<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dicky Chandra: Semoga Semanis Dodol &amp; Setangguh Domba</title><description>Dicky Chandra berharap agar warga Garut semanis dodol dan setangguh domba. Makanan dan hewan khas Garut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/06/340/538465/dicky-chandra-semoga-semanis-dodol-setangguh-domba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/06/340/538465/dicky-chandra-semoga-semanis-dodol-setangguh-domba"/><item><title>Dicky Chandra: Semoga Semanis Dodol &amp; Setangguh Domba</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/06/340/538465/dicky-chandra-semoga-semanis-dodol-setangguh-domba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/06/340/538465/dicky-chandra-semoga-semanis-dodol-setangguh-domba</guid><pubDate>Selasa 06 Desember 2011 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/06/340/538465/ELqW4nCIYH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dicky Chandra (tengah) (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/06/340/538465/ELqW4nCIYH.jpg</image><title>Dicky Chandra (tengah) (Foto: Koran SI)</title></images><description>BANDUNG - Dicky Chandra mengakui telah gagal menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Garut. Dia merasa gagal menjadi &amp;ldquo;pembisik&amp;rdquo; bupati sebagai pemimpin dan pembina warga Garut.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Tugas wabup kan pembisik, yaitu berpikir untuk menyampaikan hasil pemikirannya kepada bupati. Nah, kalau hasil pemikirannya tidak tersampaikan, artinya komunikasi wakil bupati dan bupati tidak baik, lebih baik saya mundur,&amp;rdquo; ujar Dicky.Jika diteruskan, lanjut artis komedian tersebut, akan mempersulit jalannya pemerintahan di Garut.Dia berharap, tanpa dirinya di pemerintahan, Garut bisa berjalan lebih baik. &amp;ldquo;Jika diteruskan nanti malah enggak bagus. Wabup kan bertanggung jawab kepada bupati. Buat saya sayang jika dipertahankan dapat fasilitas, mobil, ajudan, dan tidak dianggep (dipakai), kan sayang,&amp;rdquo; paparnya.Meski begitu, Dicky berharap masyarakat dan rekan-rekannya tidak khawatir setelah dia turun dari kancah politik. &amp;ldquo;Mudah-mudahan Garut makin bersinar dan masyarakat Garut bisa bersikap manis seperti dodol dan tangguh seperti domba Garut,&amp;rdquo; harapnya.Dicky berucap, meski sudah bukan lagi orang nomor dua di Garut, namun dia akan terus berkarya demi Garut sesuai dengan kemampuan dan keahliannya di bidang seni.&amp;ldquo;Istri saya membantu korban trafficking, membantu pengentasan buta huruf. Jadi banyak yang bisa dilakukan tanpa harus jadi wakil bupati. Apa yang saya lakukan karena sayang pada rakyat, bukan karena ingin jabatan,&amp;rdquo; ungkapnya.Meski demikian Dicky membantah kapok jika dipercaya untuk duduk di pemerintahan daerah lagi.&amp;ldquo;Dosa jika saya katakan kapok. Saya nikmati jadi wakil bupati karena ladang pahalanya banyak. Kesempatan ketemu orang banyak. Insya Allah saya tak kapok. Hanya saja saya tidak ingin membuat orang kapok dengan keberadaan saya. Sehingga belum kepikiran untuk mencalonkan lagi,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Dicky Chandra mengakui telah gagal menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Garut. Dia merasa gagal menjadi &amp;ldquo;pembisik&amp;rdquo; bupati sebagai pemimpin dan pembina warga Garut.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Tugas wabup kan pembisik, yaitu berpikir untuk menyampaikan hasil pemikirannya kepada bupati. Nah, kalau hasil pemikirannya tidak tersampaikan, artinya komunikasi wakil bupati dan bupati tidak baik, lebih baik saya mundur,&amp;rdquo; ujar Dicky.Jika diteruskan, lanjut artis komedian tersebut, akan mempersulit jalannya pemerintahan di Garut.Dia berharap, tanpa dirinya di pemerintahan, Garut bisa berjalan lebih baik. &amp;ldquo;Jika diteruskan nanti malah enggak bagus. Wabup kan bertanggung jawab kepada bupati. Buat saya sayang jika dipertahankan dapat fasilitas, mobil, ajudan, dan tidak dianggep (dipakai), kan sayang,&amp;rdquo; paparnya.Meski begitu, Dicky berharap masyarakat dan rekan-rekannya tidak khawatir setelah dia turun dari kancah politik. &amp;ldquo;Mudah-mudahan Garut makin bersinar dan masyarakat Garut bisa bersikap manis seperti dodol dan tangguh seperti domba Garut,&amp;rdquo; harapnya.Dicky berucap, meski sudah bukan lagi orang nomor dua di Garut, namun dia akan terus berkarya demi Garut sesuai dengan kemampuan dan keahliannya di bidang seni.&amp;ldquo;Istri saya membantu korban trafficking, membantu pengentasan buta huruf. Jadi banyak yang bisa dilakukan tanpa harus jadi wakil bupati. Apa yang saya lakukan karena sayang pada rakyat, bukan karena ingin jabatan,&amp;rdquo; ungkapnya.Meski demikian Dicky membantah kapok jika dipercaya untuk duduk di pemerintahan daerah lagi.&amp;ldquo;Dosa jika saya katakan kapok. Saya nikmati jadi wakil bupati karena ladang pahalanya banyak. Kesempatan ketemu orang banyak. Insya Allah saya tak kapok. Hanya saja saya tidak ingin membuat orang kapok dengan keberadaan saya. Sehingga belum kepikiran untuk mencalonkan lagi,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
