<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vatikan Segera Dakwa Benetton</title><description>Vatikan menegaskan, akan segera mengambil langkah hukum untuk mendakwa  perusahaan pakaian Benetton yang membuat foto ciuman antara Paus  Benediktus dan Imam Masjid Al Azhar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/18/414/530980/vatikan-segera-dakwa-benetton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/18/414/530980/vatikan-segera-dakwa-benetton"/><item><title>Vatikan Segera Dakwa Benetton</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/18/414/530980/vatikan-segera-dakwa-benetton</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/18/414/530980/vatikan-segera-dakwa-benetton</guid><pubDate>Jum'at 18 November 2011 06:42 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/18/414/530980/S959vFLHAQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Foto kontroversial di iklan Benetton (Benetton)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/18/414/530980/S959vFLHAQ.jpg</image><title>Foto : Foto kontroversial di iklan Benetton (Benetton)</title></images><description>VATIKAN - Vatikan menegaskan, akan segera mengambil langkah hukum untuk mendakwa perusahaan pakaian Benetton yang membuat foto ciuman antara Paus Benediktus dan Imam Masjid Al Azhar.Vatikan sudah meminta para pengacara di Italia untuk mengajukan dakwaannya demi menghindari penyebaran foto memalukan itu di media massa. Bagi Vatikan, foto itu tidak hanya menghina Paus, namun juga menghina Gereja Katolik dan umat Kristiani. Demikian seperti diberitakan Newscore, Jumat (18/11/2011).Kecaman Vatikan terhadap foto tersebut pada Kamis kemarin membuat Benetton terpaksa menarik foto kontroversial itu dari iklannya. Benetton juga meminta maaf atas perlakuannya yang dianggap menghina agama.Deputi Kepala Perusahaan Benetton, Alessandro Benetton mengatakan, dirinya berharap tidak ada komentar yang muncul lewat iklan perusahaannya yang menggunakan foto-foto kontroversial ini, karena foto-foto itu membawa pesan perdamaian.&quot;Dalam momen yang penuh kegelapan, yang diwarnai oleh krisis finansial, pergolakan politik di Afrika Utara, Athena, dan lainnya, dengan adanya kampanye ini setidaknya dunia akan mendapatkan energi positif,&quot; ujar Alessandro Benetton.Namun, tampaknya kini Alessandro dan beberapa anggota keluarganya yang tergabung dalam perusahaan tersebut harus menanggung malu dan dampak yang akan segera menimpanya.</description><content:encoded>VATIKAN - Vatikan menegaskan, akan segera mengambil langkah hukum untuk mendakwa perusahaan pakaian Benetton yang membuat foto ciuman antara Paus Benediktus dan Imam Masjid Al Azhar.Vatikan sudah meminta para pengacara di Italia untuk mengajukan dakwaannya demi menghindari penyebaran foto memalukan itu di media massa. Bagi Vatikan, foto itu tidak hanya menghina Paus, namun juga menghina Gereja Katolik dan umat Kristiani. Demikian seperti diberitakan Newscore, Jumat (18/11/2011).Kecaman Vatikan terhadap foto tersebut pada Kamis kemarin membuat Benetton terpaksa menarik foto kontroversial itu dari iklannya. Benetton juga meminta maaf atas perlakuannya yang dianggap menghina agama.Deputi Kepala Perusahaan Benetton, Alessandro Benetton mengatakan, dirinya berharap tidak ada komentar yang muncul lewat iklan perusahaannya yang menggunakan foto-foto kontroversial ini, karena foto-foto itu membawa pesan perdamaian.&quot;Dalam momen yang penuh kegelapan, yang diwarnai oleh krisis finansial, pergolakan politik di Afrika Utara, Athena, dan lainnya, dengan adanya kampanye ini setidaknya dunia akan mendapatkan energi positif,&quot; ujar Alessandro Benetton.Namun, tampaknya kini Alessandro dan beberapa anggota keluarganya yang tergabung dalam perusahaan tersebut harus menanggung malu dan dampak yang akan segera menimpanya.</content:encoded></item></channel></rss>
