<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Tim SAR gagal evakuasi mobil</title><description>Upaya Tim SAR mengevakuasi bangkai mobil di Sungai Mahakam, Minggu (11/12/2011) akibat ambruknya Jembatan Kutai Kertanegara (Kukar) belum berhasil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/11/447/540843/lagi-tim-sar-gagal-evakuasi-mobil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/11/447/540843/lagi-tim-sar-gagal-evakuasi-mobil"/><item><title>Lagi, Tim SAR gagal evakuasi mobil</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/11/447/540843/lagi-tim-sar-gagal-evakuasi-mobil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/11/447/540843/lagi-tim-sar-gagal-evakuasi-mobil</guid><pubDate>Minggu 11 Desember 2011 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/11/447/540843/1sjhgT7LmE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">dok. okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/11/447/540843/1sjhgT7LmE.jpg</image><title>dok. okezone</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


Sindonews.com &amp;ndash; Upaya Tim SAR mengevakuasi bangkai mobil di Sungai Mahakam, Minggu (11/12/2011) akibat ambruknya Jembatan Kutai Kertanegara (Kukar) belum berhasil.
&amp;nbsp;
Anggota Tim SAR pencarian korban Jembatan Kukar, Ajun Komisaris I Nyoman Subrata mengatakan, Tim SAR mencoba mengangkat satu mobil dari dasar Sungai Mahakam. Namun sayang, hasilnya nihil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tadi kita coba angkat satu mobil, tapi gagal. Sementara kita hentikan dulu dan besok kita lanjutkan lagi,&amp;rdquo; ungkap I Nyoman Subrata.  Sementara itu, tim juga belum menemukan lagi adanya jasad korban di lokasi tersebut. &amp;nbsp; Jembatan Kutai Kartanegara runtuh pada 26 November 2011. Jumat kemarin, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masih ada sekira 12 kendaraan yang ada di dalam sungai. &amp;ldquo;Evakuasi terkendala arus sungai yang kencang dan hujan juga deras,&amp;rdquo; katanya. 
Akibat arus sungai yang kencang diperkirakan kendaraan sudah tidak pada posisi sebelumnya. &quot;Posisi kendaraan sudah tergeser arus air,&quot; paparnya.  Jarang pandang di dalam sungai nol meter. Kondisi yang sangat gelap membuat tim penyelam hanya bisa meraba-raba untuk mengetahui keberadaan korban. &quot;Kita juga belum tahu di dalam mobil ada berapa korban,&quot; kata Sutopo.  Kendala lainnya yakni sungai sedalam 30 hingga 50 meter tersebut juga berlumpur. Namun diperkirakan kendaraan bergeser sekira dua atau tiga meter dari posisi sebelumnya. &quot;Kita masih berusaha terus, tim saya juga masih ada di sana,&quot; tegasnya.  Sebelumnya, Mabes Polri memperkirakan ada sekira 13 hingga 16 korban runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di Tenggarong, Kalimantan Timur, yang belum ditemukan. &amp;nbsp; Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan Polri dan Tim SAR akan memperpanjang waktu pencarian untuk menemukan semua korban yang dinyatakan hilang.
 Seperti diketahui, Jembatan Kukar di Kota Tenggarong, ambruk pada 26 November 2011 lalu sekira pukul 16.30 Wita. Dalam insiden ini diperkirakan 25 mobil dan sekitar 20 motor yang melintas di atasnya ikut tercebur ke dalam Sungai Mahakam.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     



st1:*{behavior:url(#ieooui) }



 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


Sindonews.com &amp;ndash; Upaya Tim SAR mengevakuasi bangkai mobil di Sungai Mahakam, Minggu (11/12/2011) akibat ambruknya Jembatan Kutai Kertanegara (Kukar) belum berhasil.
&amp;nbsp;
Anggota Tim SAR pencarian korban Jembatan Kukar, Ajun Komisaris I Nyoman Subrata mengatakan, Tim SAR mencoba mengangkat satu mobil dari dasar Sungai Mahakam. Namun sayang, hasilnya nihil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tadi kita coba angkat satu mobil, tapi gagal. Sementara kita hentikan dulu dan besok kita lanjutkan lagi,&amp;rdquo; ungkap I Nyoman Subrata.  Sementara itu, tim juga belum menemukan lagi adanya jasad korban di lokasi tersebut. &amp;nbsp; Jembatan Kutai Kartanegara runtuh pada 26 November 2011. Jumat kemarin, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masih ada sekira 12 kendaraan yang ada di dalam sungai. &amp;ldquo;Evakuasi terkendala arus sungai yang kencang dan hujan juga deras,&amp;rdquo; katanya. 
Akibat arus sungai yang kencang diperkirakan kendaraan sudah tidak pada posisi sebelumnya. &quot;Posisi kendaraan sudah tergeser arus air,&quot; paparnya.  Jarang pandang di dalam sungai nol meter. Kondisi yang sangat gelap membuat tim penyelam hanya bisa meraba-raba untuk mengetahui keberadaan korban. &quot;Kita juga belum tahu di dalam mobil ada berapa korban,&quot; kata Sutopo.  Kendala lainnya yakni sungai sedalam 30 hingga 50 meter tersebut juga berlumpur. Namun diperkirakan kendaraan bergeser sekira dua atau tiga meter dari posisi sebelumnya. &quot;Kita masih berusaha terus, tim saya juga masih ada di sana,&quot; tegasnya.  Sebelumnya, Mabes Polri memperkirakan ada sekira 13 hingga 16 korban runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di Tenggarong, Kalimantan Timur, yang belum ditemukan. &amp;nbsp; Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan Polri dan Tim SAR akan memperpanjang waktu pencarian untuk menemukan semua korban yang dinyatakan hilang.
 Seperti diketahui, Jembatan Kukar di Kota Tenggarong, ambruk pada 26 November 2011 lalu sekira pukul 16.30 Wita. Dalam insiden ini diperkirakan 25 mobil dan sekitar 20 motor yang melintas di atasnya ikut tercebur ke dalam Sungai Mahakam.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
