<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Budayawan: Masyarakat Sudah Tak Butuh Pahlawan </title><description>Seharusnya pengangkatan pahlawan sesuai prosedur yang jelas.  Bukan lantas mengangkat pahlawan sebanyak-banyaknya namun nilai-nilai  luhur telah diperhatikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/12/337/528519/budayawan-masyarakat-sudah-tak-butuh-pahlawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/12/337/528519/budayawan-masyarakat-sudah-tak-butuh-pahlawan"/><item><title>Budayawan: Masyarakat Sudah Tak Butuh Pahlawan </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/12/337/528519/budayawan-masyarakat-sudah-tak-butuh-pahlawan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/12/337/528519/budayawan-masyarakat-sudah-tak-butuh-pahlawan</guid><pubDate>Sabtu 12 November 2011 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/12/337/528519/971N9diM06.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/12/337/528519/971N9diM06.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Budayawan Radhar Panca Dahana menilai masyarakat Indonesia saat ini, sudah tidak lagi butuh pahlawan. Sehingga munculnya kebijakan tentang pengangkatan pahlawan nasional tidak sakral lagi.&amp;nbsp; &quot;Bangsa ini sudah tidak butuh pahlawan lagi, karena semakin banyak muncul pahlawan, maka Pahlawan itu menjadi tidak berarti,&quot; ujar Radhar saat diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (12/11/2011). Seharusnya kata dia, pengangkatan pahlawan sesuai prosedur yang jelas. Bukan lantas mengangkat pahlawan sebanyak-banyaknya namun nilai-nilai luhur telah diperhatikan.Apalagi, dalam tataran yang sebenarnya Negara saat ini tengah mengalami kebangkrutan nilai-nilai. Radhar pun sepakat dengan pesan singkat pendengar Sindo Radio yang berkomentar 'Beruntung negara yang tidak butuh pahlawan dan celakalah negara yang membutuhkan pahlawan&amp;rsquo;.&quot;Semoga saat ini kita sama-sama tidak butuh pahlawan. Tapi lebih mementingkan kebutuhan bangsa yang emergensial,&quot; ucapnya.Sedangkan menurut dia, diangkatnya para pahlawan pada masa lalu lantaran bisa menjadi contoh. Seperti menggali hal-hal tradisi yang dimiliki bangsa menjadi prinsip-prinsip nilai kebangsaan.&quot;Para pendiri bangsa ini disebut pahlawan karana ada nilai sejarahnya. Kalau ditelusuri lebih dalam, mereka mendapatkan dari dalam bangsa sendiri,&quot; pungkasnya. </description><content:encoded>JAKARTA - Budayawan Radhar Panca Dahana menilai masyarakat Indonesia saat ini, sudah tidak lagi butuh pahlawan. Sehingga munculnya kebijakan tentang pengangkatan pahlawan nasional tidak sakral lagi.&amp;nbsp; &quot;Bangsa ini sudah tidak butuh pahlawan lagi, karena semakin banyak muncul pahlawan, maka Pahlawan itu menjadi tidak berarti,&quot; ujar Radhar saat diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (12/11/2011). Seharusnya kata dia, pengangkatan pahlawan sesuai prosedur yang jelas. Bukan lantas mengangkat pahlawan sebanyak-banyaknya namun nilai-nilai luhur telah diperhatikan.Apalagi, dalam tataran yang sebenarnya Negara saat ini tengah mengalami kebangkrutan nilai-nilai. Radhar pun sepakat dengan pesan singkat pendengar Sindo Radio yang berkomentar 'Beruntung negara yang tidak butuh pahlawan dan celakalah negara yang membutuhkan pahlawan&amp;rsquo;.&quot;Semoga saat ini kita sama-sama tidak butuh pahlawan. Tapi lebih mementingkan kebutuhan bangsa yang emergensial,&quot; ucapnya.Sedangkan menurut dia, diangkatnya para pahlawan pada masa lalu lantaran bisa menjadi contoh. Seperti menggali hal-hal tradisi yang dimiliki bangsa menjadi prinsip-prinsip nilai kebangsaan.&quot;Para pendiri bangsa ini disebut pahlawan karana ada nilai sejarahnya. Kalau ditelusuri lebih dalam, mereka mendapatkan dari dalam bangsa sendiri,&quot; pungkasnya. </content:encoded></item></channel></rss>
