<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perhatian Pemerintah Terhadap Pendidikan Masih Kurang</title><description>Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan Indonesia dinilai masih  kurang. Pasalnya, penyediaan alat tulis anak di sekolah masih sangat  minim. Bahkan, alat tulis ini harus disediakan secara pribadi oleh  masing-masing anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/29/373/535769/perhatian-pemerintah-terhadap-pendidikan-masih-kurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/29/373/535769/perhatian-pemerintah-terhadap-pendidikan-masih-kurang"/><item><title>Perhatian Pemerintah Terhadap Pendidikan Masih Kurang</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/29/373/535769/perhatian-pemerintah-terhadap-pendidikan-masih-kurang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/29/373/535769/perhatian-pemerintah-terhadap-pendidikan-masih-kurang</guid><pubDate>Selasa 29 November 2011 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/29/373/535769/f5N0FjIL8O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : ist.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/29/373/535769/f5N0FjIL8O.jpg</image><title>Ilustrasi : ist.</title></images><description>JAKARTA - Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan Indonesia dinilai masih kurang. Pasalnya, penyediaan alat tulis anak di sekolah masih sangat minim. Bahkan, alat tulis ini harus disediakan secara pribadi oleh masing-masing anak.Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia Yandramin Halim mengatakan, kebutuhan akan alat tulis ini amatlah penting karena akan memacu motivasi belajar anak. &quot;Dari alat tulis yang kreatif inilah yang akan menstimulasi kreativitas sang anak,&quot; jelas Halim ketika berbincang dengan okezone, di Kantornya, Jakarta Barat, Selasa (29/11/2011).Lebih lanjut dia mengatakan, di Singapura, pemerintah sangat perhatian terhadap dunia pendidikan. Hal ini tercermin dari sekolah yang menyiapkan anak didiknya untuk abad yang mendatang. &quot;Produksi animasi Singapura telah mendapatkan perhatian karena mutu pendidikan di sana bagus. Pendidikan bagus tidak selalu ada di negara yang kecil. Hanya potensi sumber daya manusianya saja yang harus diasah,&quot; jelasnyaHalim menyebutkan, hingga saat ini Faber Castell Internasional Indonesia telah mendukung kemajuan pendidikan Indonesia dengan program tahunan berupa pelatihan 800 guru TK. &quot;Ini salah satu kepedulian kita kepada konsumen. Kami ingin dunia pendidikan Indonesia maju,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan Indonesia dinilai masih kurang. Pasalnya, penyediaan alat tulis anak di sekolah masih sangat minim. Bahkan, alat tulis ini harus disediakan secara pribadi oleh masing-masing anak.Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia Yandramin Halim mengatakan, kebutuhan akan alat tulis ini amatlah penting karena akan memacu motivasi belajar anak. &quot;Dari alat tulis yang kreatif inilah yang akan menstimulasi kreativitas sang anak,&quot; jelas Halim ketika berbincang dengan okezone, di Kantornya, Jakarta Barat, Selasa (29/11/2011).Lebih lanjut dia mengatakan, di Singapura, pemerintah sangat perhatian terhadap dunia pendidikan. Hal ini tercermin dari sekolah yang menyiapkan anak didiknya untuk abad yang mendatang. &quot;Produksi animasi Singapura telah mendapatkan perhatian karena mutu pendidikan di sana bagus. Pendidikan bagus tidak selalu ada di negara yang kecil. Hanya potensi sumber daya manusianya saja yang harus diasah,&quot; jelasnyaHalim menyebutkan, hingga saat ini Faber Castell Internasional Indonesia telah mendukung kemajuan pendidikan Indonesia dengan program tahunan berupa pelatihan 800 guru TK. &quot;Ini salah satu kepedulian kita kepada konsumen. Kami ingin dunia pendidikan Indonesia maju,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
