<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa STM Triguna Dibacok Siswa STM Sasmita Jaya</title><description>Dua pelajar STM Triguna Utama (Dayak) Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Didit (17) dan Bima (17), dibacok oleh pelajar STM Sasmita Jaya, Pamulang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/05/338/538280/siswa-stm-triguna-dibacok-siswa-stm-sasmita-jaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/05/338/538280/siswa-stm-triguna-dibacok-siswa-stm-sasmita-jaya"/><item><title>Siswa STM Triguna Dibacok Siswa STM Sasmita Jaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/05/338/538280/siswa-stm-triguna-dibacok-siswa-stm-sasmita-jaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/05/338/538280/siswa-stm-triguna-dibacok-siswa-stm-sasmita-jaya</guid><pubDate>Senin 05 Desember 2011 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/05/338/538280/Cpq8zyZk6v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/05/338/538280/Cpq8zyZk6v.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>TANGERANG - Dua pelajar STM Triguna Utama (Dayak) Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Didit (17) dan Bima (17), dibacok oleh pelajar STM Sasmita Jaya, Pamulang.
&amp;nbsp;
Akibatnya, kepala Didit mengalami luka robek yang cukup parah akibat terkena parang. Begitu pun dengan Bima yang coba menolong Didit yang menjadi sasaran penyerangan.
&amp;nbsp;
Selanjutnya, kedua pelajar itu dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Syarif Hidayatullah Ciputat, untuk mendapatkan pertolongan pertama oleh warga yang melihatnya.
&amp;nbsp;
Peristiwa pengkroyokan itu terjadi saat Didit dan Bima, pelajar kelas 2 STM Triguna Utama tengah melintas di Jalan Dewi Sartika, dengan menggunakan sepeda motor.
&amp;nbsp;
Saat mereka melintas, mereka langsung diteriaki dan menjadi bulan-bulanan pelajar dari STM Sasmita Jaya dengan menggunakan ikat pinggang berkepala gir dan parang.
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak tahu sebabnya. Tiba-tiba saja mereka meneriaki dan mengeroyok kami,&quot; kata Bima, kepada okezone, Senin (5/12/2011).
&amp;nbsp;
Saat Bima dan Didit menjadi bulan-bulanan, masyarakat sekitar datang menolong dan membubarkan pelajar. Kemudian, mereka pun melarikan diri.
&amp;nbsp;
&quot;Sebenarnya, mereka mengincar Didit. Saya hanya membantu Didit, sebab dia nyaris ditusuk dengan parang,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Selanjutnya, kasus pengkroyokan ini ditangani petugas Polsek dari Sektor Ciputat. Hingga kini, pihak kepolisian masih belum ada yang bisa dihubungi.</description><content:encoded>TANGERANG - Dua pelajar STM Triguna Utama (Dayak) Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Didit (17) dan Bima (17), dibacok oleh pelajar STM Sasmita Jaya, Pamulang.
&amp;nbsp;
Akibatnya, kepala Didit mengalami luka robek yang cukup parah akibat terkena parang. Begitu pun dengan Bima yang coba menolong Didit yang menjadi sasaran penyerangan.
&amp;nbsp;
Selanjutnya, kedua pelajar itu dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Syarif Hidayatullah Ciputat, untuk mendapatkan pertolongan pertama oleh warga yang melihatnya.
&amp;nbsp;
Peristiwa pengkroyokan itu terjadi saat Didit dan Bima, pelajar kelas 2 STM Triguna Utama tengah melintas di Jalan Dewi Sartika, dengan menggunakan sepeda motor.
&amp;nbsp;
Saat mereka melintas, mereka langsung diteriaki dan menjadi bulan-bulanan pelajar dari STM Sasmita Jaya dengan menggunakan ikat pinggang berkepala gir dan parang.
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak tahu sebabnya. Tiba-tiba saja mereka meneriaki dan mengeroyok kami,&quot; kata Bima, kepada okezone, Senin (5/12/2011).
&amp;nbsp;
Saat Bima dan Didit menjadi bulan-bulanan, masyarakat sekitar datang menolong dan membubarkan pelajar. Kemudian, mereka pun melarikan diri.
&amp;nbsp;
&quot;Sebenarnya, mereka mengincar Didit. Saya hanya membantu Didit, sebab dia nyaris ditusuk dengan parang,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Selanjutnya, kasus pengkroyokan ini ditangani petugas Polsek dari Sektor Ciputat. Hingga kini, pihak kepolisian masih belum ada yang bisa dihubungi.</content:encoded></item></channel></rss>
