<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Tiga Penyebab Usangnya Alutsista Indonesia</title><description>Di penghujung kalimatnya, Presiden berjanji modernisasi alutsista ke depan akan mendapatkan atensi khusus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/26/337/520678/inilah-tiga-penyebab-usangnya-alutsista-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/26/337/520678/inilah-tiga-penyebab-usangnya-alutsista-indonesia"/><item><title>Inilah Tiga Penyebab Usangnya Alutsista Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/26/337/520678/inilah-tiga-penyebab-usangnya-alutsista-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/26/337/520678/inilah-tiga-penyebab-usangnya-alutsista-indonesia</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2011 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/26/337/520678/ETb1KjyqUQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/26/337/520678/ETb1KjyqUQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Jika dibandingkan dengan negara tetangga, peralatan militer Indonesia bisa dibilang tertinggal. Lantas apa penyebabnya?
&amp;nbsp;
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memaparkan setidaknya ada tiga alasan yang melatari hal tersebut. Yaitu karena faktor krisis ekonomi, keterbatasan keuangan negara, dan prioritas alokasi anggaran untuk kemakmuran rakyat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selama 20 tahun terakhir ini memang kita tidak cukup membangun alat modernisasi TNI dan kekuatan pertahanan kita. Pertama karena kita alami krisis yang besar,&quot; kata SBY saat sambutan di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/10/2011).
&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut Presiden, karena keuangan negara masih terbatas dan karena pemerintah lebih mengutamakan kebutuhan lain bagi rakyat, sehingga TNI harus mengalah untuk pada saatnya baru dilakukan modernisasi dan pembangunan kekutan.
&amp;nbsp;
&quot;Akibatnya, alutsista kita tertinggal dari yang dimiliki negara-negara lain. Negara-negara lain yang punya wilayah jauh lebih kecil dari kita mereka memeilki alutsista yang sebagian lebih modern dan sebagian lebih banyak dibanding yang kita milki,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Di penghujung kalimatnya, Presiden berjanji modernisasi alutsista ke depan akan mendapatkan atensi khusus. Dengan catatan APBN sudah memungkinkan memberikan pendanaan dan kebutuhan modernisasi alutsista serta peningkatan kemampuan pertahanan sudah sangat mendesak.</description><content:encoded>JAKARTA - Jika dibandingkan dengan negara tetangga, peralatan militer Indonesia bisa dibilang tertinggal. Lantas apa penyebabnya?
&amp;nbsp;
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memaparkan setidaknya ada tiga alasan yang melatari hal tersebut. Yaitu karena faktor krisis ekonomi, keterbatasan keuangan negara, dan prioritas alokasi anggaran untuk kemakmuran rakyat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Selama 20 tahun terakhir ini memang kita tidak cukup membangun alat modernisasi TNI dan kekuatan pertahanan kita. Pertama karena kita alami krisis yang besar,&quot; kata SBY saat sambutan di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/10/2011).
&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut Presiden, karena keuangan negara masih terbatas dan karena pemerintah lebih mengutamakan kebutuhan lain bagi rakyat, sehingga TNI harus mengalah untuk pada saatnya baru dilakukan modernisasi dan pembangunan kekutan.
&amp;nbsp;
&quot;Akibatnya, alutsista kita tertinggal dari yang dimiliki negara-negara lain. Negara-negara lain yang punya wilayah jauh lebih kecil dari kita mereka memeilki alutsista yang sebagian lebih modern dan sebagian lebih banyak dibanding yang kita milki,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Di penghujung kalimatnya, Presiden berjanji modernisasi alutsista ke depan akan mendapatkan atensi khusus. Dengan catatan APBN sudah memungkinkan memberikan pendanaan dan kebutuhan modernisasi alutsista serta peningkatan kemampuan pertahanan sudah sangat mendesak.</content:encoded></item></channel></rss>
