<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emas dan Benda Purbakala Ditemukan Warga Nganjuk</title><description>Warga di bantaran Sungai Widas, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur kembali  dihebohkan dengan penemuan benda kuno meliputi uang logam yang diduga  peninggalan zaman kerajaan ratusan tahun silam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/20/340/518274/emas-dan-benda-purbakala-ditemukan-warga-nganjuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/20/340/518274/emas-dan-benda-purbakala-ditemukan-warga-nganjuk"/><item><title>Emas dan Benda Purbakala Ditemukan Warga Nganjuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/20/340/518274/emas-dan-benda-purbakala-ditemukan-warga-nganjuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/20/340/518274/emas-dan-benda-purbakala-ditemukan-warga-nganjuk</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2011 22:40 WIB</pubDate><dc:creator>Mukhtar Bagus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/20/340/518274/9XoFPOwB5o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/20/340/518274/9XoFPOwB5o.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>NGANJUK - Warga di bantaran Sungai Widas, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur kembali dihebohkan dengan penemuan benda kuno meliputi uang logam yang diduga peninggalan zaman kerajaan ratusan tahun silam. Selain koin kuno, sejumlah warga juga  menemukan serpihan emas.
&amp;nbsp;
Kegiatan mencari emas di Sungai Widas oleh warga Desa Bandaralim, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk ini sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Penemuan serpihan emas yang beberapa kali ditemukan oleh pencari pasir di lokasi tersebut cukup membuat warga penasaran.
&amp;nbsp;
Meski demikian, bukan hal mudah untuk mencari serpihan emas, terkadang warga mengaku hanya dapat setengah hingga satu gram. Selain serpihan emas, warga juga menemukan kepingan uang logam kuno yang diduga berasal dari kerajaan Majapahit atau Mataram.
&amp;nbsp;
Mustakim, seorang warga setempat mengaku tidak kesulitan menjual emas hasil temuan mereka. Sebab, biasanya pembeli langsung datang ke lokasi dan langsung membeli emas temuan warga tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Biasanya emas itu dihargai Rp300 ribu per-gramnya. Sedangkan untuk kepingan uang logam kuno mayoritas masih disimpan sendiri oleh warga,&quot; kata Mustakim, Kamis (20/10/2011).
&amp;nbsp;
Sementara itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk saat dikonfirmasi mengenai temuan tersebut mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah Desa Bandaralim dan akan segera melakukan pengecekan di lokasi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika benar benda-benda yang ditemukan warga adalah benda purbakala, maka Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk akan segera mengamankannya,&amp;rdquo; kata Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk, Sumarjan.</description><content:encoded>NGANJUK - Warga di bantaran Sungai Widas, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur kembali dihebohkan dengan penemuan benda kuno meliputi uang logam yang diduga peninggalan zaman kerajaan ratusan tahun silam. Selain koin kuno, sejumlah warga juga  menemukan serpihan emas.
&amp;nbsp;
Kegiatan mencari emas di Sungai Widas oleh warga Desa Bandaralim, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk ini sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Penemuan serpihan emas yang beberapa kali ditemukan oleh pencari pasir di lokasi tersebut cukup membuat warga penasaran.
&amp;nbsp;
Meski demikian, bukan hal mudah untuk mencari serpihan emas, terkadang warga mengaku hanya dapat setengah hingga satu gram. Selain serpihan emas, warga juga menemukan kepingan uang logam kuno yang diduga berasal dari kerajaan Majapahit atau Mataram.
&amp;nbsp;
Mustakim, seorang warga setempat mengaku tidak kesulitan menjual emas hasil temuan mereka. Sebab, biasanya pembeli langsung datang ke lokasi dan langsung membeli emas temuan warga tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Biasanya emas itu dihargai Rp300 ribu per-gramnya. Sedangkan untuk kepingan uang logam kuno mayoritas masih disimpan sendiri oleh warga,&quot; kata Mustakim, Kamis (20/10/2011).
&amp;nbsp;
Sementara itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk saat dikonfirmasi mengenai temuan tersebut mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah Desa Bandaralim dan akan segera melakukan pengecekan di lokasi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika benar benda-benda yang ditemukan warga adalah benda purbakala, maka Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk akan segera mengamankannya,&amp;rdquo; kata Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk, Sumarjan.</content:encoded></item></channel></rss>
