<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawinkan Kucing untuk Datangkan Hujan</title><description>Bagi sebagian warga, kucing diyakini sebagai perantara untuk mendatangkan hujan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/14/340/528935/kawinkan-kucing-untuk-datangkan-hujan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/14/340/528935/kawinkan-kucing-untuk-datangkan-hujan"/><item><title>Kawinkan Kucing untuk Datangkan Hujan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/14/340/528935/kawinkan-kucing-untuk-datangkan-hujan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/14/340/528935/kawinkan-kucing-untuk-datangkan-hujan</guid><pubDate>Senin 14 November 2011 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Eko Suryono </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/14/340/528935/s5ec5ThgIo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (scenicreflection.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/14/340/528935/s5ec5ThgIo.jpg</image><title>Ilustrasi (scenicreflection.com)</title></images><description>BANYUWANGI - Warga Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar ritual unik yakni mantu kucing. Ritual yang mengawinkan sepasang kucing jantan dan betina ini diyakini mampu mendatangkan hujan.Tradisi ini dilakoni warga Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, di sebuah makam petilasan Mbah Kopek.Sepasang pengantin kucing jantan dan betina diarak keliling desa sebelum  dikawinkan. Dalam iring-iringan ini ratusan warga ikut meramaikan ritual yang digelar setiap musim kemarau ini.Tak ubahnya seperti pengantin, sepasang kucing diarak dan ditandu berkeliling desa. Saat memasuki jalan di penghujung desa, kucing jantan dan betina dipertemukan. Keduanya kemudian dibawa menuju makam Mbah Kopek.Setelah memasuki pelataran makam sepasang kucing diarak menuju Sendang  Kuno yang diyakini menjadi  sumber penghidupan  warga. Di tempat ini sepasang hewan lucu itu itu dimandikan sebagai puncak ritual mantu kucing.Warga yang menyaksikan ritual unik ini sontak menyerbu sendang kuno. Mereka berebut mandi di sendang tersebut karena diyakini bisa membawa berkah.Dalam ritual mandi ini  seorang tokoh warga sempat mengalami kesurupan. Warga meyakini jika kesurupan sudah terjadi, maka permintaan akan datangnya hujan sudah dikabulkan.Huzaini, tokoh Desa Kumendung, Senin (14/11/2011), menjelaskan desanya sudah dilanda kemarau panjang.&amp;ldquo;Ritual mantu kucing di Desa Kumendung sudah 30 tahun tidak dilakukan karena ada perbedaan pendapat antartokoh masyarakat setempat. Tapi tahun ini kembali dibangkitkan warga,&amp;rdquo; ungkap Huzaini.Kucing diyakini sebagai simbol hewan yang bisa menjadi perantara mendatangkan hujan karena karena hewan itu dikenal sangat jarang sekali bahkan tidak pernah mandi menggunakan air.</description><content:encoded>BANYUWANGI - Warga Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar ritual unik yakni mantu kucing. Ritual yang mengawinkan sepasang kucing jantan dan betina ini diyakini mampu mendatangkan hujan.Tradisi ini dilakoni warga Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, di sebuah makam petilasan Mbah Kopek.Sepasang pengantin kucing jantan dan betina diarak keliling desa sebelum  dikawinkan. Dalam iring-iringan ini ratusan warga ikut meramaikan ritual yang digelar setiap musim kemarau ini.Tak ubahnya seperti pengantin, sepasang kucing diarak dan ditandu berkeliling desa. Saat memasuki jalan di penghujung desa, kucing jantan dan betina dipertemukan. Keduanya kemudian dibawa menuju makam Mbah Kopek.Setelah memasuki pelataran makam sepasang kucing diarak menuju Sendang  Kuno yang diyakini menjadi  sumber penghidupan  warga. Di tempat ini sepasang hewan lucu itu itu dimandikan sebagai puncak ritual mantu kucing.Warga yang menyaksikan ritual unik ini sontak menyerbu sendang kuno. Mereka berebut mandi di sendang tersebut karena diyakini bisa membawa berkah.Dalam ritual mandi ini  seorang tokoh warga sempat mengalami kesurupan. Warga meyakini jika kesurupan sudah terjadi, maka permintaan akan datangnya hujan sudah dikabulkan.Huzaini, tokoh Desa Kumendung, Senin (14/11/2011), menjelaskan desanya sudah dilanda kemarau panjang.&amp;ldquo;Ritual mantu kucing di Desa Kumendung sudah 30 tahun tidak dilakukan karena ada perbedaan pendapat antartokoh masyarakat setempat. Tapi tahun ini kembali dibangkitkan warga,&amp;rdquo; ungkap Huzaini.Kucing diyakini sebagai simbol hewan yang bisa menjadi perantara mendatangkan hujan karena karena hewan itu dikenal sangat jarang sekali bahkan tidak pernah mandi menggunakan air.</content:encoded></item></channel></rss>
