<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KNPI Perlu Dipimpin Anak Muda</title><description> Tokoh tersebut kata dia harus bisa menjadi perekat dan pemersatu kaum  muda serta memiliki kemampuan dalam meredam konflik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/27/337/521494/knpi-perlu-dipimpin-anak-muda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/27/337/521494/knpi-perlu-dipimpin-anak-muda"/><item><title>KNPI Perlu Dipimpin Anak Muda</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/27/337/521494/knpi-perlu-dipimpin-anak-muda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/27/337/521494/knpi-perlu-dipimpin-anak-muda</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2011 23:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/27/337/521494/tVKS7iHfTs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/27/337/521494/tVKS7iHfTs.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tokoh Pemuda Indonesia Timur, Jhonny Ballo mengatakan, organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)harus dipimpin oleh tokoh muda yang mampu mempersatukan berbagai elemen bangsa. Tokoh tersebut kata dia harus bisa menjadi perekat dan pemersatu kaum muda serta memiliki kemampuan dalam meredam konflik.&amp;ldquo;Konflik dan dualisme kepemimpinan hanya akan melemahkan kekuatan kaum muda dalam membangun bangsa. KNPI sebagai wadah berhimpun kaum muda butuh rekonsiliator yang mampu meredam konflik substansial,&amp;rdquo; kata Jhonny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/10/2011).Tak hanya itu, calon pemimpin induk organisasi kepemudaan harus mempunyai akses luas di semua bidang, mulai dari dunia usaha hingga ke petinggi pemerintahan, sehingga kesempatan kaum muda untuk berperan dalam pembangunan dapat bertambah besar.&amp;ldquo;KNPI mesti dipimpin anak muda yang tidak terlibat konflik di organisasi manapun, berpengalaman memimpin organisasi kepemudaan tingkat nasional, bersahabat, dan punya akses luas di berbagai bidang seperti dunia usaha dan pemerintahan,&amp;rdquo; ujarnya.Hal senada diutarakan Wakil Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Agus Muldya Natakusumah. Dia menilai, perwujudan keadilan dan kesejahteraan niscaya berhasil apabila calon pemimpin masa depan tak mampu bersatu untuk kemajuan bangsa.&amp;ldquo;Figur yang tepat menjadi pemimpin kaum muda yang berpengalaman di bidang kepemudaan, mampu merekatkan indikasi keretakan pemuda dan memiliki jaringan yang luas hingga ke pedesaan,&amp;rdquo; ujarnya.Jika figur tersebut memimpin KNPI, kata Agus, induk organisasi pemuda akan menorehkan sejarah baru. &amp;ldquo;Semua itu tergantung pilihan kaum muda pada Kongres nanti,&amp;rdquo; katanya.Sementara itu, kandidat Ketua Umum KNPI Taufan E.N Rotorasiko mengatakan, KNPI merupakan wadah yang strategis untuk melakukan perubahan demi kemajuan bangsa. Pencapaian tujuan pembangunan nasional akan bisa terwujud jika kaum muda bersatu memimpin bangsa.&amp;ldquo;Anak muda sebagai agen perubahan mempunyai potensi yang besar memajukan bangsa. Dengan persatuan dan kesatuan, semua itu dapat terjadi,&amp;rdquo; kata Taufan yang juga Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tokoh Pemuda Indonesia Timur, Jhonny Ballo mengatakan, organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)harus dipimpin oleh tokoh muda yang mampu mempersatukan berbagai elemen bangsa. Tokoh tersebut kata dia harus bisa menjadi perekat dan pemersatu kaum muda serta memiliki kemampuan dalam meredam konflik.&amp;ldquo;Konflik dan dualisme kepemimpinan hanya akan melemahkan kekuatan kaum muda dalam membangun bangsa. KNPI sebagai wadah berhimpun kaum muda butuh rekonsiliator yang mampu meredam konflik substansial,&amp;rdquo; kata Jhonny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/10/2011).Tak hanya itu, calon pemimpin induk organisasi kepemudaan harus mempunyai akses luas di semua bidang, mulai dari dunia usaha hingga ke petinggi pemerintahan, sehingga kesempatan kaum muda untuk berperan dalam pembangunan dapat bertambah besar.&amp;ldquo;KNPI mesti dipimpin anak muda yang tidak terlibat konflik di organisasi manapun, berpengalaman memimpin organisasi kepemudaan tingkat nasional, bersahabat, dan punya akses luas di berbagai bidang seperti dunia usaha dan pemerintahan,&amp;rdquo; ujarnya.Hal senada diutarakan Wakil Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Agus Muldya Natakusumah. Dia menilai, perwujudan keadilan dan kesejahteraan niscaya berhasil apabila calon pemimpin masa depan tak mampu bersatu untuk kemajuan bangsa.&amp;ldquo;Figur yang tepat menjadi pemimpin kaum muda yang berpengalaman di bidang kepemudaan, mampu merekatkan indikasi keretakan pemuda dan memiliki jaringan yang luas hingga ke pedesaan,&amp;rdquo; ujarnya.Jika figur tersebut memimpin KNPI, kata Agus, induk organisasi pemuda akan menorehkan sejarah baru. &amp;ldquo;Semua itu tergantung pilihan kaum muda pada Kongres nanti,&amp;rdquo; katanya.Sementara itu, kandidat Ketua Umum KNPI Taufan E.N Rotorasiko mengatakan, KNPI merupakan wadah yang strategis untuk melakukan perubahan demi kemajuan bangsa. Pencapaian tujuan pembangunan nasional akan bisa terwujud jika kaum muda bersatu memimpin bangsa.&amp;ldquo;Anak muda sebagai agen perubahan mempunyai potensi yang besar memajukan bangsa. Dengan persatuan dan kesatuan, semua itu dapat terjadi,&amp;rdquo; kata Taufan yang juga Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna.</content:encoded></item></channel></rss>
