<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dilaporkan Selingkuh, Herman Khaeron Mengaku Diperas</title><description>Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR atas tuduhan perselingkuhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/339/526407/dilaporkan-selingkuh-herman-khaeron-mengaku-diperas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/08/339/526407/dilaporkan-selingkuh-herman-khaeron-mengaku-diperas"/><item><title>Dilaporkan Selingkuh, Herman Khaeron Mengaku Diperas</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/339/526407/dilaporkan-selingkuh-herman-khaeron-mengaku-diperas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/08/339/526407/dilaporkan-selingkuh-herman-khaeron-mengaku-diperas</guid><pubDate>Selasa 08 November 2011 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/08/339/526407/eyT9yVC8bv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/08/339/526407/eyT9yVC8bv.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR atas tuduhan perselingkuhan.Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Badan Kehormatan DPR, M. Prakosa saat dihubungi okezone, Selasa (8/11/2011).&amp;ldquo;Ada laporan beberapa yang masuk,&amp;rdquo; ujar Prakosa.Namun Prakosa enggan berkomentar lebih lanjut terkait kasus yang menimpa anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut.&amp;ldquo;Karena masih tahap penyelidikan, kami harus melihat kasus ini jadi seyogyanya tidak bisa dibuka kepada publik. BK wajib menjaga ini,&amp;rdquo; tuturnya.Sementara Herman Khaeron saat dikonfirmasi mengatakan kasus tersebut sudah pernah masuk ke BK DPR pada 2010 dan di tahun yang sama juga telah dicabut.&amp;ldquo;Itu sudah pernah 2010 kan, dan sudah dicabut juga,&amp;rdquo; kata Herman kepada okezone.Kata Herman, pihak yang melaporkan dirinya ke BK tersebut bertujuan memeras dirinya. &amp;ldquo;Itu soal duit, fulus itu,&amp;rdquo; katanya.Saat ditanya lebih lanjut, anggota Fraksi Partai Demokrat ini enggan berkomentar lebih lanjut. &amp;ldquo;Sudah ya saya tidak mau komentar. Pusing, anak saya sedang sakit,&amp;rdquo; tutupnya.Prakosa memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut. &amp;ldquo;Akan ditindak lajuti,&amp;rdquo; ucapnya. (sus)&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR atas tuduhan perselingkuhan.Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Badan Kehormatan DPR, M. Prakosa saat dihubungi okezone, Selasa (8/11/2011).&amp;ldquo;Ada laporan beberapa yang masuk,&amp;rdquo; ujar Prakosa.Namun Prakosa enggan berkomentar lebih lanjut terkait kasus yang menimpa anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut.&amp;ldquo;Karena masih tahap penyelidikan, kami harus melihat kasus ini jadi seyogyanya tidak bisa dibuka kepada publik. BK wajib menjaga ini,&amp;rdquo; tuturnya.Sementara Herman Khaeron saat dikonfirmasi mengatakan kasus tersebut sudah pernah masuk ke BK DPR pada 2010 dan di tahun yang sama juga telah dicabut.&amp;ldquo;Itu sudah pernah 2010 kan, dan sudah dicabut juga,&amp;rdquo; kata Herman kepada okezone.Kata Herman, pihak yang melaporkan dirinya ke BK tersebut bertujuan memeras dirinya. &amp;ldquo;Itu soal duit, fulus itu,&amp;rdquo; katanya.Saat ditanya lebih lanjut, anggota Fraksi Partai Demokrat ini enggan berkomentar lebih lanjut. &amp;ldquo;Sudah ya saya tidak mau komentar. Pusing, anak saya sedang sakit,&amp;rdquo; tutupnya.Prakosa memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut. &amp;ldquo;Akan ditindak lajuti,&amp;rdquo; ucapnya. (sus)&amp;nbsp;&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
