<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah Terbakar Saat Nyate Kambing Kurban Makin Kritis</title><description>Bocah yang seluruh tubuhnya terbakar saat nyate daging kambing kurban semakin kritis. Kakek, ibu, dan kakaknya juga ikut terbakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/340/526358/bocah-terbakar-saat-nyate-kambing-kurban-makin-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/08/340/526358/bocah-terbakar-saat-nyate-kambing-kurban-makin-kritis"/><item><title>Bocah Terbakar Saat Nyate Kambing Kurban Makin Kritis</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/08/340/526358/bocah-terbakar-saat-nyate-kambing-kurban-makin-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/08/340/526358/bocah-terbakar-saat-nyate-kambing-kurban-makin-kritis</guid><pubDate>Selasa 08 November 2011 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Wildan Topan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/08/340/526358/RIdFJq11we.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (amazingtrsut)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/08/340/526358/RIdFJq11we.jpg</image><title>Ilustrasi (amazingtrsut)</title></images><description>SUKABUMI - Kondisi satu dari dua bocah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang seluruh tubuhnya terbakar saat hendak menyate daging kambing kurban, semakin kritis.Warga Ciandam, Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Ciaul, Kota Sukabumi, itu hingga Selasa (8/11/2011) siang ini masih dirawat intensif di ruang ICU RSUD Syamsudin Kota Sukabumi. Rika, ibu korban terus menangis, tak kuasa melihat penderitaan Muhammad Fardan (2), anak ketiganya itu.Hampir seluruh tubuh Fardan dibalut perban. Kaki, tangan, serta muka melepuh. Selain itu, rambut Fardan gundul habus dilalap api.Fardan adalah satu dari empat korban yang terbakar saat membuat sate kurban pada Senin kemarin. Bocah itu menderita luka paling para dibanding tiga lainnya, yakni kakak, ibu, dan kakeknya.Kakaknya, Muhammad Rojab (6), juga dirawat di rumah sakit yang sama dengan luka bakar tidak jauh berbeda dengan Fardan. Namun kondisi Rojab saat ini sudah lebih stabil. Sementara kakek korban Meman hanya menderita luka di tangan dan kaki.Menurut Rika, Fardan menderita luka paling parah karena saat kejadian posisinya dekat dengan alat panggang sate. Saat kakeknya mengguyur minyak tanah dicampur spirtus, api langsung membakar pakaian dan tubuh korban.Sementara itu Wakil Wali Kota Sukabumi, Mulyono, hari ini juga menjenguk keluarga Rika di rumah sakit. Mulyono berjanji membantu pengobatan para korban.</description><content:encoded>SUKABUMI - Kondisi satu dari dua bocah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang seluruh tubuhnya terbakar saat hendak menyate daging kambing kurban, semakin kritis.Warga Ciandam, Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Ciaul, Kota Sukabumi, itu hingga Selasa (8/11/2011) siang ini masih dirawat intensif di ruang ICU RSUD Syamsudin Kota Sukabumi. Rika, ibu korban terus menangis, tak kuasa melihat penderitaan Muhammad Fardan (2), anak ketiganya itu.Hampir seluruh tubuh Fardan dibalut perban. Kaki, tangan, serta muka melepuh. Selain itu, rambut Fardan gundul habus dilalap api.Fardan adalah satu dari empat korban yang terbakar saat membuat sate kurban pada Senin kemarin. Bocah itu menderita luka paling para dibanding tiga lainnya, yakni kakak, ibu, dan kakeknya.Kakaknya, Muhammad Rojab (6), juga dirawat di rumah sakit yang sama dengan luka bakar tidak jauh berbeda dengan Fardan. Namun kondisi Rojab saat ini sudah lebih stabil. Sementara kakek korban Meman hanya menderita luka di tangan dan kaki.Menurut Rika, Fardan menderita luka paling parah karena saat kejadian posisinya dekat dengan alat panggang sate. Saat kakeknya mengguyur minyak tanah dicampur spirtus, api langsung membakar pakaian dan tubuh korban.Sementara itu Wakil Wali Kota Sukabumi, Mulyono, hari ini juga menjenguk keluarga Rika di rumah sakit. Mulyono berjanji membantu pengobatan para korban.</content:encoded></item></channel></rss>
