<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bripda Ridwan Sedianya Melanjutkan Studi</title><description>Bripda Ridwan Napitupulu ingin melanjutkan studinya setelah bertugas di Papua, namun Tuhan berkehendak lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/05/340/538278/bripda-ridwan-sedianya-melanjutkan-studi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/05/340/538278/bripda-ridwan-sedianya-melanjutkan-studi"/><item><title>Bripda Ridwan Sedianya Melanjutkan Studi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/05/340/538278/bripda-ridwan-sedianya-melanjutkan-studi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/05/340/538278/bripda-ridwan-sedianya-melanjutkan-studi</guid><pubDate>Senin 05 Desember 2011 17:43 WIB</pubDate><dc:creator>Risna  Nur Rahayu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/05/340/538278/H4uCF0i6J0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bripda Ridwan Napitupulu (Foto: okezone/Nurlina U)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/05/340/538278/H4uCF0i6J0.jpg</image><title>Bripda Ridwan Napitupulu (Foto: okezone/Nurlina U)</title></images><description>MEDAN - Kepergian Bripda Ridwan Napitupulu menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Apalagi, bungsu dari enam bersaudara itu dikenal sebagai sosok yang ramah dan sayang terhadap keluarga.&amp;nbsp;M. Napitupulu, paman korban, mengatakan keponakannya sejak kecil sudah bercita-cita menjadi polisi. Meski sempat gagal di Medan, alumni SMA Negeri 8 Medan itu kemudian mencoba masuk menjadi anggota polisi di Papua.&amp;ldquo;Sudah lima tahun dia di sana. Sebelumnya sempat gagal waktu mencoba di Medan. Tapi waktu di Papua dia lulus. Itu memang cita-citanya jadi polisi,&amp;rdquo; ujar Napitupulu di Medan, Senin (5/12/2011).Dia menerangkan, setahun lalu almarhum sempat mengutarakan keinginannya melanjutkan studinya. &amp;ldquo;Jumpa terakhir dengan almarhum tahun lalu. Dia bilang ke saya, dia mau ngelanjut kuliah,&quot; kenangnya.Bripda Ridwan, anggota Sat Intelkrim Polres Jayapura, meninggal dunia setelah paha kanannya dipanah oleh sekelompok orang tidak dikenal pada perayaan HUT OPM, 1 Desember lalu.Bripda Ridwan dipanah dan dianiaya sekira 15 orang saat mengecek laporan warga soal pengibaran bendera Bintang Fajar di Kampung Berap, Distrik Nimbrokang, Kabupaten Jayapura. Nahas korban yang saat itu bersama Kanit Intelkam Polsek Nombrokang, Bripka Dian Budi Santoso, dianiaya. Bripka Dian selamat, namun Bripda Ridwan tertangkap massa.Jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Napitupulu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir, setibanya di Bandara Polonia Medan.</description><content:encoded>MEDAN - Kepergian Bripda Ridwan Napitupulu menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Apalagi, bungsu dari enam bersaudara itu dikenal sebagai sosok yang ramah dan sayang terhadap keluarga.&amp;nbsp;M. Napitupulu, paman korban, mengatakan keponakannya sejak kecil sudah bercita-cita menjadi polisi. Meski sempat gagal di Medan, alumni SMA Negeri 8 Medan itu kemudian mencoba masuk menjadi anggota polisi di Papua.&amp;ldquo;Sudah lima tahun dia di sana. Sebelumnya sempat gagal waktu mencoba di Medan. Tapi waktu di Papua dia lulus. Itu memang cita-citanya jadi polisi,&amp;rdquo; ujar Napitupulu di Medan, Senin (5/12/2011).Dia menerangkan, setahun lalu almarhum sempat mengutarakan keinginannya melanjutkan studinya. &amp;ldquo;Jumpa terakhir dengan almarhum tahun lalu. Dia bilang ke saya, dia mau ngelanjut kuliah,&quot; kenangnya.Bripda Ridwan, anggota Sat Intelkrim Polres Jayapura, meninggal dunia setelah paha kanannya dipanah oleh sekelompok orang tidak dikenal pada perayaan HUT OPM, 1 Desember lalu.Bripda Ridwan dipanah dan dianiaya sekira 15 orang saat mengecek laporan warga soal pengibaran bendera Bintang Fajar di Kampung Berap, Distrik Nimbrokang, Kabupaten Jayapura. Nahas korban yang saat itu bersama Kanit Intelkam Polsek Nombrokang, Bripka Dian Budi Santoso, dianiaya. Bripka Dian selamat, namun Bripda Ridwan tertangkap massa.Jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Napitupulu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir, setibanya di Bandara Polonia Medan.</content:encoded></item></channel></rss>
