<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bungkam Soal Nyapres, Sri Mulyani Hindari Pembunuhan Karakter</title><description>Menurut Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro, bungkamnya mantan Menteri  Keuangan terkait dukungannya menjadi calon presiden dikarenakan untuk menghindari pembunuhan karakter oleh lawan  politiknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/14/339/528930/bungkam-soal-nyapres-sri-mulyani-hindari-pembunuhan-karakter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/14/339/528930/bungkam-soal-nyapres-sri-mulyani-hindari-pembunuhan-karakter"/><item><title>Bungkam Soal Nyapres, Sri Mulyani Hindari Pembunuhan Karakter</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/14/339/528930/bungkam-soal-nyapres-sri-mulyani-hindari-pembunuhan-karakter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/14/339/528930/bungkam-soal-nyapres-sri-mulyani-hindari-pembunuhan-karakter</guid><pubDate>Senin 14 November 2011 06:59 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/14/339/528930/Jm0gW0ILLH.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/14/339/528930/Jm0gW0ILLH.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Sri Mulyani masih enggan berkomentar soal pencalonannya dalam bursa calon presiden 2014, meski sejumlah pihak mendorong pencalonanya sebagai presiden dengan kendaraan politikPartai Serikat Rakyat Independen (SRI).
&amp;nbsp;
Menurut Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro, bungkamnya mantan Menteri Keuangan itu untuk menghindari pembunuhan karakter oleh lawan politiknya.
&amp;nbsp;
&quot;Dia tidak mau akumulasi permasalahan jadi bumerang. Saya melihat dia menghindari prediksi dan analisis yang tidak diperlukan,&quot; kata Siti saat berbincang dengan Okezone, Minggu (13/11/2011).
&amp;nbsp;
Siti menambahkan, persoalan skandal Bank Century yang banyak disebut melibatkannya masih menjadi batu sandungan. Kepergiannya dari Indonesia belum menyelesaikan masalah.
&amp;nbsp;
Sri kata Siti banyak belajar dari peristiwa 'penyeranganya' secara politik lewat kasus skandal Bank Century.
&amp;nbsp;
&quot;Dia membaca betul politik Indonesia,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, meskipun Sri Mulyani sudah mengetahui lewat Partai SRI dukungan terhadapnya untuk mencalonkan diri datang dari sejumlah aktivis dan tokoh tetap dia tidak mau berkomentar. Dia tidak menyambut atau menolak dukungan tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA- Sri Mulyani masih enggan berkomentar soal pencalonannya dalam bursa calon presiden 2014, meski sejumlah pihak mendorong pencalonanya sebagai presiden dengan kendaraan politikPartai Serikat Rakyat Independen (SRI).
&amp;nbsp;
Menurut Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro, bungkamnya mantan Menteri Keuangan itu untuk menghindari pembunuhan karakter oleh lawan politiknya.
&amp;nbsp;
&quot;Dia tidak mau akumulasi permasalahan jadi bumerang. Saya melihat dia menghindari prediksi dan analisis yang tidak diperlukan,&quot; kata Siti saat berbincang dengan Okezone, Minggu (13/11/2011).
&amp;nbsp;
Siti menambahkan, persoalan skandal Bank Century yang banyak disebut melibatkannya masih menjadi batu sandungan. Kepergiannya dari Indonesia belum menyelesaikan masalah.
&amp;nbsp;
Sri kata Siti banyak belajar dari peristiwa 'penyeranganya' secara politik lewat kasus skandal Bank Century.
&amp;nbsp;
&quot;Dia membaca betul politik Indonesia,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, meskipun Sri Mulyani sudah mengetahui lewat Partai SRI dukungan terhadapnya untuk mencalonkan diri datang dari sejumlah aktivis dan tokoh tetap dia tidak mau berkomentar. Dia tidak menyambut atau menolak dukungan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
