<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kanit Intel Polisi Pukuli Istri Hingga Memar </title><description>Tri Riwayati didampingi dua kakaknya melapor ke Mapolsek Kembaran,&amp;nbsp; Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah Minggu (27/11/2011) malam. Dia mengaku terpaksa melaporkan perbuatan suaminya karena tak tahan mendapatkan perlakuan kasar setiap hari.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/534889/kanit-intel-polisi-pukuli-istri-hingga-memar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/534889/kanit-intel-polisi-pukuli-istri-hingga-memar"/><item><title>Kanit Intel Polisi Pukuli Istri Hingga Memar </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/534889/kanit-intel-polisi-pukuli-istri-hingga-memar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/534889/kanit-intel-polisi-pukuli-istri-hingga-memar</guid><pubDate>Senin 28 November 2011 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Saladin Ayyubi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/28/340/534889/5ywfRaPha0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tri Riwayati (Saladin Ayyubi/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/28/340/534889/5ywfRaPha0.jpg</image><title>Tri Riwayati (Saladin Ayyubi/Sindo TV)</title></images><description>BANYUMAS - Tri Riwayati (42) terpaksa melaporkan perbuatan suaminya,&amp;nbsp; Aiptu Suroso, yang masih menjabat Kanit Intel Polsek Sampang, Cilacap.&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Tri Riwayati didampingi dua kakaknya melapor ke Mapolsek Kembaran,&amp;nbsp; Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah Minggu (27/11/2011) malam. Dia mengaku terpaksa melaporkan perbuatan suaminya karena tak tahan mendapatkan perlakuan kasar setiap hari.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Bahkan,&amp;nbsp; perlakuan kasar Aiptu Suroso ini sudah dilakukannya sejak 17 tahun lamanya selama mereka berumah tangga. Terakhir,&amp;nbsp;Suroso bahkan tega memelintir tangan istrinya ini hingga Tri Riwayati hampir mengalami patah tulang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya dipelintir bagian lengan kirinya mas,&amp;rdquo; ujar Tri Riwayati,&amp;nbsp; usai melapor.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Sementara Suparjo dan Suhano, kakak korban mengaku jika perbuatan Aiptu Suroso ini sudah membuat pihak keluarga Tri Riwayati jengkel. Apalagi,&amp;nbsp;mereka sudah beberapa kali melapor ke aparat kepolisian, namun tidak pernah ada tindak lanjut terhadap kasus KDRT ini.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Terakhir adik saya direbut gelangnya dan dipelintir tangannya. Kasus ini sendiri sudah kami laporkan ke polres Cilacap tapi tidak ditanggapi serius,&amp;rdquo; ujar Suparjo dan Suhano,&amp;nbsp; kakak korban.
&amp;nbsp;
Kini Tri Riwayati dan keluarganya meminta agar kasus kekerasan yang melibatkan oknum anggota polisi ini segera disikapi secara serius.&amp;nbsp; Apalagi,&amp;nbsp; Aiptu Suroso merupakan salah satu pejabat di Mapolsek Sampang yang perbuatannya seharusnya bisa menjadi contoh yang baik.&amp;nbsp;</description><content:encoded>BANYUMAS - Tri Riwayati (42) terpaksa melaporkan perbuatan suaminya,&amp;nbsp; Aiptu Suroso, yang masih menjabat Kanit Intel Polsek Sampang, Cilacap.&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Tri Riwayati didampingi dua kakaknya melapor ke Mapolsek Kembaran,&amp;nbsp; Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah Minggu (27/11/2011) malam. Dia mengaku terpaksa melaporkan perbuatan suaminya karena tak tahan mendapatkan perlakuan kasar setiap hari.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Bahkan,&amp;nbsp; perlakuan kasar Aiptu Suroso ini sudah dilakukannya sejak 17 tahun lamanya selama mereka berumah tangga. Terakhir,&amp;nbsp;Suroso bahkan tega memelintir tangan istrinya ini hingga Tri Riwayati hampir mengalami patah tulang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya dipelintir bagian lengan kirinya mas,&amp;rdquo; ujar Tri Riwayati,&amp;nbsp; usai melapor.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Sementara Suparjo dan Suhano, kakak korban mengaku jika perbuatan Aiptu Suroso ini sudah membuat pihak keluarga Tri Riwayati jengkel. Apalagi,&amp;nbsp;mereka sudah beberapa kali melapor ke aparat kepolisian, namun tidak pernah ada tindak lanjut terhadap kasus KDRT ini.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Terakhir adik saya direbut gelangnya dan dipelintir tangannya. Kasus ini sendiri sudah kami laporkan ke polres Cilacap tapi tidak ditanggapi serius,&amp;rdquo; ujar Suparjo dan Suhano,&amp;nbsp; kakak korban.
&amp;nbsp;
Kini Tri Riwayati dan keluarganya meminta agar kasus kekerasan yang melibatkan oknum anggota polisi ini segera disikapi secara serius.&amp;nbsp; Apalagi,&amp;nbsp; Aiptu Suroso merupakan salah satu pejabat di Mapolsek Sampang yang perbuatannya seharusnya bisa menjadi contoh yang baik.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
