<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Plafon SDN 01 Utan Kayu Ambrol karena Terlalu Berat</title><description>Plafon SDN 01 Utan Kayu Utara di Jakarta Timur yang&amp;nbsp; ambrol dan menimpa  sebelas siswa, diduga karena terlalu beratnya plafon yang terbuat dari  GRC.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/26/338/520560/plafon-sdn-01-utan-kayu-ambrol-karena-terlalu-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/26/338/520560/plafon-sdn-01-utan-kayu-ambrol-karena-terlalu-berat"/><item><title>Plafon SDN 01 Utan Kayu Ambrol karena Terlalu Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/26/338/520560/plafon-sdn-01-utan-kayu-ambrol-karena-terlalu-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/26/338/520560/plafon-sdn-01-utan-kayu-ambrol-karena-terlalu-berat</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2011 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/26/338/520560/ZMjtpvyuOe.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/26/338/520560/ZMjtpvyuOe.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Plafon SDN 01 Utan Kayu Utara di Jakarta Timur yang&amp;nbsp; ambrol dan menimpa sebelas siswa, diduga karena terlalu beratnya plafon yang terbuat dari GRC.&quot;Baut penyangga plafon masih tertanam, kemungkinan plafon ambrol ke bawah baut,&quot;kata Kepala Sekolah Sutarjo Admowijoyo, kepada wartawan, di SDN 01 Utan Kayu Utara, Jalan Utan Kayu Utara Raya, Rabu (26/10/2011).Sutarjo menjelaskan pada tahun 2009, sekolah pernah mengalami rehab berat dan menggunakan GRC sebagai plafon.&quot;Seharusnya bangunan yang baru di bangun lima tahun masih kuat,&quot;paparnya.Menurut Sutarjo plafon yang rubuh tersebut, sudah diperbaiki oleh Sudin Pendidikan Dasar Jakarta Timur.&quot;Kemarin sekitar jam 17.00 WIB sampai 00.00 WIB sudah diperbaiki, pihak Sudin menggantinya dengan triplek,&quot; tuturnya.Lebih jauh, Sutarjo masih sangat khawatir dengan penggunaan GRC sebagai plafon, dan ditakutkan akan rubuh lagi.&quot;Kami sudah melaporkan ke Sudin, nantinya semua plafon akan di evaluasi,&quot;paparnya.Mengenai siapa yang menanggung biaya korban yang tertimpa plafon, Sutarjo mengatakan pihak sekolah yang menanggu semua biaya. &quot;Kami menanggung semua biayanya,&quot;tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Plafon SDN 01 Utan Kayu Utara di Jakarta Timur yang&amp;nbsp; ambrol dan menimpa sebelas siswa, diduga karena terlalu beratnya plafon yang terbuat dari GRC.&quot;Baut penyangga plafon masih tertanam, kemungkinan plafon ambrol ke bawah baut,&quot;kata Kepala Sekolah Sutarjo Admowijoyo, kepada wartawan, di SDN 01 Utan Kayu Utara, Jalan Utan Kayu Utara Raya, Rabu (26/10/2011).Sutarjo menjelaskan pada tahun 2009, sekolah pernah mengalami rehab berat dan menggunakan GRC sebagai plafon.&quot;Seharusnya bangunan yang baru di bangun lima tahun masih kuat,&quot;paparnya.Menurut Sutarjo plafon yang rubuh tersebut, sudah diperbaiki oleh Sudin Pendidikan Dasar Jakarta Timur.&quot;Kemarin sekitar jam 17.00 WIB sampai 00.00 WIB sudah diperbaiki, pihak Sudin menggantinya dengan triplek,&quot; tuturnya.Lebih jauh, Sutarjo masih sangat khawatir dengan penggunaan GRC sebagai plafon, dan ditakutkan akan rubuh lagi.&quot;Kami sudah melaporkan ke Sudin, nantinya semua plafon akan di evaluasi,&quot;paparnya.Mengenai siapa yang menanggung biaya korban yang tertimpa plafon, Sutarjo mengatakan pihak sekolah yang menanggu semua biaya. &quot;Kami menanggung semua biayanya,&quot;tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
