<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinsos Bingung Bantu Kelangsungan Okim &amp; Adiknya</title><description>Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Nganjuk, Jawa Timur, M Mahfud  mengaku bingung untuk memenuhi kebutuhan Riswan Nur Rokim alias Okim,  bocah yatim piatu pencari pasir, dan kedua adiknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/24/340/519569/dinsos-bingung-bantu-kelangsungan-okim-adiknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/24/340/519569/dinsos-bingung-bantu-kelangsungan-okim-adiknya"/><item><title>Dinsos Bingung Bantu Kelangsungan Okim &amp; Adiknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/24/340/519569/dinsos-bingung-bantu-kelangsungan-okim-adiknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/24/340/519569/dinsos-bingung-bantu-kelangsungan-okim-adiknya</guid><pubDate>Senin 24 Oktober 2011 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Mukhtar Bagus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/24/340/519569/EjSZbg4k7J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Okim saat mencari pasir (Foto: Dok Sun TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/24/340/519569/EjSZbg4k7J.jpg</image><title>Okim saat mencari pasir (Foto: Dok Sun TV)</title></images><description>NGANJUK- Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Nganjuk, Jawa Timur, M Mahfud mengaku bingung untuk memenuhi kebutuhan Riswan Nur Rokim alias Okim, bocah yatim piatu pencari pasir, dan kedua adiknya.Mahfud mengaku belum memiliki rencana pasti untuk tetap membantu, setelah Okim dan kedua adiknya menolak untuk tinggal di panti asuhan.Mahfud mengaku Dinas Sosial tidak punya program dan anggaran untuk membantu kehidupan Okim secara terus menerus.Namun Dinas Sosial akan menawarkan pelatihan pada Suliem, Bude Okim, agar mendapat keterampilan dan modal usaha untuk membuat usaha sendiri di rumannya.Sebelumnya, Okim terpaksa menambang pasir setelah orangtuanya meninggal. Dari hasil menambang pasir, Okim bisa menghidupi dua adiknya dan menjadi tulang punggung keluarga.Okim menolak tinggal di panti asuhan karena harus berpisah dari nenekya, Mbah Kasti. Bocah ini pun memilih tinggal di rumah dan melanjutkan sekolah.</description><content:encoded>NGANJUK- Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Nganjuk, Jawa Timur, M Mahfud mengaku bingung untuk memenuhi kebutuhan Riswan Nur Rokim alias Okim, bocah yatim piatu pencari pasir, dan kedua adiknya.Mahfud mengaku belum memiliki rencana pasti untuk tetap membantu, setelah Okim dan kedua adiknya menolak untuk tinggal di panti asuhan.Mahfud mengaku Dinas Sosial tidak punya program dan anggaran untuk membantu kehidupan Okim secara terus menerus.Namun Dinas Sosial akan menawarkan pelatihan pada Suliem, Bude Okim, agar mendapat keterampilan dan modal usaha untuk membuat usaha sendiri di rumannya.Sebelumnya, Okim terpaksa menambang pasir setelah orangtuanya meninggal. Dari hasil menambang pasir, Okim bisa menghidupi dua adiknya dan menjadi tulang punggung keluarga.Okim menolak tinggal di panti asuhan karena harus berpisah dari nenekya, Mbah Kasti. Bocah ini pun memilih tinggal di rumah dan melanjutkan sekolah.</content:encoded></item></channel></rss>
