<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar: Soeharto Tetap Pahlawan di Hati Rakyat </title><description>Soeharto tetap menjadi pahlawan meski hanya di hati rakyat begitu halnya  dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526501/golkar-soeharto-tetap-pahlawan-di-hati-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526501/golkar-soeharto-tetap-pahlawan-di-hati-rakyat"/><item><title>Golkar: Soeharto Tetap Pahlawan di Hati Rakyat </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526501/golkar-soeharto-tetap-pahlawan-di-hati-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/08/337/526501/golkar-soeharto-tetap-pahlawan-di-hati-rakyat</guid><pubDate>Selasa 08 November 2011 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/08/337/526501/ZTfRSDROW2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/08/337/526501/ZTfRSDROW2.jpg</image><title>(Foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, merasa terobati dengan diumumkannya tujuh pahlawan baru, meski mantan Presiden Soeharto tidak mendapatkan gelar pahlawan yang disematkan oleh pemerintahan SBY-Boediono. &quot;Saya memberi apresiasi tinggi kepada pemerintah yang telah memutuskan lewat mekanisme yang ada pemberian gelar pahlawan nasional kepada para tokoh-tokoh nasional, yang memiliki jasa besar terhadap negara dan bangsa kita ini, terutamanya kepada Pak Syafrudin Prawiranegara, Ki Mangun Sarkoro, Buya Hamka dan KH Idham Chalid,&quot; ujar Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11/2011).&quot;Sedikitnya dengan diumumkannya tokoh-tokoh besar yang sudah almarhum ini menjadi pelipur lara dalam situasi pemerintah dimana Presiden SBY belum berkenan memberikan persetujuannya kepada bebrapa tokoh lain yang layak, dalam hal ini misalnya Pak Harto, Gus Dur dan seterusnya,&quot; imbuhnya.Priyo tetap optimis bahwa mantan Presiden Soeharto itu akan mendapat gelar pahlawan meski tidak disematkan oleh pemerintah. Kata dia, Soeharto tetap menjadi pahlawan meski hanya di hati rakyat begitu halnya dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid.&quot;Saya kira cepat atau lambat, nanti pasti Insya Allah akan diproses sebagaimana layaknya, hari ini saya menyambut gembira sebagai pimpinan DPR Pak Syafruddin Prawiranegara mendapat dan lolos diberi anugrah pahlawan nasional kemudian tokoh-tokoh lain seperti sekaliber Buya Hamka dan lain-lain,&quot; kata dia.Pihaknya merasa tidak kecewa meski Soeharto merupakan tokoh yang diajukan Golkar untuk mendapatkan gelar pahlawan.&quot;Saya sebagai pimpinan DPR pribadi dengan adanya empat tokoh yang diumumkan tadi termasuk Pak Syafrudin Prawiranegara nyatanya kita semua termasuk yang mendorong, untuk mendapatkan gelar itu, termasuk Idham Chalid, Buya Hamka, dan Ki Mangun Sarkoro,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, merasa terobati dengan diumumkannya tujuh pahlawan baru, meski mantan Presiden Soeharto tidak mendapatkan gelar pahlawan yang disematkan oleh pemerintahan SBY-Boediono. &quot;Saya memberi apresiasi tinggi kepada pemerintah yang telah memutuskan lewat mekanisme yang ada pemberian gelar pahlawan nasional kepada para tokoh-tokoh nasional, yang memiliki jasa besar terhadap negara dan bangsa kita ini, terutamanya kepada Pak Syafrudin Prawiranegara, Ki Mangun Sarkoro, Buya Hamka dan KH Idham Chalid,&quot; ujar Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11/2011).&quot;Sedikitnya dengan diumumkannya tokoh-tokoh besar yang sudah almarhum ini menjadi pelipur lara dalam situasi pemerintah dimana Presiden SBY belum berkenan memberikan persetujuannya kepada bebrapa tokoh lain yang layak, dalam hal ini misalnya Pak Harto, Gus Dur dan seterusnya,&quot; imbuhnya.Priyo tetap optimis bahwa mantan Presiden Soeharto itu akan mendapat gelar pahlawan meski tidak disematkan oleh pemerintah. Kata dia, Soeharto tetap menjadi pahlawan meski hanya di hati rakyat begitu halnya dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid.&quot;Saya kira cepat atau lambat, nanti pasti Insya Allah akan diproses sebagaimana layaknya, hari ini saya menyambut gembira sebagai pimpinan DPR Pak Syafruddin Prawiranegara mendapat dan lolos diberi anugrah pahlawan nasional kemudian tokoh-tokoh lain seperti sekaliber Buya Hamka dan lain-lain,&quot; kata dia.Pihaknya merasa tidak kecewa meski Soeharto merupakan tokoh yang diajukan Golkar untuk mendapatkan gelar pahlawan.&quot;Saya sebagai pimpinan DPR pribadi dengan adanya empat tokoh yang diumumkan tadi termasuk Pak Syafrudin Prawiranegara nyatanya kita semua termasuk yang mendorong, untuk mendapatkan gelar itu, termasuk Idham Chalid, Buya Hamka, dan Ki Mangun Sarkoro,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
