<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa Boedoet Tewas karena Akun FB &quot;Tawuran Pelajar se-Jabotabek&quot;</title><description>Peristiwa pembunuhan Hendrian, siswa STM Boedi Oetomo (Boedoet), dipicu dari saling ledek di Facebook.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/01/338/536678/siswa-boedoet-tewas-karena-akun-fb-tawuran-pelajar-se-jabotabek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/01/338/536678/siswa-boedoet-tewas-karena-akun-fb-tawuran-pelajar-se-jabotabek"/><item><title>Siswa Boedoet Tewas karena Akun FB &quot;Tawuran Pelajar se-Jabotabek&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/01/338/536678/siswa-boedoet-tewas-karena-akun-fb-tawuran-pelajar-se-jabotabek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/01/338/536678/siswa-boedoet-tewas-karena-akun-fb-tawuran-pelajar-se-jabotabek</guid><pubDate>Kamis 01 Desember 2011 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/01/338/536678/Mhba8RMdrG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/01/338/536678/Mhba8RMdrG.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Peristiwa pembunuhan Hendrian, siswa STM Boedi Oetomo (Boedoet), dipicu dari saling ledek di Facebook.
&amp;nbsp;
Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Enci Haryadi, kepada wartawan, Kamis (1/12/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini fenomena baru melalui dunia maya, di mana para pelajar meledek pelajar lainnya. Berawal dari itu, pelajar STM Bonjer 5 mencari pelajar lain,&amp;rdquo; kata Enci Haryadi.
&amp;nbsp;
Kata dia, peristiwa tertusuknya Hendrian, bermula dari aksi saling ledek di akun Facebook yang bernama Tawuran Pelajar se-Jabotabek. Dalam akun tersebut, ada ribuan pelajar STM se-Jabotabek. &amp;ldquo;Namun kita tidak bisa masuk karena harus ada mutual friend,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, seorang alumnus STM Boedoet bernama Husen Martani, membenarkan adanya akun Facebook tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di Boedoet ada kelompok yang namanya Stovia 1908, anggotanya ada 4.000 orang. Di sini kurang ada filter, semua saling ledek,&amp;rdquo; papar Husen yang juga Sekjen Ikatan Alumni Teknik 1 Jakarta atau (Ikat Boedoet).
&amp;nbsp;
Menurut dia, saat ini pelajar Boedoet yang sekarang tidak ada yang berjiwa preman. Justru para alumni lah yang sering memicu tawuran.
&amp;nbsp;
Dua pelaku penusukan yang berinisial AA dan AS, dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</description><content:encoded>JAKARTA - Peristiwa pembunuhan Hendrian, siswa STM Boedi Oetomo (Boedoet), dipicu dari saling ledek di Facebook.
&amp;nbsp;
Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Enci Haryadi, kepada wartawan, Kamis (1/12/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini fenomena baru melalui dunia maya, di mana para pelajar meledek pelajar lainnya. Berawal dari itu, pelajar STM Bonjer 5 mencari pelajar lain,&amp;rdquo; kata Enci Haryadi.
&amp;nbsp;
Kata dia, peristiwa tertusuknya Hendrian, bermula dari aksi saling ledek di akun Facebook yang bernama Tawuran Pelajar se-Jabotabek. Dalam akun tersebut, ada ribuan pelajar STM se-Jabotabek. &amp;ldquo;Namun kita tidak bisa masuk karena harus ada mutual friend,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, seorang alumnus STM Boedoet bernama Husen Martani, membenarkan adanya akun Facebook tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di Boedoet ada kelompok yang namanya Stovia 1908, anggotanya ada 4.000 orang. Di sini kurang ada filter, semua saling ledek,&amp;rdquo; papar Husen yang juga Sekjen Ikatan Alumni Teknik 1 Jakarta atau (Ikat Boedoet).
&amp;nbsp;
Menurut dia, saat ini pelajar Boedoet yang sekarang tidak ada yang berjiwa preman. Justru para alumni lah yang sering memicu tawuran.
&amp;nbsp;
Dua pelaku penusukan yang berinisial AA dan AS, dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</content:encoded></item></channel></rss>
