ungkapnya.Embusan debu vulkanik mengarah ke wilayah timur, tenggara, dan selatan meliputi radius 5 Kilometer dari puncak Gunung Marapi, meliputi, Salimpauang, Pariangan, dan Simabur, semuanya berada di Kabupaten Tanah Datar.&quot;Letusan yang paling tertinggi pada Oktober ini terjadi pada tanggal 1 dengan ketinggian 900 meter. Sampai saat ini status Gunung Marapi masih Waspada,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
