<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Alasan Petani Tak Mau Beralih dari Tembakau</title><description>Tidak semua lahan cocok dengan tanaman alternatif, merupakan salah satu alasan petani tembakau enggan beralih ke tanaman lain. </description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/14/337/529236/tiga-alasan-petani-tak-mau-beralih-dari-tembakau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/14/337/529236/tiga-alasan-petani-tak-mau-beralih-dari-tembakau"/><item><title>Tiga Alasan Petani Tak Mau Beralih dari Tembakau</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/14/337/529236/tiga-alasan-petani-tak-mau-beralih-dari-tembakau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/14/337/529236/tiga-alasan-petani-tak-mau-beralih-dari-tembakau</guid><pubDate>Senin 14 November 2011 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/14/337/529236/Q5Qnbro0Yv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/14/337/529236/Q5Qnbro0Yv.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Perdebatan soal peralihan tanaman tembakau ke tanaman alternatif,  kembali mengemuka pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 tentang tembakau.&quot;Ada tiga alasan kenapa petani tembakau enggan beralih,&quot; terang ketua DPP Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Wisnu Brata dalam konfrensi pers di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Senin (14/11/2011).Pertama, alasannya menyangkut soal keuntungan. Menurut Wisnu, tembakau hingga saat ini merupakan komoditas tanam yang paling menguntungkan. &quot;Kalau pindah ke yang lain, apa pemerintah mau ganti kerugiannya?&quot; imbuh Wisnu.Kedua tidak semua lahan cocok dengan tanaman alternatif. Wisnu mencontohkan di Temanggung, Jawa Tengah. Di daerah tersebut sebagian petani telah mencoba beralih ke jagung, namun hasilnya tidak maksimal.&quot;Kecocokan tanah sangat berpengaruh pada kualitas dan produktifitas. Kita sudah coba tanam jagung tapi hasilnya jauh dari memuaskan,&quot; tandasnya.Ketiga adalah faktor budaya. Wisnu menegaskan, di daerah pedesaan menanam tembakau merupakan kebanggan tersendiri bagi masyarakat.&quot;Menanam tembakau itu seperti halnya memelihara keris, punya nilai sakral di tengah masyarakat. Selama tiga hal ini tidak berubah, maka tanaman tembakau tidak akan tergantikan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perdebatan soal peralihan tanaman tembakau ke tanaman alternatif,  kembali mengemuka pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 tentang tembakau.&quot;Ada tiga alasan kenapa petani tembakau enggan beralih,&quot; terang ketua DPP Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Wisnu Brata dalam konfrensi pers di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Senin (14/11/2011).Pertama, alasannya menyangkut soal keuntungan. Menurut Wisnu, tembakau hingga saat ini merupakan komoditas tanam yang paling menguntungkan. &quot;Kalau pindah ke yang lain, apa pemerintah mau ganti kerugiannya?&quot; imbuh Wisnu.Kedua tidak semua lahan cocok dengan tanaman alternatif. Wisnu mencontohkan di Temanggung, Jawa Tengah. Di daerah tersebut sebagian petani telah mencoba beralih ke jagung, namun hasilnya tidak maksimal.&quot;Kecocokan tanah sangat berpengaruh pada kualitas dan produktifitas. Kita sudah coba tanam jagung tapi hasilnya jauh dari memuaskan,&quot; tandasnya.Ketiga adalah faktor budaya. Wisnu menegaskan, di daerah pedesaan menanam tembakau merupakan kebanggan tersendiri bagi masyarakat.&quot;Menanam tembakau itu seperti halnya memelihara keris, punya nilai sakral di tengah masyarakat. Selama tiga hal ini tidak berubah, maka tanaman tembakau tidak akan tergantikan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
