<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekonstruksi Bom Bali Hanya Cari Perhatian AS</title><description>Juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Son Hadi menilai rekonstruksi  yang melibatkan tersangka kasus terorisme Umar Patek hari ini yang  dilakukan di beberapa lokasi di Solo dan Sukoharjo, Jawa Tengah, tidak  lebih hanya mencari perhatian Amerika Serikat. Terlebih, kata Son Hadi,  sebentar lagi Barack Obama akan bertandang lagi ke Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/21/340/518473/rekonstruksi-bom-bali-hanya-cari-perhatian-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/21/340/518473/rekonstruksi-bom-bali-hanya-cari-perhatian-as"/><item><title>Rekonstruksi Bom Bali Hanya Cari Perhatian AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/21/340/518473/rekonstruksi-bom-bali-hanya-cari-perhatian-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/21/340/518473/rekonstruksi-bom-bali-hanya-cari-perhatian-as</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2011 12:20 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/21/340/518473/rp7KfS0Pbm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/21/340/518473/rp7KfS0Pbm.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: daylife)</title></images><description>JAKARTA - Juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Son Hadi menilai rekonstruksi yang melibatkan tersangka kasus terorisme Umar Patek hari ini yang dilakukan di beberapa lokasi di Solo dan Sukoharjo, Jawa Tengah, tidak lebih hanya mencari perhatian Amerika Serikat. Terlebih, kata Son Hadi, sebentar lagi Barack Obama akan bertandang lagi ke Indonesia.Bagi Son Hadi rekontruksi itu tidak memiliki urgensi apapun saat ini.&amp;ldquo;Sebenarnya Bom Bali itu sudah selesai dan pelakunya sudah ketangkap semua, fakta hukum sudah terungkap. Ini percuma saja, hanya ingin membangun opini dan pencitraan bahwa teroris di Indonesia masih menjadi ancaman. Mereka hanya mencari perhatian karena Obama mau datang ke Indonesia supaya mereka dapat bantuan dana yang berbau teroris,&amp;rdquo; ujar Son Hadi kepada okezone, Jumat (21/10/2011).Lanjut Son Hadi, adanya reka ulang perkara itu untuk menemukan adanya fakta baru. Padahal kata Son Hadi, kasus tersebut sudah terungkap semua dan tidak ada fakta baru yang ditemukan lagi.&amp;ldquo;Seharusnya rekontruksi dilakukan untuk menemukan fakta baru. Saat ini kan sudah tidak ada lagi, fakta sudah terungkap dan sudah selesai,&amp;rdquo; kata dia.Selain itu kata Son Hadi, rekontruksi ini untuk membangun opini publik dan stigma buruk terhadap Pondok Pesantren Ngruki dan kota Solo sebagai sarang teroris.&amp;ldquo;Ini tidak lain juga mau mencitrakan bahwa Pondok Ngruki dan Solo sebagai kota teroris, tapi sekali lagi Ngruki tidak ada hubungannya dengan Umar Patek,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Son Hadi menilai rekonstruksi yang melibatkan tersangka kasus terorisme Umar Patek hari ini yang dilakukan di beberapa lokasi di Solo dan Sukoharjo, Jawa Tengah, tidak lebih hanya mencari perhatian Amerika Serikat. Terlebih, kata Son Hadi, sebentar lagi Barack Obama akan bertandang lagi ke Indonesia.Bagi Son Hadi rekontruksi itu tidak memiliki urgensi apapun saat ini.&amp;ldquo;Sebenarnya Bom Bali itu sudah selesai dan pelakunya sudah ketangkap semua, fakta hukum sudah terungkap. Ini percuma saja, hanya ingin membangun opini dan pencitraan bahwa teroris di Indonesia masih menjadi ancaman. Mereka hanya mencari perhatian karena Obama mau datang ke Indonesia supaya mereka dapat bantuan dana yang berbau teroris,&amp;rdquo; ujar Son Hadi kepada okezone, Jumat (21/10/2011).Lanjut Son Hadi, adanya reka ulang perkara itu untuk menemukan adanya fakta baru. Padahal kata Son Hadi, kasus tersebut sudah terungkap semua dan tidak ada fakta baru yang ditemukan lagi.&amp;ldquo;Seharusnya rekontruksi dilakukan untuk menemukan fakta baru. Saat ini kan sudah tidak ada lagi, fakta sudah terungkap dan sudah selesai,&amp;rdquo; kata dia.Selain itu kata Son Hadi, rekontruksi ini untuk membangun opini publik dan stigma buruk terhadap Pondok Pesantren Ngruki dan kota Solo sebagai sarang teroris.&amp;ldquo;Ini tidak lain juga mau mencitrakan bahwa Pondok Ngruki dan Solo sebagai kota teroris, tapi sekali lagi Ngruki tidak ada hubungannya dengan Umar Patek,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
