<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelompok Media Peluang Terbitkan Tabloid The Politic</title><description>Kelompok Media Peluang (KMP) meluncurkan tabloid The Politic yang berjargon &amp;lsquo;Selamatkan Indonesia&amp;rsquo;. Menurut Pemimpin Redaksi The Politic Hendrik J Canggu, peluncuran tabloid ini memiliki visi untuk menyelamatkan kondisi bangsa yang semakin memprihatinkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/19/339/517203/kelompok-media-peluang-terbitkan-tabloid-the-politic</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/19/339/517203/kelompok-media-peluang-terbitkan-tabloid-the-politic"/><item><title>Kelompok Media Peluang Terbitkan Tabloid The Politic</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/19/339/517203/kelompok-media-peluang-terbitkan-tabloid-the-politic</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/19/339/517203/kelompok-media-peluang-terbitkan-tabloid-the-politic</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2011 00:38 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/19/339/517203/g9ZEFBSShV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Misbahol Munir</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/19/339/517203/g9ZEFBSShV.jpg</image><title>Misbahol Munir</title></images><description>JAKARTA - Kelompok Media Peluang (KMP) meluncurkan tabloid The Politic yang berjargon &amp;lsquo;Selamatkan Indonesia&amp;rsquo;. Menurut Pemimpin Redaksi The Politic Hendrik J Canggu, peluncuran tabloid ini memiliki visi untuk menyelamatkan kondisi bangsa yang semakin memprihatinkan.&quot;Kondisi Indonesia sudah memprihatinkan, carut marut, rakyat juga semakin miskin, hukum tidak berjalan baik, korupsi semakin merajalela, dan perekonomian semakin tidak merata. Oleh sebab itu, Indonesia harus diselamatkan,&quot; ujar Hendrik di sela-sela peluncuran di Grand Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Selasa (18/10/2011).Tabloid ini, kata Hendrik, akan memantau semua kegiatan semua kegiatan pemerintah dan partai politik termasuk pejabat dan para politikus.&quot;Kami juga akan memantau aktifitas para pengusaha dan konglomerat yang mencampuradukan dunia bisnis, dunia politik, dengan dunia hukum sekaligus. Kami tidak mau rakyat dibodoh-bodohi dengan pencitraan oleh mereka,&quot; kata dia.Peluncuran tabloid ini dihadiri oleh para tokoh, seperti tokoh politik, pengusaha, dan lain sebagainya.&amp;nbsp;Antara lain; Permadi, Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Togar M. Sianipar (PP Polri) Politikus PAN Bima Arya, Iwan Pilliang, Wimar Witoelar, Masduki Baidlowi dari ormas Islam, Ketua Nasdem Rio Capella, Pengusaha Sofyan Wanandi, politikus Hanura&amp;nbsp; muda Yuddy Crisnandi, pengamat politik Eep Saifullah Fatah, Sebastian Salang, Goerge Junus AdiTjondro, dan Wali Kota Solo Joko Widodo.</description><content:encoded>JAKARTA - Kelompok Media Peluang (KMP) meluncurkan tabloid The Politic yang berjargon &amp;lsquo;Selamatkan Indonesia&amp;rsquo;. Menurut Pemimpin Redaksi The Politic Hendrik J Canggu, peluncuran tabloid ini memiliki visi untuk menyelamatkan kondisi bangsa yang semakin memprihatinkan.&quot;Kondisi Indonesia sudah memprihatinkan, carut marut, rakyat juga semakin miskin, hukum tidak berjalan baik, korupsi semakin merajalela, dan perekonomian semakin tidak merata. Oleh sebab itu, Indonesia harus diselamatkan,&quot; ujar Hendrik di sela-sela peluncuran di Grand Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Selasa (18/10/2011).Tabloid ini, kata Hendrik, akan memantau semua kegiatan semua kegiatan pemerintah dan partai politik termasuk pejabat dan para politikus.&quot;Kami juga akan memantau aktifitas para pengusaha dan konglomerat yang mencampuradukan dunia bisnis, dunia politik, dengan dunia hukum sekaligus. Kami tidak mau rakyat dibodoh-bodohi dengan pencitraan oleh mereka,&quot; kata dia.Peluncuran tabloid ini dihadiri oleh para tokoh, seperti tokoh politik, pengusaha, dan lain sebagainya.&amp;nbsp;Antara lain; Permadi, Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Togar M. Sianipar (PP Polri) Politikus PAN Bima Arya, Iwan Pilliang, Wimar Witoelar, Masduki Baidlowi dari ormas Islam, Ketua Nasdem Rio Capella, Pengusaha Sofyan Wanandi, politikus Hanura&amp;nbsp; muda Yuddy Crisnandi, pengamat politik Eep Saifullah Fatah, Sebastian Salang, Goerge Junus AdiTjondro, dan Wali Kota Solo Joko Widodo.</content:encoded></item></channel></rss>
