<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangkap Anggota DPRD, PKS Sebut KPK Melemah</title><description>KPK dinilai melemah karena hanya menangani perkara korupsi di daerah  dengan jumlah uang puluhan juta rupiah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/533978/tangkap-anggota-dprd-pks-sebut-kpk-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/533978/tangkap-anggota-dprd-pks-sebut-kpk-melemah"/><item><title>Tangkap Anggota DPRD, PKS Sebut KPK Melemah</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/533978/tangkap-anggota-dprd-pks-sebut-kpk-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/533978/tangkap-anggota-dprd-pks-sebut-kpk-melemah</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2011 07:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/25/339/533978/Sy4BldGrvJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/25/339/533978/Sy4BldGrvJ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi menangani perkara korupsi. KPK dinilai melemah karena hanya menangani perkara korupsi di daerah dengan jumlah uang puluhan juta rupiah.&quot;Seperti kata pepatah, tak ada rotan akar pun jadi. Tak ada yang besar, yang kecil jadi,&quot; kata Ketua DPP PKS Nasir Djamil kepada okezone, Kamis (24/11/2011).Menurut dia, fokus KPK kepada korupsi di daerah telah menghancurkan harapan publik yang menginginkan penuntasan kasus korupsi besar seperti skandal Bank Century dan korupsi di sejumlah kementerian. &quot;Inilah KPK jilid II yang menurut saya telah menghancurkan ekpektasi publik yang ingin agar KPK lebih berani mengusut dan menuntaskan kasus-kasus besar,&quot; sambungnya. Wakil Ketua Komisi Hukum DPR ini berharap KPK menguatkan fungsi sinergi dengan kepolisian dan kejaksaan di daerah untuk menangani perkara korupsi.&quot;Aneh, mengapa di Semarang mereka handle, sedangkan di daerah lain justru tidak. Ini ambigu dan cenderung melupakan untuk mendorong polisi dan jaksa di daerah.KPK akhirnya bisa disingkat menjadi Kuat Pada yang Kecil,&quot;sindirnya. Kemarin KPK menangkap dua anggota DPRD berinisial APS dan S dan Sekretaris Daerah Kota Semarang berinisial AZ. Tim penyidik menyita 21 amplop yang isinya sekira Rp40 juta. </description><content:encoded>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi menangani perkara korupsi. KPK dinilai melemah karena hanya menangani perkara korupsi di daerah dengan jumlah uang puluhan juta rupiah.&quot;Seperti kata pepatah, tak ada rotan akar pun jadi. Tak ada yang besar, yang kecil jadi,&quot; kata Ketua DPP PKS Nasir Djamil kepada okezone, Kamis (24/11/2011).Menurut dia, fokus KPK kepada korupsi di daerah telah menghancurkan harapan publik yang menginginkan penuntasan kasus korupsi besar seperti skandal Bank Century dan korupsi di sejumlah kementerian. &quot;Inilah KPK jilid II yang menurut saya telah menghancurkan ekpektasi publik yang ingin agar KPK lebih berani mengusut dan menuntaskan kasus-kasus besar,&quot; sambungnya. Wakil Ketua Komisi Hukum DPR ini berharap KPK menguatkan fungsi sinergi dengan kepolisian dan kejaksaan di daerah untuk menangani perkara korupsi.&quot;Aneh, mengapa di Semarang mereka handle, sedangkan di daerah lain justru tidak. Ini ambigu dan cenderung melupakan untuk mendorong polisi dan jaksa di daerah.KPK akhirnya bisa disingkat menjadi Kuat Pada yang Kecil,&quot;sindirnya. Kemarin KPK menangkap dua anggota DPRD berinisial APS dan S dan Sekretaris Daerah Kota Semarang berinisial AZ. Tim penyidik menyita 21 amplop yang isinya sekira Rp40 juta. </content:encoded></item></channel></rss>
