<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei JSI: Publik Kecewa dengan Kinerja Kejagung</title><description>Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi sorotan tajam terkait kepuasan publik  terhadap kinerja para jaksa dalam penanganan suatu perkara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/02/339/523837/survei-jsi-publik-kecewa-dengan-kinerja-kejagung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/02/339/523837/survei-jsi-publik-kecewa-dengan-kinerja-kejagung"/><item><title>Survei JSI: Publik Kecewa dengan Kinerja Kejagung</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/02/339/523837/survei-jsi-publik-kecewa-dengan-kinerja-kejagung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/02/339/523837/survei-jsi-publik-kecewa-dengan-kinerja-kejagung</guid><pubDate>Rabu 02 November 2011 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/02/339/523837/C9EZIBzhe4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/02/339/523837/C9EZIBzhe4.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi sorotan tajam terkait kepuasan publik terhadap kinerja para jaksa dalam penanganan suatu perkara.Jaringan Suara Indonesia (JSI) merilis, berdasarkan survei nasional mengenai evaluasi kinerja lembaga penegakan hukum, Kejagung menempati posisi buncit dengan raihan terburuk dengan angka ketidakpuasan publik sebesar 42,1 persen berbanding angka kepuasan yang senilai 41,1 persen.&quot;Secara instan, rendahnya kepercayaan terhadap Kejaksaan bisa diakibatkan oleh berbagai penanganan kasus yang sering tidak semestinya,&quot; ujar Direktur Eksekutif JSI, Widdi Aswindi dalam diskusi di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (2/11/2011).Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agak lumayan dengan angka kepuasan 45,0 persen sedangkan ketidakpuasan 42,7 persen. Polri dengan angka kepuasan 53,6 persen dan ketidakpuasan 39,7 persen.Sedangkan Mahkamah Konstitusi juga meraih torehan positif dengan tingkat kepuasan publik sebesar 43,5 persen, ketidakpuasan 35,3 persen. Dan Mahkamah Agung (MA) dengan angka kepuasan 43,5 persen dan ketidakpuasan 35,3 persen.Pada survei yang dilakukan pada 10-15 Oktober 2011 ini menggunakan teknik multistage random sampling, dengan jumlah sampel 1.200 responden. Survei ini juga dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap responden dengan mengisi kuesioner. Sedangkan margin of error sebesar lebih kurang 2,9 persen.Menurut data survei JSI tersebut tercatat angka tertinggi menunjukkan penegakan hukum nasional saat ini sangat buruk yakni dengan total prosentasi 39,7 persen. Responden yang menyatakan baik sebesar 31,1 persen, tidak baik/ tidak buruk sebesar 19,9 persen dan yang menjawab tidak tahu 9,2 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi sorotan tajam terkait kepuasan publik terhadap kinerja para jaksa dalam penanganan suatu perkara.Jaringan Suara Indonesia (JSI) merilis, berdasarkan survei nasional mengenai evaluasi kinerja lembaga penegakan hukum, Kejagung menempati posisi buncit dengan raihan terburuk dengan angka ketidakpuasan publik sebesar 42,1 persen berbanding angka kepuasan yang senilai 41,1 persen.&quot;Secara instan, rendahnya kepercayaan terhadap Kejaksaan bisa diakibatkan oleh berbagai penanganan kasus yang sering tidak semestinya,&quot; ujar Direktur Eksekutif JSI, Widdi Aswindi dalam diskusi di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (2/11/2011).Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agak lumayan dengan angka kepuasan 45,0 persen sedangkan ketidakpuasan 42,7 persen. Polri dengan angka kepuasan 53,6 persen dan ketidakpuasan 39,7 persen.Sedangkan Mahkamah Konstitusi juga meraih torehan positif dengan tingkat kepuasan publik sebesar 43,5 persen, ketidakpuasan 35,3 persen. Dan Mahkamah Agung (MA) dengan angka kepuasan 43,5 persen dan ketidakpuasan 35,3 persen.Pada survei yang dilakukan pada 10-15 Oktober 2011 ini menggunakan teknik multistage random sampling, dengan jumlah sampel 1.200 responden. Survei ini juga dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap responden dengan mengisi kuesioner. Sedangkan margin of error sebesar lebih kurang 2,9 persen.Menurut data survei JSI tersebut tercatat angka tertinggi menunjukkan penegakan hukum nasional saat ini sangat buruk yakni dengan total prosentasi 39,7 persen. Responden yang menyatakan baik sebesar 31,1 persen, tidak baik/ tidak buruk sebesar 19,9 persen dan yang menjawab tidak tahu 9,2 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
