<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Buru Pelempar Granat di Kantor Tim Sukses</title><description>Polres Kota Banda Aceh  mengerahkan sejumlah personilnya untuk mengintai  dan memburu pelaku penggranatan kantor pusat tim sukses calon Gubernur</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/30/340/535933/polisi-buru-pelempar-granat-di-kantor-tim-sukses</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/11/30/340/535933/polisi-buru-pelempar-granat-di-kantor-tim-sukses"/><item><title>Polisi Buru Pelempar Granat di Kantor Tim Sukses</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/11/30/340/535933/polisi-buru-pelempar-granat-di-kantor-tim-sukses</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/11/30/340/535933/polisi-buru-pelempar-granat-di-kantor-tim-sukses</guid><pubDate>Rabu 30 November 2011 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/30/340/535933/k8fFmE5qT1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/30/340/535933/k8fFmE5qT1.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>BANDA ACEH - Polres Kota Banda Aceh  mengerahkan sejumlah personilnya untuk mengintai dan memburu pelaku penggranatan kantor pusat tim sukses calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012-2017 Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan.
&amp;nbsp;
Kapolres Banda Aceh Kombes Armensyah Thay mengatakan, dirinya sudah memerintahkan jajarannya untuk berpencar mencari pelaku yang kabur usai melempar granat.
&amp;nbsp;
&quot;Anda lihat sendiri tidak ada anggota disinikan,&quot; katanya pada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (30/11/2011) dinihari.
&amp;nbsp;
Saat kejadian terdapat delapan orang anggota tim sukses pasangan Irwandi-Muhyan berada di kantor tersebut. &quot;Mereka pertama di luar, kemudian masuk ke dalam, tiba-tiba sudah ada yang lempar granat,&quot; tutur Armensyah.
&amp;nbsp;
Polisi belum bisa menyimpulkan jenis granat yang meledak di halaman kantor yang dinamakan dengan Seuramoe Irwandi-Muhyan itu, namun dugaan sementara bahan peledak itu berjenis granat tangan atau granat nenas.
&amp;nbsp;
Granat diduga juga berdaya ledak rendah hal itu terlihat dari lokasi jatuhnya, dimana lobang ditempat ledakan tidak begitu dalam, serpihannya mengenai dinding dan jendela serta tak mengakibatkan kerusakan berarti.
&amp;nbsp;
Polisi masih mengolah TKP dan mengidentifikasi terhadap bukti ledakan. &quot;Ini baru bisa disimpulkan setelah identifikasi. Indetifikasi butuh waktu bisa sehari, satu minggu atau satu bulan,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Polisi juga akan meminta keterangan para saksi besok pagi dan sekarang sedang dilakukan pengumpulan barang bukti.
&amp;nbsp;
Saat ditanya apakah ada dugaan kasus ini bermotif politik, Armensyah enggan berkomentar. &quot;Nantilah, malam ini belum bisa disimpulkan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Polresta Banda Aceh, lanjut Armensyah, hingga kini belum memberikan pengamanan khusus kepada kantor-kantor tim sukses para kandidat. &quot;Kita sekarang hanya melakukan patroli rutin saja.&quot;
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, sebelumnya kantor Seuramoe Irwandi-Muhyan yang terletak di jalan Daud Beureueh, Banda Aceh (sebelumnya tertulis jalan Teuku Nyak Arief-red) digranat orang tak dikenal, Selasa (29/11) sekira pukul 23.40 WIB. Granat jatuh dihalaman, tak ada korban jiwa.
&amp;nbsp;
Pelaku diduga menggunakan sepeda motor dan langsung kabur usai beraksi. Beberapa tim sukses Irwandi yang berada di kantor tersebut saat</description><content:encoded>BANDA ACEH - Polres Kota Banda Aceh  mengerahkan sejumlah personilnya untuk mengintai dan memburu pelaku penggranatan kantor pusat tim sukses calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012-2017 Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan.
&amp;nbsp;
Kapolres Banda Aceh Kombes Armensyah Thay mengatakan, dirinya sudah memerintahkan jajarannya untuk berpencar mencari pelaku yang kabur usai melempar granat.
&amp;nbsp;
&quot;Anda lihat sendiri tidak ada anggota disinikan,&quot; katanya pada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (30/11/2011) dinihari.
&amp;nbsp;
Saat kejadian terdapat delapan orang anggota tim sukses pasangan Irwandi-Muhyan berada di kantor tersebut. &quot;Mereka pertama di luar, kemudian masuk ke dalam, tiba-tiba sudah ada yang lempar granat,&quot; tutur Armensyah.
&amp;nbsp;
Polisi belum bisa menyimpulkan jenis granat yang meledak di halaman kantor yang dinamakan dengan Seuramoe Irwandi-Muhyan itu, namun dugaan sementara bahan peledak itu berjenis granat tangan atau granat nenas.
&amp;nbsp;
Granat diduga juga berdaya ledak rendah hal itu terlihat dari lokasi jatuhnya, dimana lobang ditempat ledakan tidak begitu dalam, serpihannya mengenai dinding dan jendela serta tak mengakibatkan kerusakan berarti.
&amp;nbsp;
Polisi masih mengolah TKP dan mengidentifikasi terhadap bukti ledakan. &quot;Ini baru bisa disimpulkan setelah identifikasi. Indetifikasi butuh waktu bisa sehari, satu minggu atau satu bulan,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Polisi juga akan meminta keterangan para saksi besok pagi dan sekarang sedang dilakukan pengumpulan barang bukti.
&amp;nbsp;
Saat ditanya apakah ada dugaan kasus ini bermotif politik, Armensyah enggan berkomentar. &quot;Nantilah, malam ini belum bisa disimpulkan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Polresta Banda Aceh, lanjut Armensyah, hingga kini belum memberikan pengamanan khusus kepada kantor-kantor tim sukses para kandidat. &quot;Kita sekarang hanya melakukan patroli rutin saja.&quot;
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, sebelumnya kantor Seuramoe Irwandi-Muhyan yang terletak di jalan Daud Beureueh, Banda Aceh (sebelumnya tertulis jalan Teuku Nyak Arief-red) digranat orang tak dikenal, Selasa (29/11) sekira pukul 23.40 WIB. Granat jatuh dihalaman, tak ada korban jiwa.
&amp;nbsp;
Pelaku diduga menggunakan sepeda motor dan langsung kabur usai beraksi. Beberapa tim sukses Irwandi yang berada di kantor tersebut saat</content:encoded></item></channel></rss>
