<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahas Masalah Umat, Tokoh Lintas Agama Kumpul di PBNU</title><description>Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu dibahas berbagai persoalan bangsa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/12/339/541287/bahas-masalah-umat-tokoh-lintas-agama-kumpul-di-pbnu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/12/339/541287/bahas-masalah-umat-tokoh-lintas-agama-kumpul-di-pbnu"/><item><title>Bahas Masalah Umat, Tokoh Lintas Agama Kumpul di PBNU</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/12/339/541287/bahas-masalah-umat-tokoh-lintas-agama-kumpul-di-pbnu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/12/339/541287/bahas-masalah-umat-tokoh-lintas-agama-kumpul-di-pbnu</guid><pubDate>Senin 12 Desember 2011 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/12/339/541287/2mOkXIz5Ut.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/12/339/541287/2mOkXIz5Ut.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah tokoh lintas agama menggelar pertemuan di gedung PBNU siang tadi. Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu dibahas berbagai persoalan bangsa.
&amp;nbsp;
Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj dalam kesempatan ini menegaskan bahwa pertemuan para tokoh lintas agama sama sekali tidak dilatari agenda politis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sepakat menjunjung tinggi konstitusi. Tidak ada agenda politik. Bukan berarti minta dukungan, tidak ada. Yang ada, kami memetakan situasi,&quot; kata Kang Said di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2011).
&amp;nbsp;
&quot;Kami sepakat ingin menerusakan silaturahim, memperkuat saling pengertian, tidak ada latar belakang politik, ini murni membicarakan keadaan masyarakat kecil yang masih dalam keadaan terhimpit, kemiskinan, penindasan, dan ketidakadilan,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Hadir dalam acara ini para tokoh agama dari PGI, HKBP, Walubi, Matakin, dan KWI. Menyikapi maraknya aksi-aksi kekerasan atas nama agama, Kang Said juga menegaskan bahwa persoalan intoleransi harus disikapi bersama. &amp;ldquo;Itu kewajiban saya dan NU sikapi bila perlu dan sebaliknya,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Adapun terkait RUU Kerukunan Beragama, Kang Said, berharap pemerintah jangan intervensi terlalu jauh. Sebab dikhawatirkan hal itu hanya akan membuat adanya keberpihakan terhadap agama tertentu.
&amp;nbsp;
&quot;Undang-Undang harus lebih bangun toleransi dan kurukunan, kita akan libatkan lembaga bantuan hukum NU untuk mengkaji RUU, RUU masih berupa draft,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah tokoh lintas agama menggelar pertemuan di gedung PBNU siang tadi. Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu dibahas berbagai persoalan bangsa.
&amp;nbsp;
Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj dalam kesempatan ini menegaskan bahwa pertemuan para tokoh lintas agama sama sekali tidak dilatari agenda politis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sepakat menjunjung tinggi konstitusi. Tidak ada agenda politik. Bukan berarti minta dukungan, tidak ada. Yang ada, kami memetakan situasi,&quot; kata Kang Said di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2011).
&amp;nbsp;
&quot;Kami sepakat ingin menerusakan silaturahim, memperkuat saling pengertian, tidak ada latar belakang politik, ini murni membicarakan keadaan masyarakat kecil yang masih dalam keadaan terhimpit, kemiskinan, penindasan, dan ketidakadilan,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Hadir dalam acara ini para tokoh agama dari PGI, HKBP, Walubi, Matakin, dan KWI. Menyikapi maraknya aksi-aksi kekerasan atas nama agama, Kang Said juga menegaskan bahwa persoalan intoleransi harus disikapi bersama. &amp;ldquo;Itu kewajiban saya dan NU sikapi bila perlu dan sebaliknya,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Adapun terkait RUU Kerukunan Beragama, Kang Said, berharap pemerintah jangan intervensi terlalu jauh. Sebab dikhawatirkan hal itu hanya akan membuat adanya keberpihakan terhadap agama tertentu.
&amp;nbsp;
&quot;Undang-Undang harus lebih bangun toleransi dan kurukunan, kita akan libatkan lembaga bantuan hukum NU untuk mengkaji RUU, RUU masih berupa draft,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
