<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konvoi Ribuan Pendekar Macetkan Kota Madiun</title><description>Konvoi ribuan pendekar Setia Hati Tunas Muda Winongo yang menghadiri  acara Suran Agung membuat arus lalu lintas di Madiun, Jawa Timur, macet  parah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/11/340/540826/konvoi-ribuan-pendekar-macetkan-kota-madiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/11/340/540826/konvoi-ribuan-pendekar-macetkan-kota-madiun"/><item><title>Konvoi Ribuan Pendekar Macetkan Kota Madiun</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/11/340/540826/konvoi-ribuan-pendekar-macetkan-kota-madiun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/11/340/540826/konvoi-ribuan-pendekar-macetkan-kota-madiun</guid><pubDate>Minggu 11 Desember 2011 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Wahyu Efendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/11/340/540826/ppBiFxalax.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto:zonaberita.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/11/340/540826/ppBiFxalax.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto:zonaberita.com)</title></images><description>MADIUN - Konvoi ribuan pendekar Setia Hati Tunas Muda Winongo yang menghadiri acara Suran Agung membuat arus lalu lintas di Madiun, Jawa Timur, macet parah. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam acara ini polisi telah menyiagakan 2.500-an lebih personel.
&amp;nbsp;
Pengamanan acara yang dipusatkan di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Madiun, juga dibantu unsur TNI.
&amp;nbsp;
Pantauan di lapangan, Minggu (11/12/2011), dengan pengawalan ketat polisi rombongan pendekar dari Ponorogo dan Madiun Selatan itu memenuhi jalan jalan protokol, seperti Jalan Trunojoyo, MT Haryono, Jalan Pahlawan, hingga jalur utama Madiun-Ponorogo. Akibatnya, kemacetan panjang tak dapat dihindarkan.
&amp;nbsp;
Polisi bahkan meminta masyarakat yang kebetulan melintas untuk memutar balik kendaraan mereka. Selain untuk menghindari kemacetan, juga mencegah agar tidak terjadi salah faham yang bisa berujung pada keributan antara para pendekar dan para pengguna jalan.
&amp;nbsp;
Sebagai pengayom dan pelindung msayarakat, polisi tampaknya tak mau kecolongan seperti tahun tahun sebelumnya yang selalu terjadi bentrokan dalam setiap even persilatan yang ada di Madiun. Hal itu mengingat Madiun menjadi basis dua massa persilatan besar yang selama ini memiliki sejarah permusuhan.</description><content:encoded>MADIUN - Konvoi ribuan pendekar Setia Hati Tunas Muda Winongo yang menghadiri acara Suran Agung membuat arus lalu lintas di Madiun, Jawa Timur, macet parah. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam acara ini polisi telah menyiagakan 2.500-an lebih personel.
&amp;nbsp;
Pengamanan acara yang dipusatkan di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Madiun, juga dibantu unsur TNI.
&amp;nbsp;
Pantauan di lapangan, Minggu (11/12/2011), dengan pengawalan ketat polisi rombongan pendekar dari Ponorogo dan Madiun Selatan itu memenuhi jalan jalan protokol, seperti Jalan Trunojoyo, MT Haryono, Jalan Pahlawan, hingga jalur utama Madiun-Ponorogo. Akibatnya, kemacetan panjang tak dapat dihindarkan.
&amp;nbsp;
Polisi bahkan meminta masyarakat yang kebetulan melintas untuk memutar balik kendaraan mereka. Selain untuk menghindari kemacetan, juga mencegah agar tidak terjadi salah faham yang bisa berujung pada keributan antara para pendekar dan para pengguna jalan.
&amp;nbsp;
Sebagai pengayom dan pelindung msayarakat, polisi tampaknya tak mau kecolongan seperti tahun tahun sebelumnya yang selalu terjadi bentrokan dalam setiap even persilatan yang ada di Madiun. Hal itu mengingat Madiun menjadi basis dua massa persilatan besar yang selama ini memiliki sejarah permusuhan.</content:encoded></item></channel></rss>
