<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrok Buruh di Batam, DPR Salahkan Pemerintah </title><description>Seharusnya pemerintah wajib mendukung gerakan buruh,  karena pemerintah sendiri turut dalam pembuatan UU buruh yang  mengamanatkan perlindungan hak-hak buruh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/534339/bentrok-buruh-di-batam-dpr-salahkan-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/534339/bentrok-buruh-di-batam-dpr-salahkan-pemerintah"/><item><title>Bentrok Buruh di Batam, DPR Salahkan Pemerintah </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/534339/bentrok-buruh-di-batam-dpr-salahkan-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/25/339/534339/bentrok-buruh-di-batam-dpr-salahkan-pemerintah</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2011 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/25/339/534339/8HpAx6UwHZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR Marzuki Alie (dok:okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/25/339/534339/8HpAx6UwHZ.jpg</image><title>Ketua DPR Marzuki Alie (dok:okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie, menyesalkan tindakan Pemerintah  Daerah Batam Kepulauan Riau yang tak responsif menjembatani protes  buruh, terkait tuntutan kenaikan upah yang akhirnya berujung bentrok  berdarah dengan aparat keamanan.   Seharusnya kata Marzuki, pemerintah wajib mendukung gerakan buruh,  karena pemerintah sendiri turut dalam pembuatan UU buruh yang  mengamanatkan perlindungan hak-hak buruh.  &quot;Ini kesalahan Pemda. Kalau ada usulan, didengarkan dan diterima. Kalau  ada masalah majikan, panggil majikannya sehingga tak terjadi seperti di  Batam. Dalam kasus apa saja, kalau komunikasi tersumbat bisa terjadi  ledakan,&quot; ungkap Marzuki kepada wartawan usai shalat Jum'at di Gedung  DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2011).  Lanjut Marzuki, berdasarkan informasi yang diterimanya, bentrokan  terjadi&amp;nbsp; saat buruh demo di Batam karena Pemda setempat tak bersedia  menemui dan menjembatani permasalahan yang menjadi tututan buruh.  &quot;Seharusnya pemda wajib melindungi dan mendengarkan setiap usulan dan aspirasi masyarakat, khususnya buruh,&quot; imbuhnya.  Lantaran mengetahui bahwa walikota Batam adalah kader Partai Demokrat, Marzuki pun geram terhadap peristiwa tersebut.  Bahkan, Wakil Ketua Dewan Pembina partai itu mengaku malu atas terjadinya peristiwa di Batam itu.  &quot;Kalau itu kader kami, maka sangat menyesalkan. Sebagai kader, dia harusnya aspiratif menampung aspirasi masyarakat,&quot; kata dia..  Menurut Marzuki, persoalan buruh harus menjadi perhatian semua pihak  karena kesejahteraan buruh adalah suatu keniscayaan apabila perusahaan  itu mau untung.   &quot;Sebab tak mungkin sebuah perusahaan akan untung kalau buruh tak  disejahterakan. Kalau perusahaan belum mampu, tak apa-apa. Solusinya  bisa dialog tripartit antara perusahaan, buruh dengan pemerintah,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie, menyesalkan tindakan Pemerintah  Daerah Batam Kepulauan Riau yang tak responsif menjembatani protes  buruh, terkait tuntutan kenaikan upah yang akhirnya berujung bentrok  berdarah dengan aparat keamanan.   Seharusnya kata Marzuki, pemerintah wajib mendukung gerakan buruh,  karena pemerintah sendiri turut dalam pembuatan UU buruh yang  mengamanatkan perlindungan hak-hak buruh.  &quot;Ini kesalahan Pemda. Kalau ada usulan, didengarkan dan diterima. Kalau  ada masalah majikan, panggil majikannya sehingga tak terjadi seperti di  Batam. Dalam kasus apa saja, kalau komunikasi tersumbat bisa terjadi  ledakan,&quot; ungkap Marzuki kepada wartawan usai shalat Jum'at di Gedung  DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2011).  Lanjut Marzuki, berdasarkan informasi yang diterimanya, bentrokan  terjadi&amp;nbsp; saat buruh demo di Batam karena Pemda setempat tak bersedia  menemui dan menjembatani permasalahan yang menjadi tututan buruh.  &quot;Seharusnya pemda wajib melindungi dan mendengarkan setiap usulan dan aspirasi masyarakat, khususnya buruh,&quot; imbuhnya.  Lantaran mengetahui bahwa walikota Batam adalah kader Partai Demokrat, Marzuki pun geram terhadap peristiwa tersebut.  Bahkan, Wakil Ketua Dewan Pembina partai itu mengaku malu atas terjadinya peristiwa di Batam itu.  &quot;Kalau itu kader kami, maka sangat menyesalkan. Sebagai kader, dia harusnya aspiratif menampung aspirasi masyarakat,&quot; kata dia..  Menurut Marzuki, persoalan buruh harus menjadi perhatian semua pihak  karena kesejahteraan buruh adalah suatu keniscayaan apabila perusahaan  itu mau untung.   &quot;Sebab tak mungkin sebuah perusahaan akan untung kalau buruh tak  disejahterakan. Kalau perusahaan belum mampu, tak apa-apa. Solusinya  bisa dialog tripartit antara perusahaan, buruh dengan pemerintah,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
