<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>11 Korban Tewas, Pemkab Kukar Fokuskan Evakuasi Korban</title><description>Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,&amp;nbsp; masih  memfokuskan mengevakuasi para korban robohnya Jembatan Kukar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/535034/11-korban-tewas-pemkab-kukar-fokuskan-evakuasi-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/535034/11-korban-tewas-pemkab-kukar-fokuskan-evakuasi-korban"/><item><title>11 Korban Tewas, Pemkab Kukar Fokuskan Evakuasi Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/535034/11-korban-tewas-pemkab-kukar-fokuskan-evakuasi-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/28/340/535034/11-korban-tewas-pemkab-kukar-fokuskan-evakuasi-korban</guid><pubDate>Senin 28 November 2011 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kemas Irawan Nurrachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/28/340/535034/AGs3s74lL7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan Kukar yang roboh (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/28/340/535034/AGs3s74lL7.jpg</image><title>Jembatan Kukar yang roboh (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,&amp;nbsp; masih memfokuskan mengevakuasi para korban robohnya Jembatan Kukar.&amp;ldquo;Kita masih memfokuskan untuk melakukan evakuasi, baru setelah itu kami akan lakukan investigasi,&amp;rdquo; kata Kabag Humas Pemkab Kukar Sri Wahyuni saat dikonfirmasi okezone di Jakarta, Senin (28/11/2011).Saat ini, lanjut Sri, korban tewas yang ditemukan berjumlah 11 orang. &amp;ldquo;Pagi ini kita temukan enam orang, kita terus melakukan pencarian,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;ldquo;Berdasarkan catatan kita, ada 37 orang yang kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit, namun beberapa orang di antaranya sudah rawat jalan,&amp;rdquo; tuturnya.Dia menambahkan, jumlah korban yang hilang masih simpang siur. &amp;ldquo;Namun ada 34 keluarga yang sudah melapor atas hilangnya keluarga mereka, tetapi kita belum tahu apakah jumlah yang kita temukan termasuk dengan mereka atau tidak,&amp;rdquo; paparnya.Sebelumnya, Jembatan Kukar roboh pada Sabtu 26 November sore. Polda Kalimantan Timur merilis saat jembatan roboh setidaknya ada lima mobil dan 10 sepeda motor yang tercebur ke Sungai Mahakam.Hingga saat ini, Tim SAR masih melakukan evakuasi terhadap korban jembatan ini. Tim diketahui mengalami kendala saat melakukan evakuasi karena derasnya arus Sungai Mahakam.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,&amp;nbsp; masih memfokuskan mengevakuasi para korban robohnya Jembatan Kukar.&amp;ldquo;Kita masih memfokuskan untuk melakukan evakuasi, baru setelah itu kami akan lakukan investigasi,&amp;rdquo; kata Kabag Humas Pemkab Kukar Sri Wahyuni saat dikonfirmasi okezone di Jakarta, Senin (28/11/2011).Saat ini, lanjut Sri, korban tewas yang ditemukan berjumlah 11 orang. &amp;ldquo;Pagi ini kita temukan enam orang, kita terus melakukan pencarian,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;ldquo;Berdasarkan catatan kita, ada 37 orang yang kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit, namun beberapa orang di antaranya sudah rawat jalan,&amp;rdquo; tuturnya.Dia menambahkan, jumlah korban yang hilang masih simpang siur. &amp;ldquo;Namun ada 34 keluarga yang sudah melapor atas hilangnya keluarga mereka, tetapi kita belum tahu apakah jumlah yang kita temukan termasuk dengan mereka atau tidak,&amp;rdquo; paparnya.Sebelumnya, Jembatan Kukar roboh pada Sabtu 26 November sore. Polda Kalimantan Timur merilis saat jembatan roboh setidaknya ada lima mobil dan 10 sepeda motor yang tercebur ke Sungai Mahakam.Hingga saat ini, Tim SAR masih melakukan evakuasi terhadap korban jembatan ini. Tim diketahui mengalami kendala saat melakukan evakuasi karena derasnya arus Sungai Mahakam.</content:encoded></item></channel></rss>
