<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Usai Pembunuhan Raafi, Siswa Pangudi Luhur Sering Diancam</title><description>Kasus pengeroyokan serta penusukan terhadap Raafi Aga Winasya Benjamin,  siswa kelas XII SMA Pangudi Luhur menimbulkan trauma terhadap teman Raafi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/23/338/533321/usai-pembunuhan-raafi-siswa-pangudi-luhur-sering-diancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/23/338/533321/usai-pembunuhan-raafi-siswa-pangudi-luhur-sering-diancam"/><item><title> Usai Pembunuhan Raafi, Siswa Pangudi Luhur Sering Diancam</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/23/338/533321/usai-pembunuhan-raafi-siswa-pangudi-luhur-sering-diancam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/23/338/533321/usai-pembunuhan-raafi-siswa-pangudi-luhur-sering-diancam</guid><pubDate>Rabu 23 November 2011 18:07 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/23/338/533321/f0LHhaF4UH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raafi (Foto:Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/23/338/533321/f0LHhaF4UH.jpg</image><title>Raafi (Foto:Facebook)</title></images><description>JAKARTA- Kasus pengeroyokan serta penusukan terhadap Raafi Aga Winasya Benjamin, siswa kelas XII SMA Pangudi Luhur menimbulkan trauma terhadap teman Raafi yang turut serta saat peristiwa terjadi di Shy Rooftop di Kemang Jakarta Selatan.Menurut Tim Advokasi Brawijaya IV yang diketuai oleh M. Mahendradatta, banyak ancaman yang sering datang bagi teman Raafi sesaat setelah peristiwa tersebut terjadi.&quot;Seperti adanya sebuah mobil Daihatsu Espas Hitam yang melintas disamping rombongan siswa PL ketika jam sekolah sedang bubar dan berteriak &quot;Mati lo.. Mati lo&quot;,&quot; ucap Mahendradatta di Jalan RS Fatmawati Raya Nomor 22, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2011)Mahendradatta mengatakan, saat ini tugas berat lain yang diemban oleh Tim Advokasi Brawijaya IV, adalah turut menjaga mental siswa-siswa SMA Pangudi Luhur. &quot;Ada pengendara sepeda motor yang lewat di depan SMA PL dan memainkan gas motornya. Secara psikis para korban sangat tertekan dengan adanya indikasi ganguan yang membuat mereka trauma,&quot; tambahnyaSelain itu, kata Mahendradatta, ancaman bukan hanya datang secara langsung. Ancaman dari sebuah jejaring sosial yakni email juga masuk ke dalam salah satu saksi korban. Dalam email tersebut ada salah satu organisasi massa yang mengancam.&quot;Karena secara segi logika, tidak ada ormas di Indonesia melakukan tujuan tindak pidana dan sudah kami konfirmasikan ke beberapa ormas ternyata tidak ada yang mengirimkan hal-hal itu,&quot; tandasnyaDirinya menduga, ada pihak lain yang menunggangi email tersebut, tetapi pihaknya tidak mengetahui siapa orang yang menunggangi email tersebut.Seperti diberitakan, Raafi Aga Minasya Benjamin (17) tewas setelah menjadi korban penusukan di tempat hiburan Shy Rooftop&amp;nbsp; Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu 5 November 2011 dini hari. Raafi meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena sudah terlalu banyak kehilangan darah akibat luka tusukan senjata tajam di bagian perut. Saat ini Polres Jakarta Selatan telah mengamankan tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap Raafi. Para tersangka yang sudah mendekam di Rumah tahanan Polres Jakarta Selatan yakni M alias T (27), F alias B (25) dan H (24).</description><content:encoded>JAKARTA- Kasus pengeroyokan serta penusukan terhadap Raafi Aga Winasya Benjamin, siswa kelas XII SMA Pangudi Luhur menimbulkan trauma terhadap teman Raafi yang turut serta saat peristiwa terjadi di Shy Rooftop di Kemang Jakarta Selatan.Menurut Tim Advokasi Brawijaya IV yang diketuai oleh M. Mahendradatta, banyak ancaman yang sering datang bagi teman Raafi sesaat setelah peristiwa tersebut terjadi.&quot;Seperti adanya sebuah mobil Daihatsu Espas Hitam yang melintas disamping rombongan siswa PL ketika jam sekolah sedang bubar dan berteriak &quot;Mati lo.. Mati lo&quot;,&quot; ucap Mahendradatta di Jalan RS Fatmawati Raya Nomor 22, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2011)Mahendradatta mengatakan, saat ini tugas berat lain yang diemban oleh Tim Advokasi Brawijaya IV, adalah turut menjaga mental siswa-siswa SMA Pangudi Luhur. &quot;Ada pengendara sepeda motor yang lewat di depan SMA PL dan memainkan gas motornya. Secara psikis para korban sangat tertekan dengan adanya indikasi ganguan yang membuat mereka trauma,&quot; tambahnyaSelain itu, kata Mahendradatta, ancaman bukan hanya datang secara langsung. Ancaman dari sebuah jejaring sosial yakni email juga masuk ke dalam salah satu saksi korban. Dalam email tersebut ada salah satu organisasi massa yang mengancam.&quot;Karena secara segi logika, tidak ada ormas di Indonesia melakukan tujuan tindak pidana dan sudah kami konfirmasikan ke beberapa ormas ternyata tidak ada yang mengirimkan hal-hal itu,&quot; tandasnyaDirinya menduga, ada pihak lain yang menunggangi email tersebut, tetapi pihaknya tidak mengetahui siapa orang yang menunggangi email tersebut.Seperti diberitakan, Raafi Aga Minasya Benjamin (17) tewas setelah menjadi korban penusukan di tempat hiburan Shy Rooftop&amp;nbsp; Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu 5 November 2011 dini hari. Raafi meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena sudah terlalu banyak kehilangan darah akibat luka tusukan senjata tajam di bagian perut. Saat ini Polres Jakarta Selatan telah mengamankan tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap Raafi. Para tersangka yang sudah mendekam di Rumah tahanan Polres Jakarta Selatan yakni M alias T (27), F alias B (25) dan H (24).</content:encoded></item></channel></rss>
