<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan Ambruk, Ribuan Warga Pinrang Terisolir</title><description>Ambruknya jembatan ini adalah kali kedua setelah baru sebulan  dipergunakan oleh warga pascarenovasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/07/340/538947/jembatan-ambruk-ribuan-warga-pinrang-terisolir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/07/340/538947/jembatan-ambruk-ribuan-warga-pinrang-terisolir"/><item><title>Jembatan Ambruk, Ribuan Warga Pinrang Terisolir</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/07/340/538947/jembatan-ambruk-ribuan-warga-pinrang-terisolir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/07/340/538947/jembatan-ambruk-ribuan-warga-pinrang-terisolir</guid><pubDate>Rabu 07 Desember 2011 06:33 WIB</pubDate><dc:creator>Abdillah MS</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/07/340/538947/hIagRtnkQM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/07/340/538947/hIagRtnkQM.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>PINRANG - Sebuah jembatan sepanjang 70 meter di Kecamatan Batu Lappa,  Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ambruk, Selasa (6/12/2011) malam.
&amp;nbsp;
Ambruknya jembatan ini adalah kali kedua setelah baru sebulan dipergunakan oleh warga pascarenovasi.
&amp;nbsp;
Akibatnya, sekira 14 ribu warga di Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan terisolir. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan yang menghubungkan empat desa yakni Desa Tassera Lau,  Kassa, Watang Kassa, dan Batu Lappa.
&amp;nbsp;
Hujan deras yang mengakibatkan derasnya air sungai ditengarai merupakan penyebab ambruknya jembatan.
&amp;nbsp;
Hantaman air sungai yang cukup deras disertai banyaknya gelondongan kayu yang terbawa air sungai serta konstruksi bangunan yang buruk menyebabkan jembatan tersebut makin rapuh sehingga tidak kuat menahan beban dan ambruk.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Peristiwa ambruknya jembatan ini berlangsung begitu cepat,&amp;rdquo; ujar Buhari warga setempat di lokasi, Selasa (6/12/2011) malam.
&amp;nbsp;
Sementera itu, Kapolres Pinrang AKBP Heri Tri Maryadi yang meninjau langsung di lokasi ambruknya jembatan mengatakan, dengan ambruknya jembatan ini praktis warga yang bermukim di empat desa tersebut terisolir sehingga warga harus memutar mencari jalan alternatif.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Salah satu jalan alternatif  yang harus dilewati oleh warga harus memutar ke Kabupaten Enrekang,&amp;rdquo; kata Heri.
&amp;nbsp;
Warga pun berharap, agar jembatan yang ambruk ini segera diperbaiki oleh pemerintah setempat.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>PINRANG - Sebuah jembatan sepanjang 70 meter di Kecamatan Batu Lappa,  Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ambruk, Selasa (6/12/2011) malam.
&amp;nbsp;
Ambruknya jembatan ini adalah kali kedua setelah baru sebulan dipergunakan oleh warga pascarenovasi.
&amp;nbsp;
Akibatnya, sekira 14 ribu warga di Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan terisolir. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan yang menghubungkan empat desa yakni Desa Tassera Lau,  Kassa, Watang Kassa, dan Batu Lappa.
&amp;nbsp;
Hujan deras yang mengakibatkan derasnya air sungai ditengarai merupakan penyebab ambruknya jembatan.
&amp;nbsp;
Hantaman air sungai yang cukup deras disertai banyaknya gelondongan kayu yang terbawa air sungai serta konstruksi bangunan yang buruk menyebabkan jembatan tersebut makin rapuh sehingga tidak kuat menahan beban dan ambruk.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Peristiwa ambruknya jembatan ini berlangsung begitu cepat,&amp;rdquo; ujar Buhari warga setempat di lokasi, Selasa (6/12/2011) malam.
&amp;nbsp;
Sementera itu, Kapolres Pinrang AKBP Heri Tri Maryadi yang meninjau langsung di lokasi ambruknya jembatan mengatakan, dengan ambruknya jembatan ini praktis warga yang bermukim di empat desa tersebut terisolir sehingga warga harus memutar mencari jalan alternatif.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Salah satu jalan alternatif  yang harus dilewati oleh warga harus memutar ke Kabupaten Enrekang,&amp;rdquo; kata Heri.
&amp;nbsp;
Warga pun berharap, agar jembatan yang ambruk ini segera diperbaiki oleh pemerintah setempat.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
