<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekening Gendut PNS Muda Harus Segera Diusut</title><description>Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mendesak  aparat penegak hukum agar segera melakukan tindakan nyata terkait temuan  rekening gendut milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/09/339/539980/rekening-gendut-pns-muda-harus-segera-diusut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/09/339/539980/rekening-gendut-pns-muda-harus-segera-diusut"/><item><title>Rekening Gendut PNS Muda Harus Segera Diusut</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/09/339/539980/rekening-gendut-pns-muda-harus-segera-diusut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/09/339/539980/rekening-gendut-pns-muda-harus-segera-diusut</guid><pubDate>Jum'at 09 Desember 2011 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan tindakan nyata terkait temuan rekening gendut milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soal rekening gendut PNS aparat hukum segera bertindak, agar tidak menjadi isu liar,&amp;rdquo; ujar Arwani kepada okezone, Kamis (8/12/2011).
&amp;nbsp;
Bahkan jika temuan tersebut terbukti hasil korupsi penegak hukum harus segera menangkapnya. Ketua Bidang Komunikasi DPP PPP itu merasa prihatin terkait merosotnya citra kaum muda lantaran kasus korupsi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Citra kaum muda belakangan ini terus merosot, karena yang terlibat kasus hukum (korupsi) masih berusia 30-40 tahun. Ini sangat memprihatinkan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Anggota Komisi V DPR itu, yakin bahwa PPATK memiliki landasan yang kuat mempublikasikan temuan tersebut ke publik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Langkah PPATK yang telah melaporkan temuan rekening gendut tersebut sudah tepat. Ini agar tidak menjadi isu liar dan merugikan publik. Tentunya PPATK punya dasar yang kuat untuk mempublikasikan temuannya tersebut,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Agar tidak menjadi isu yang bombastis semata, penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lainnya harus bertindak cepat agar tidak merugikan masyarakat khalayak. &amp;ldquo;KPK agar segera gerak cepat,&amp;rdquo; imbuhnya
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau publik terus-terusan disuguhi wacana akan jenuh juga, maka harus ada tindakan konkret,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan tindakan nyata terkait temuan rekening gendut milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soal rekening gendut PNS aparat hukum segera bertindak, agar tidak menjadi isu liar,&amp;rdquo; ujar Arwani kepada okezone, Kamis (8/12/2011).
&amp;nbsp;
Bahkan jika temuan tersebut terbukti hasil korupsi penegak hukum harus segera menangkapnya. Ketua Bidang Komunikasi DPP PPP itu merasa prihatin terkait merosotnya citra kaum muda lantaran kasus korupsi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Citra kaum muda belakangan ini terus merosot, karena yang terlibat kasus hukum (korupsi) masih berusia 30-40 tahun. Ini sangat memprihatinkan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Anggota Komisi V DPR itu, yakin bahwa PPATK memiliki landasan yang kuat mempublikasikan temuan tersebut ke publik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Langkah PPATK yang telah melaporkan temuan rekening gendut tersebut sudah tepat. Ini agar tidak menjadi isu liar dan merugikan publik. Tentunya PPATK punya dasar yang kuat untuk mempublikasikan temuannya tersebut,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Agar tidak menjadi isu yang bombastis semata, penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lainnya harus bertindak cepat agar tidak merugikan masyarakat khalayak. &amp;ldquo;KPK agar segera gerak cepat,&amp;rdquo; imbuhnya
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau publik terus-terusan disuguhi wacana akan jenuh juga, maka harus ada tindakan konkret,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
