<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemprov Jabar Ajukan Ali Sadikin sebagai Pahlawan Nasional</title><description>Tak patah arang, Pemprov Jabar kembali mengajukan Ali Sadikin sebagai Pahlawan Nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/09/340/526809/pemprov-jabar-ajukan-ali-sadikin-sebagai-pahlawan-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/09/340/526809/pemprov-jabar-ajukan-ali-sadikin-sebagai-pahlawan-nasional"/><item><title>Pemprov Jabar Ajukan Ali Sadikin sebagai Pahlawan Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/09/340/526809/pemprov-jabar-ajukan-ali-sadikin-sebagai-pahlawan-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/09/340/526809/pemprov-jabar-ajukan-ali-sadikin-sebagai-pahlawan-nasional</guid><pubDate>Rabu 09 November 2011 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/09/340/526809/68WH3rW9LD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dede Yusuf (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/09/340/526809/68WH3rW9LD.jpg</image><title>Dede Yusuf (Foto: Koran SI)</title></images><description>BANDUNG - Ali Sadikin akan kembali diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebagai Pahlawan Nasional. Sebelumnya mantan Gubenur DKI Jakarta itu sudah diajukan pemprov, namun belum tembus.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kami akan ajukan ulang nama yang dulu pernah diajukan,&amp;rdquo; ujar Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.Menurutnya, nama-nama tokoh yang pernah diajukan Pemprov Jabar sudah memenuhi kriteria untuk menjadi Pahlawan Nasional.&amp;ldquo;Maka itu akan kami sodorkan kembali. Tapi kemungkinan akan ada tokoh tambahan. Hanya saja saya belum dapat data atau laporan terakhir,&amp;rdquo; sambungnya.Pada tahun lalu, selain Ali Sadikin, Pemprov Jabar juga mengajukan KH Ahmad Sanusi. Saat itu sempat diproses pemerintah pusat, namun gagal menjadi Pahlawan Nasional.Dede menambahkan, gagalnya dua tokoh asal Jawa Barat bukan karena ditolak oleh Pemerintah Pusat. &amp;ldquo;Pencalonan Pahlawan Nasional itu kan sifatnya ngantre. Tahun lalu itu bukan ditolak atau bukan karena tidak benar dan menyalagi prosedur yang ada. Tetapi lebih kepada adanya antrean, mana yang lebih prioritas,&amp;rdquo; terangnya.Ali Sadikin atau akrab disapa Bang Ali lahir pada 7 Juli 1927 di Sumedang. Gubernur Jakarta yang legendaris ini meninggal di Singapura pada 20 Mei 2008. Dia juga pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora, dan Kabinet Dwikora.Sedangkan KH Ahmad Sanusi, lahir di Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, 1881 dan wafat di Pesantren Gunung Puyuh, Sukabumi, 1950. Kiai ini adalah tokoh Persatuan Umat Islam Indonesia (PUII) yang kemudian bergabung dengan Perikatan Ummat Islam (PUI) pimpinan KH Abdul Halim menjadi Persatuan Umat Islam (PUI).</description><content:encoded>BANDUNG - Ali Sadikin akan kembali diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebagai Pahlawan Nasional. Sebelumnya mantan Gubenur DKI Jakarta itu sudah diajukan pemprov, namun belum tembus.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kami akan ajukan ulang nama yang dulu pernah diajukan,&amp;rdquo; ujar Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.Menurutnya, nama-nama tokoh yang pernah diajukan Pemprov Jabar sudah memenuhi kriteria untuk menjadi Pahlawan Nasional.&amp;ldquo;Maka itu akan kami sodorkan kembali. Tapi kemungkinan akan ada tokoh tambahan. Hanya saja saya belum dapat data atau laporan terakhir,&amp;rdquo; sambungnya.Pada tahun lalu, selain Ali Sadikin, Pemprov Jabar juga mengajukan KH Ahmad Sanusi. Saat itu sempat diproses pemerintah pusat, namun gagal menjadi Pahlawan Nasional.Dede menambahkan, gagalnya dua tokoh asal Jawa Barat bukan karena ditolak oleh Pemerintah Pusat. &amp;ldquo;Pencalonan Pahlawan Nasional itu kan sifatnya ngantre. Tahun lalu itu bukan ditolak atau bukan karena tidak benar dan menyalagi prosedur yang ada. Tetapi lebih kepada adanya antrean, mana yang lebih prioritas,&amp;rdquo; terangnya.Ali Sadikin atau akrab disapa Bang Ali lahir pada 7 Juli 1927 di Sumedang. Gubernur Jakarta yang legendaris ini meninggal di Singapura pada 20 Mei 2008. Dia juga pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora, dan Kabinet Dwikora.Sedangkan KH Ahmad Sanusi, lahir di Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, 1881 dan wafat di Pesantren Gunung Puyuh, Sukabumi, 1950. Kiai ini adalah tokoh Persatuan Umat Islam Indonesia (PUII) yang kemudian bergabung dengan Perikatan Ummat Islam (PUI) pimpinan KH Abdul Halim menjadi Persatuan Umat Islam (PUI).</content:encoded></item></channel></rss>
