<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klinik Setop Merokok Alternatif Pecandu Berhenti Rokok</title><description>Untuk menekan jumlah perokok Pemkot Solo, Jawa Tengah, membuka klinik  berhenti merokok di Puskesmas Purwodiningratan, Kota Solo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/16/340/530380/klinik-setop-merokok-alternatif-pecandu-berhenti-rokok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/16/340/530380/klinik-setop-merokok-alternatif-pecandu-berhenti-rokok"/><item><title>Klinik Setop Merokok Alternatif Pecandu Berhenti Rokok</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/16/340/530380/klinik-setop-merokok-alternatif-pecandu-berhenti-rokok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/16/340/530380/klinik-setop-merokok-alternatif-pecandu-berhenti-rokok</guid><pubDate>Rabu 16 November 2011 21:27 WIB</pubDate><dc:creator>Septyantoro Aji Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/16/340/530380/XkZ6uyMXpF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Klinik berhenti merokok (Foto: Septyantoro/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/16/340/530380/XkZ6uyMXpF.jpg</image><title>Klinik berhenti merokok (Foto: Septyantoro/Sindo TV)</title></images><description>SOLO- Untuk menekan jumlah perokok Pemkot Solo, Jawa Tengah, membuka klinik berhenti merokok di Puskesmas Purwodiningratan, Kota Solo. Meski baru dibuka hari ini, klinik itu langsung diserbu warga Solo yang ingin berkonsultasi dan berhenti merokok.Klinik berhenti merokok di Puskesmas Purwodiningratan Kota Solo, Jawa Tengah, ini dibuka oleh pejabat Pemerintah Kota Solo, Rabu (16/11/2011).Klinik yang tergolong langka ini diserbu warga Purwodiningratan dan sekitarnya. Mereka terlihat antusias karena ingin berhenti dari merokok. Umumnya warga yang datang untuk berkonsultasi atau melakukan penyembuhan.Seperti yang dilakukan Kristanto, warga Purwodiningratan, ini berniat untuk berhenti merokok setelah lebih dari 40 tahun merokok. Dan setelah diperiksa, ternyata ada gangguan pada paru-paru. Kini Kristanto pun berniat untuk berhenti merokok. Kristanto mengaku, dalam sehari rata-rata menghabiskan dua bungkus rokok. Informasi mengenai klinik bebas rokok ini, Kristanto mengaku dari pengurus desa setempat.Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, S Wahyungsih, klinik berhenti merokok ini didirikan untuk menekan jumlah perokok Kota Solo yang mempunyai niat untuk berhenti merokok.Tidak hanya itu, puskesmas ini juga terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat umum terkait bahaya merokok.Diharapkan dengan sosialisasi tersebut, masyarakat bisa tertarik berhenti merokok dan mendatangi klinik ini untuk berkonsultasi. Apalagi di klinik ini&amp;nbsp; pengunjung juga bisa memeriksakan mikro carbondioksida dalam paru-paru&amp;nbsp; dan sebagainnya.</description><content:encoded>SOLO- Untuk menekan jumlah perokok Pemkot Solo, Jawa Tengah, membuka klinik berhenti merokok di Puskesmas Purwodiningratan, Kota Solo. Meski baru dibuka hari ini, klinik itu langsung diserbu warga Solo yang ingin berkonsultasi dan berhenti merokok.Klinik berhenti merokok di Puskesmas Purwodiningratan Kota Solo, Jawa Tengah, ini dibuka oleh pejabat Pemerintah Kota Solo, Rabu (16/11/2011).Klinik yang tergolong langka ini diserbu warga Purwodiningratan dan sekitarnya. Mereka terlihat antusias karena ingin berhenti dari merokok. Umumnya warga yang datang untuk berkonsultasi atau melakukan penyembuhan.Seperti yang dilakukan Kristanto, warga Purwodiningratan, ini berniat untuk berhenti merokok setelah lebih dari 40 tahun merokok. Dan setelah diperiksa, ternyata ada gangguan pada paru-paru. Kini Kristanto pun berniat untuk berhenti merokok. Kristanto mengaku, dalam sehari rata-rata menghabiskan dua bungkus rokok. Informasi mengenai klinik bebas rokok ini, Kristanto mengaku dari pengurus desa setempat.Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, S Wahyungsih, klinik berhenti merokok ini didirikan untuk menekan jumlah perokok Kota Solo yang mempunyai niat untuk berhenti merokok.Tidak hanya itu, puskesmas ini juga terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat umum terkait bahaya merokok.Diharapkan dengan sosialisasi tersebut, masyarakat bisa tertarik berhenti merokok dan mendatangi klinik ini untuk berkonsultasi. Apalagi di klinik ini&amp;nbsp; pengunjung juga bisa memeriksakan mikro carbondioksida dalam paru-paru&amp;nbsp; dan sebagainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
