<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Kehilangan Figur Teladan </title><description>Politikus senior PDIP yang juga Ketua MPR Taufiq Kiemas merasa  kehilangan atas meninggalnya mantan Sekjen PDIP Sutjipto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/25/340/533968/pdip-kehilangan-figur-teladan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/25/340/533968/pdip-kehilangan-figur-teladan"/><item><title>PDIP Kehilangan Figur Teladan </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/25/340/533968/pdip-kehilangan-figur-teladan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/25/340/533968/pdip-kehilangan-figur-teladan</guid><pubDate>Jum'at 25 November 2011 04:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rahmat Sahid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/25/340/533968/Skjr35qIMP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soetjipto (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/25/340/533968/Skjr35qIMP.jpg</image><title>Soetjipto (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Politikus senior PDIP yang juga Ketua MPR Taufiq Kiemas merasa kehilangan atas meninggalnya mantan Sekjen PDIP Sutjipto. Bagi Taufiq, Sutjipto bukan saja senior yang banyak memberikan andil dalam membesarkan PDIP. Tetapi, dia secara konsisten yang ikut mengembalikan PDI ke ideologinya. &quot;Pak Sutjipto juga yang mengukir sejarah monumental ketika mengantarkan Megawati kali pertama jadi Ketua Umum PDI saat Kongres di Surabaya,&quot; katanya Kamis (24/11/2011).Menurut dia, banyak yang telah dilakukan oleh Sutjipto baik di PDIP maupun bangsa ini. &quot;Karena itu, di PDIP Pak Sutjipto sangat dihormati. Itu semua karena perjuangannya,&quot; ujarnya.Mantan Sekjen PDIP Pramono Anung menganggap Sutjipto sebagai sahabat, senior, sekaligus guru dalam berpolitik. Saat Sutjipto menjadi Sekjen PDIP, Pramono mengaku banyak belajar dan diberikan arahan karena saat itu dirinya menjadi Wakil Sekjen.&quot;Sebagai senior, beliau tidak pernah menggurui, tetapi memberikan teladan dengan kerja keras. Beliau salah satu inspirator saya dalam politik,&quot; katanya.Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo menceritakan, pada Minggu (20/11) dirinya mendampingi Megawati sempat menjenguk Sutjipto di ICU RS Darmo Surabaya.&quot;Cukup lama Ibu menunggui disebelah tempat tidur Pak Sutjipto. Ibu Mega juga meminta semua data rekam sakitnya Pak Tjip kepada kepala RS Darmo dan Ketua Tim Dokter yang menangani,&quot; katanya.Keluarga besar PDIP bahwa salah satu kader terbaiknya akan berpulang. Selesainya rapat pleno DPP yang dipimpin Mega kemarin, begitu mendapat kabar meninggalnya Sutjipto, Mega langsung memerintahkan dirinya beserta Wakil Sekjen PDIP untuk langsung ke tempat duka.&quot;Seluruh kader partai merasa kehilangan atas wafatnya Bapak Sutjipto. Dedikasi almarhum terhadap partai tidak diragukan, loyalitasnya penuh kepada setiap keputusan partai dan kepada Ibu Mega,&quot; ungkapnya. Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari merasa berhutang karena Sutjipto ikut andil atas keputusannya masuk politik. &quot;Bu Tjip yang lapor ke Pak Tjip dan kemudian saya dititipkan ke Pak Pram di dapil Malang,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus senior PDIP yang juga Ketua MPR Taufiq Kiemas merasa kehilangan atas meninggalnya mantan Sekjen PDIP Sutjipto. Bagi Taufiq, Sutjipto bukan saja senior yang banyak memberikan andil dalam membesarkan PDIP. Tetapi, dia secara konsisten yang ikut mengembalikan PDI ke ideologinya. &quot;Pak Sutjipto juga yang mengukir sejarah monumental ketika mengantarkan Megawati kali pertama jadi Ketua Umum PDI saat Kongres di Surabaya,&quot; katanya Kamis (24/11/2011).Menurut dia, banyak yang telah dilakukan oleh Sutjipto baik di PDIP maupun bangsa ini. &quot;Karena itu, di PDIP Pak Sutjipto sangat dihormati. Itu semua karena perjuangannya,&quot; ujarnya.Mantan Sekjen PDIP Pramono Anung menganggap Sutjipto sebagai sahabat, senior, sekaligus guru dalam berpolitik. Saat Sutjipto menjadi Sekjen PDIP, Pramono mengaku banyak belajar dan diberikan arahan karena saat itu dirinya menjadi Wakil Sekjen.&quot;Sebagai senior, beliau tidak pernah menggurui, tetapi memberikan teladan dengan kerja keras. Beliau salah satu inspirator saya dalam politik,&quot; katanya.Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo menceritakan, pada Minggu (20/11) dirinya mendampingi Megawati sempat menjenguk Sutjipto di ICU RS Darmo Surabaya.&quot;Cukup lama Ibu menunggui disebelah tempat tidur Pak Sutjipto. Ibu Mega juga meminta semua data rekam sakitnya Pak Tjip kepada kepala RS Darmo dan Ketua Tim Dokter yang menangani,&quot; katanya.Keluarga besar PDIP bahwa salah satu kader terbaiknya akan berpulang. Selesainya rapat pleno DPP yang dipimpin Mega kemarin, begitu mendapat kabar meninggalnya Sutjipto, Mega langsung memerintahkan dirinya beserta Wakil Sekjen PDIP untuk langsung ke tempat duka.&quot;Seluruh kader partai merasa kehilangan atas wafatnya Bapak Sutjipto. Dedikasi almarhum terhadap partai tidak diragukan, loyalitasnya penuh kepada setiap keputusan partai dan kepada Ibu Mega,&quot; ungkapnya. Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari merasa berhutang karena Sutjipto ikut andil atas keputusannya masuk politik. &quot;Bu Tjip yang lapor ke Pak Tjip dan kemudian saya dititipkan ke Pak Pram di dapil Malang,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
