<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bambang Soesatyo: Orang Miskin Jangan Sirik</title><description>Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan bekerja sebagai wakil rakyat bukan pada mewah atau tidaknya  mobil yang digunakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/13/339/528847/bambang-soesatyo-orang-miskin-jangan-sirik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/13/339/528847/bambang-soesatyo-orang-miskin-jangan-sirik"/><item><title>Bambang Soesatyo: Orang Miskin Jangan Sirik</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/13/339/528847/bambang-soesatyo-orang-miskin-jangan-sirik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/13/339/528847/bambang-soesatyo-orang-miskin-jangan-sirik</guid><pubDate>Minggu 13 November 2011 19:00 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/13/339/528847/cIpLJHdES6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto (dok: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/13/339/528847/cIpLJHdES6.jpg</image><title>Foto (dok: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gaya hedonis para anggota DPR kembali menjadi sorotan. Hal itu menyusul pernyataan politikus Partai Golkar Indra J. Pilliang terkait maraknya barisan mobil mewah milik wakil rakyat yang terparkir di gedung DPR.Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan tidak masalah. Bagi Bambang, bekerja sebagai wakil rakyat bukan pada mewah atau tidaknya mobil yang digunakan.&amp;ldquo;Sebetulnya bukan punya mobil mewah atau tidak. Apakah anggota DPR naik kijang kerjanya benar dan tidak korupsi? Justru yang patut dicurigai adalah anggota DPR&amp;nbsp;yang kaya mendadak,&amp;rdquo; ujar Bambang usai mengikuti sebuah diskusi di Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Minggu (13/11/2011). Menurut Bambang, anggota dewan yang memiliki kekayaan lebih tidak perlu takut dengan berita miring terkait maraknya mobil mewah di parkiran DPR.&amp;ldquo;Kaya boleh asal sedekah. Tuhan sudah mengatur rezeki umatnya masing-masing, jangan takut kaya dan jangan takut jadi miskin. Yang miskin harus&amp;nbsp;mawas diri, ikhtiar berusaha, jangan sirik lah. Karena itu dosa lho,&amp;rdquo; tutur Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini.Bagi Bambang, kendaraan hanya sebagai alat. Hal itu tidak lantas menjadi ukuran untuk menilai kehidupan seseorang. Perjuangan seseorang tidak terpengaruh atau berimplikasi pada penampilannya. Kata dia, banyak juga anggota dewan yang memakai mobil kijang dan motor namun melakukan korupsi juga.&amp;ldquo;Ya karena ekonominya kejepit ya dia korupsi akhirnya. Artinya begini, yang ideal ke depan adalah orang terjun ke politik itu harus mapan dulu. Harus selesai urusan sendiri, dapur, anak, bini, rumah, baru bisa kerja. Kalau tidak ya susah. Besok berangkat naik taksi, besoknya naik Kijang, besoknya minta apalagi gitu. Kan kita tidak ingin pakai topeng, jangan kita tampil membohongi diri sendiri. Yang penting jangan pamer,&amp;rdquo; katanya.&amp;rdquo;Kita tidak bisa menutupi diri kawan-kawan yang berupaya memperbaiki ekonominya, kan firman Tuhan begitu. Kalian harus kaya agar bisa memberi. Loh kaya itu ibadah lho. Tidak ada yang salah. Yang tidak boleh itu jangan pamer, jangan manas-manasin,&amp;rdquo; tutupnya. (sus) </description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gaya hedonis para anggota DPR kembali menjadi sorotan. Hal itu menyusul pernyataan politikus Partai Golkar Indra J. Pilliang terkait maraknya barisan mobil mewah milik wakil rakyat yang terparkir di gedung DPR.Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan tidak masalah. Bagi Bambang, bekerja sebagai wakil rakyat bukan pada mewah atau tidaknya mobil yang digunakan.&amp;ldquo;Sebetulnya bukan punya mobil mewah atau tidak. Apakah anggota DPR naik kijang kerjanya benar dan tidak korupsi? Justru yang patut dicurigai adalah anggota DPR&amp;nbsp;yang kaya mendadak,&amp;rdquo; ujar Bambang usai mengikuti sebuah diskusi di Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Minggu (13/11/2011). Menurut Bambang, anggota dewan yang memiliki kekayaan lebih tidak perlu takut dengan berita miring terkait maraknya mobil mewah di parkiran DPR.&amp;ldquo;Kaya boleh asal sedekah. Tuhan sudah mengatur rezeki umatnya masing-masing, jangan takut kaya dan jangan takut jadi miskin. Yang miskin harus&amp;nbsp;mawas diri, ikhtiar berusaha, jangan sirik lah. Karena itu dosa lho,&amp;rdquo; tutur Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini.Bagi Bambang, kendaraan hanya sebagai alat. Hal itu tidak lantas menjadi ukuran untuk menilai kehidupan seseorang. Perjuangan seseorang tidak terpengaruh atau berimplikasi pada penampilannya. Kata dia, banyak juga anggota dewan yang memakai mobil kijang dan motor namun melakukan korupsi juga.&amp;ldquo;Ya karena ekonominya kejepit ya dia korupsi akhirnya. Artinya begini, yang ideal ke depan adalah orang terjun ke politik itu harus mapan dulu. Harus selesai urusan sendiri, dapur, anak, bini, rumah, baru bisa kerja. Kalau tidak ya susah. Besok berangkat naik taksi, besoknya naik Kijang, besoknya minta apalagi gitu. Kan kita tidak ingin pakai topeng, jangan kita tampil membohongi diri sendiri. Yang penting jangan pamer,&amp;rdquo; katanya.&amp;rdquo;Kita tidak bisa menutupi diri kawan-kawan yang berupaya memperbaiki ekonominya, kan firman Tuhan begitu. Kalian harus kaya agar bisa memberi. Loh kaya itu ibadah lho. Tidak ada yang salah. Yang tidak boleh itu jangan pamer, jangan manas-manasin,&amp;rdquo; tutupnya. (sus) </content:encoded></item></channel></rss>
