<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Cepat Atau Lambat Kita Akan Kehilangan Papua&quot;</title><description>Masalah Papua belum juga terselesaikan. Tak sedikit yang pesimis  terhadap kinerja pemerintahan SBY dalam menyelesaikan konflik di wilayah  bagian timur tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/16/337/530109/cepat-atau-lambat-kita-akan-kehilangan-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/16/337/530109/cepat-atau-lambat-kita-akan-kehilangan-papua"/><item><title>&quot;Cepat Atau Lambat Kita Akan Kehilangan Papua&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/16/337/530109/cepat-atau-lambat-kita-akan-kehilangan-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/16/337/530109/cepat-atau-lambat-kita-akan-kehilangan-papua</guid><pubDate>Rabu 16 November 2011 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/16/337/530109/7PvqDj6itU.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/16/337/530109/7PvqDj6itU.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Masalah Papua belum juga terselesaikan. Tak sedikit yang pesimis terhadap kinerja pemerintahan SBY dalam menyelesaikan konflik di wilayah bagian timur tersebut.
&amp;nbsp;
Praktisi Hukum Adnan Buyung Nasution meyakini cepat atau lambat Indonesia akan kehilangan Papua.
&amp;nbsp;
&quot;Saya anggap masalahnya sangat kritis, tinggal soal waktu saja. Sengaja atau tidak, mau atau tidak mau kita akan kehilangan Papua karena kita gagal merebut hati orang Papua,&quot; kata Adnan di LBH Jakarta, Rabu (16/11/2011).
&amp;nbsp;
Menurutnya, kesalahan pemerintah dalam mengelolah tanah Papua sudah terjadi sejak awal. Awalnya, masyarakat sangat menggantungkan harapan terhadap hasil reshuffle kabinet pemerintahan SBY yang baru. Namun, tambahnya, akhir-akhir ini publik semakin tidak yakin jika pemerintah akan mampu menuntaskan setumpuk permasalahan termasuk penyelesaian Papua.
&amp;nbsp;
&quot;Masalah bangsa yang dihadapi bangsa ini sudah begitu besar, kompleks dan sudah begitu lama dibiarkan sehingga menjadi makin sulit diselesaikan dari masalah korupsi, birokrasi hingga kemiskinan,&quot; cetusnya.
&amp;nbsp;
Menyinggun kinerja kabinet hasil reshuffle, menurutnya belum ada perubahan yang begitu berarti. Kata dia, untuk mengejar segala ketertinggalan selama dua tahun terakhir, pemerintahan SBY harus fokus dalam menjalankan agenda pemakmuran rakyat.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Masalah Papua belum juga terselesaikan. Tak sedikit yang pesimis terhadap kinerja pemerintahan SBY dalam menyelesaikan konflik di wilayah bagian timur tersebut.
&amp;nbsp;
Praktisi Hukum Adnan Buyung Nasution meyakini cepat atau lambat Indonesia akan kehilangan Papua.
&amp;nbsp;
&quot;Saya anggap masalahnya sangat kritis, tinggal soal waktu saja. Sengaja atau tidak, mau atau tidak mau kita akan kehilangan Papua karena kita gagal merebut hati orang Papua,&quot; kata Adnan di LBH Jakarta, Rabu (16/11/2011).
&amp;nbsp;
Menurutnya, kesalahan pemerintah dalam mengelolah tanah Papua sudah terjadi sejak awal. Awalnya, masyarakat sangat menggantungkan harapan terhadap hasil reshuffle kabinet pemerintahan SBY yang baru. Namun, tambahnya, akhir-akhir ini publik semakin tidak yakin jika pemerintah akan mampu menuntaskan setumpuk permasalahan termasuk penyelesaian Papua.
&amp;nbsp;
&quot;Masalah bangsa yang dihadapi bangsa ini sudah begitu besar, kompleks dan sudah begitu lama dibiarkan sehingga menjadi makin sulit diselesaikan dari masalah korupsi, birokrasi hingga kemiskinan,&quot; cetusnya.
&amp;nbsp;
Menyinggun kinerja kabinet hasil reshuffle, menurutnya belum ada perubahan yang begitu berarti. Kata dia, untuk mengejar segala ketertinggalan selama dua tahun terakhir, pemerintahan SBY harus fokus dalam menjalankan agenda pemakmuran rakyat.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
