<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mubarok: Transaksi Politik PKS Eceran </title><description>Mubarok meyakini, PKS tidak akan berani keluar dari partai koalisi. Ancaman  keluar dari partai pendukung pemerintah hanyalah bagian dari ekspresi  kader muda PKS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/22/339/518938/mubarok-transaksi-politik-pks-eceran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/22/339/518938/mubarok-transaksi-politik-pks-eceran"/><item><title>Mubarok: Transaksi Politik PKS Eceran </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/22/339/518938/mubarok-transaksi-politik-pks-eceran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/22/339/518938/mubarok-transaksi-politik-pks-eceran</guid><pubDate>Sabtu 22 Oktober 2011 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/22/339/518938/V4eLtKsOB7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahmad Mubarok (blogspot)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/22/339/518938/V4eLtKsOB7.jpg</image><title>Ahmad Mubarok (blogspot)</title></images><description>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kerap tak sungkan-sungkan melancarkan perlawanan terhadap pemerintah meski tergabung dalam partai koalisi.Anggota Dewan Pembina Partai Demokrta Ahmad Mubarok meyakini, sikap kritis PKS tidak akan berubah.&quot;Kelakuan mereka tidak akan berubah, tetap akan main dua kaki. Koalisi tapi kelakuan seperti oposisi, karena secara ideologi PKS adalah partai ideologis menuju partai nasionalis,&quot; kata Mubarok usai diskusi di Aula Theresia, Jalan Theresia II, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2011).PKS bukanlah satu-satunya partai koalisi berkelakuan seperti oposisi. Kata Mubarok, Partai Golkar pun berkelakuan seperti itu. &quot;Kita sudah hafal main dua kaki, bahkan sekarang sudah cap kaki tiga,&quot; tambahnya.Dia juga meyakini, PKS tidak akan berani keluar dari partai koalisi. Ancaman keluar dari partai pendukung pemerintah hanyalah bagian dari ekspresi kader muda PKS.&quot;Apalagi kalau ada statemen, kalau menteri (PKS) kami dikurangi maka komitmennya juga dikurangi. Itu sama saja mereka (PKS) memainkan transaksi politik eceran, saya yakin mereka tidak akan berani,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Kendati demikian, jika memang PKS nekad keluar dari koalisi Partai Demokrat tidak akan menghalangi. &quot;Kita tidak akan mengeluarkan, kalau dia keluar selamat jalan itu politik soft power. Kalau mereka meninggalkan Demokrat, silahkan saja tapi tidak akan diusir,&quot; tegasnya lagi.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kerap tak sungkan-sungkan melancarkan perlawanan terhadap pemerintah meski tergabung dalam partai koalisi.Anggota Dewan Pembina Partai Demokrta Ahmad Mubarok meyakini, sikap kritis PKS tidak akan berubah.&quot;Kelakuan mereka tidak akan berubah, tetap akan main dua kaki. Koalisi tapi kelakuan seperti oposisi, karena secara ideologi PKS adalah partai ideologis menuju partai nasionalis,&quot; kata Mubarok usai diskusi di Aula Theresia, Jalan Theresia II, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2011).PKS bukanlah satu-satunya partai koalisi berkelakuan seperti oposisi. Kata Mubarok, Partai Golkar pun berkelakuan seperti itu. &quot;Kita sudah hafal main dua kaki, bahkan sekarang sudah cap kaki tiga,&quot; tambahnya.Dia juga meyakini, PKS tidak akan berani keluar dari partai koalisi. Ancaman keluar dari partai pendukung pemerintah hanyalah bagian dari ekspresi kader muda PKS.&quot;Apalagi kalau ada statemen, kalau menteri (PKS) kami dikurangi maka komitmennya juga dikurangi. Itu sama saja mereka (PKS) memainkan transaksi politik eceran, saya yakin mereka tidak akan berani,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Kendati demikian, jika memang PKS nekad keluar dari koalisi Partai Demokrat tidak akan menghalangi. &quot;Kita tidak akan mengeluarkan, kalau dia keluar selamat jalan itu politik soft power. Kalau mereka meninggalkan Demokrat, silahkan saja tapi tidak akan diusir,&quot; tegasnya lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
