<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Namanya Hasbullah Parindurie, Kok Fotonya Tan Malaka?</title><description>Dalam buku tersebut terdapat foto Pahlawan Nasional Tan Malaka di halaman 107, namun dengan nama Hasbullah Parindurie.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526496/namanya-hasbullah-parindurie-kok-fotonya-tan-malaka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526496/namanya-hasbullah-parindurie-kok-fotonya-tan-malaka"/><item><title>Namanya Hasbullah Parindurie, Kok Fotonya Tan Malaka?</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526496/namanya-hasbullah-parindurie-kok-fotonya-tan-malaka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526496/namanya-hasbullah-parindurie-kok-fotonya-tan-malaka</guid><pubDate>Selasa 08 November 2011 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/08/337/526496/B14vJeOJKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">K Yudha Wirakusuma</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/08/337/526496/B14vJeOJKS.jpg</image><title>K Yudha Wirakusuma</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan gelar pahlawan nasional, tanda kehormatan Bintang Mahaputra dan Bintang Budaya Parama Dharma di Istana Negara, Jakarta Pusat hari ini. Gelar pahlawan diberikan kepada 7 tokoh dan penghargaan budaya bagi 10 budayawan.
&amp;nbsp;
Namun, ada kesalahan kecil dalam buku saku berwarna merah yang berjudul &amp;ldquo;Profil Penerima Gelar Pahlawan Nasional,Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra dan Bintang Budaya Parama Dharma Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2011&amp;rdquo;.
&amp;nbsp;
Dalam buku tersebut terdapat foto Pahlawan Nasional Tan Malaka di halaman 107, namun dengan nama Hasbullah Parindurie. Hasbullah adalah salah satu Penerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma.
&amp;nbsp;
Hasbullah Parindurie adalah seorang sastrawan yang tersohor dan dikenal sebagai penulis kisah Tan Malaka yang berjudul &amp;ldquo;Spionnage-dienst&amp;rdquo; dan empat tahun kemudian menulis buku yang berjudul &amp;ldquo;Patjar Merah Indonesia&amp;rdquo; dan ia memakai nama samaran Matu Mona.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan gelar pahlawan nasional, tanda kehormatan Bintang Mahaputra dan Bintang Budaya Parama Dharma di Istana Negara, Jakarta Pusat hari ini. Gelar pahlawan diberikan kepada 7 tokoh dan penghargaan budaya bagi 10 budayawan.
&amp;nbsp;
Namun, ada kesalahan kecil dalam buku saku berwarna merah yang berjudul &amp;ldquo;Profil Penerima Gelar Pahlawan Nasional,Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra dan Bintang Budaya Parama Dharma Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2011&amp;rdquo;.
&amp;nbsp;
Dalam buku tersebut terdapat foto Pahlawan Nasional Tan Malaka di halaman 107, namun dengan nama Hasbullah Parindurie. Hasbullah adalah salah satu Penerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma.
&amp;nbsp;
Hasbullah Parindurie adalah seorang sastrawan yang tersohor dan dikenal sebagai penulis kisah Tan Malaka yang berjudul &amp;ldquo;Spionnage-dienst&amp;rdquo; dan empat tahun kemudian menulis buku yang berjudul &amp;ldquo;Patjar Merah Indonesia&amp;rdquo; dan ia memakai nama samaran Matu Mona.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
