<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Darah Tinggi Kumat, Sidang Melinda Dee Ditunda</title><description>idang Inong Melinda Dee, terdakwa kasus penggelapan nasabah Citibank,  akhirnya ditunda hingga Rabu 30 November 2011, padahal seharusnya sidang  hari ini beragenda mendengarkan keterangan dari saksi-saksi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/28/338/534988/darah-tinggi-kumat-sidang-melinda-dee-ditunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/28/338/534988/darah-tinggi-kumat-sidang-melinda-dee-ditunda"/><item><title>Darah Tinggi Kumat, Sidang Melinda Dee Ditunda</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/28/338/534988/darah-tinggi-kumat-sidang-melinda-dee-ditunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/28/338/534988/darah-tinggi-kumat-sidang-melinda-dee-ditunda</guid><pubDate>Senin 28 November 2011 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/28/338/534988/RpM5U8Bg18.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokumentasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/28/338/534988/RpM5U8Bg18.jpg</image><title>Dokumentasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sidang Inong Melinda Dee, terdakwa kasus penggelapan nasabah Citibank, akhirnya ditunda hingga Rabu 30 November 2011, padahal seharusnya sidang hari ini beragenda mendengarkan keterangan dari saksi-saksi.
&amp;nbsp;
Kuasa hukum Melinda, Barata Simbolon, meminta sidang ditunda. &quot;Sidang ditunda Rabu,&quot; katanya saat dihubungi, Senin (28/11/2011).
&amp;nbsp;
Barata mengatakan, kondisi Melinda saat ini tidak dapat mengikuti jalannya persidangan. Pasalnya, darah tinggi Melinda kambuh. &quot;Darah tingginya kambuh lagi, sekarang sedang beristirahat di tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Agenda persidangan selanjutnya adalah mendengar kesaksian dari para saksi yang belum selesai memberikan kesaksiannya pada sidang sebelumnya. Mereka adalah dua teller di Citibank cabang Landmark, Betharia dan Novi.
&amp;nbsp;
Pada persidangan sebelumnya, lima saksi dihadirkan, yakni dua bos Citibank (Paulina dan Afrilliana), seorang Head Teller Citibank cabang Landmark (Setio Widodo), dan dua teller di Citibank cabang Landmark (Betharia dan Novi). Hanya tiga yang sempat memberikan saksi. Ketiga saksi itu adalah Paulina, Afrilliana, maupun Setio Widodo.
&amp;nbsp;
Dalam kesaksiannya, mereka mengaku tidak tahu menahu apa yang dilakukan Melinda, hingga sejumlah dana nasabah bobol.</description><content:encoded>JAKARTA - Sidang Inong Melinda Dee, terdakwa kasus penggelapan nasabah Citibank, akhirnya ditunda hingga Rabu 30 November 2011, padahal seharusnya sidang hari ini beragenda mendengarkan keterangan dari saksi-saksi.
&amp;nbsp;
Kuasa hukum Melinda, Barata Simbolon, meminta sidang ditunda. &quot;Sidang ditunda Rabu,&quot; katanya saat dihubungi, Senin (28/11/2011).
&amp;nbsp;
Barata mengatakan, kondisi Melinda saat ini tidak dapat mengikuti jalannya persidangan. Pasalnya, darah tinggi Melinda kambuh. &quot;Darah tingginya kambuh lagi, sekarang sedang beristirahat di tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Agenda persidangan selanjutnya adalah mendengar kesaksian dari para saksi yang belum selesai memberikan kesaksiannya pada sidang sebelumnya. Mereka adalah dua teller di Citibank cabang Landmark, Betharia dan Novi.
&amp;nbsp;
Pada persidangan sebelumnya, lima saksi dihadirkan, yakni dua bos Citibank (Paulina dan Afrilliana), seorang Head Teller Citibank cabang Landmark (Setio Widodo), dan dua teller di Citibank cabang Landmark (Betharia dan Novi). Hanya tiga yang sempat memberikan saksi. Ketiga saksi itu adalah Paulina, Afrilliana, maupun Setio Widodo.
&amp;nbsp;
Dalam kesaksiannya, mereka mengaku tidak tahu menahu apa yang dilakukan Melinda, hingga sejumlah dana nasabah bobol.</content:encoded></item></channel></rss>
