<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polantas Tukang Peras Akan Ditindak</title><description>Beberapa waktu lalu, Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sebanyak  40 titik lokasi penjebakan diduga dilakukan polisi lalulintas di  Jakarta. Penjebakan tersebut dilakukan untuk menarik pungutan liar dari  masyarakat dengan alasan kesalahan berlalu lintas dan kemudian ditilang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/27/338/521315/polantas-tukang-peras-akan-ditindak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/27/338/521315/polantas-tukang-peras-akan-ditindak"/><item><title>Polantas Tukang Peras Akan Ditindak</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/27/338/521315/polantas-tukang-peras-akan-ditindak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/27/338/521315/polantas-tukang-peras-akan-ditindak</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2011 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/27/338/521315/N5tGYdsS7z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokumentasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/27/338/521315/N5tGYdsS7z.jpg</image><title>Dokumentasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Beberapa waktu lalu, Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sebanyak 40 titik lokasi penjebakan diduga dilakukan polisi lalulintas di Jakarta. Penjebakan tersebut dilakukan untuk menarik pungutan liar dari masyarakat dengan alasan kesalahan berlalu lintas dan kemudian ditilang.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, Polda Metro Jaya (PMJ) membantah anggotanya melakukan pungutan liar dijalanan. Kepala Bidang Hubungan Massyarakat PMJ Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar mengatakan, bahwa jika memang ada hal yang demikian, tentunya anggota yang ketahuan akan ditindak tegas.
&amp;nbsp;
&quot;Kapolda memerintahkan agar anggota bekerja secara profesional. Jika ditemukan adanya pelanggaran maka akan ditindak tegas,&quot; ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Kamis (27/10/2011).
&amp;nbsp;
Dikatakan Baharudin, jika masyarakat yang melanggar ketentuan berlalulintas lebih baik ditilang dan jangan memberi iming-iming apapun kepada polisi. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Hal ini agar terhindar dari aksi penjebakan dan pungutan liar oknum polantas tadi.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, 40 titik penjebakan versi IPW yakni diseluruh jalur busway, flyover dan underpas, seperti Pasar Minggu, Pramuka, Tanah Tinggi, Pesing dan di berbagai tempat lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa waktu lalu, Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sebanyak 40 titik lokasi penjebakan diduga dilakukan polisi lalulintas di Jakarta. Penjebakan tersebut dilakukan untuk menarik pungutan liar dari masyarakat dengan alasan kesalahan berlalu lintas dan kemudian ditilang.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, Polda Metro Jaya (PMJ) membantah anggotanya melakukan pungutan liar dijalanan. Kepala Bidang Hubungan Massyarakat PMJ Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar mengatakan, bahwa jika memang ada hal yang demikian, tentunya anggota yang ketahuan akan ditindak tegas.
&amp;nbsp;
&quot;Kapolda memerintahkan agar anggota bekerja secara profesional. Jika ditemukan adanya pelanggaran maka akan ditindak tegas,&quot; ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Kamis (27/10/2011).
&amp;nbsp;
Dikatakan Baharudin, jika masyarakat yang melanggar ketentuan berlalulintas lebih baik ditilang dan jangan memberi iming-iming apapun kepada polisi. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Hal ini agar terhindar dari aksi penjebakan dan pungutan liar oknum polantas tadi.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, 40 titik penjebakan versi IPW yakni diseluruh jalur busway, flyover dan underpas, seperti Pasar Minggu, Pramuka, Tanah Tinggi, Pesing dan di berbagai tempat lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
