<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes Polri Akan Evaluasi Pacar Angelina Sondakh</title><description>Setelah kedekatannya dengan Angelina Sondakh terungkap ke publik,  penyidik KPK Kompol Rbs lantas ditarik oleh Mabes Polri. Kini dia pun  masih non job di Mabes Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/15/339/542855/mabes-polri-akan-evaluasi-pacar-angelina-sondakh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/15/339/542855/mabes-polri-akan-evaluasi-pacar-angelina-sondakh"/><item><title>Mabes Polri Akan Evaluasi Pacar Angelina Sondakh</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/15/339/542855/mabes-polri-akan-evaluasi-pacar-angelina-sondakh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/15/339/542855/mabes-polri-akan-evaluasi-pacar-angelina-sondakh</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2011 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/15/339/542855/eQRMgraR7b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angelina (Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/15/339/542855/eQRMgraR7b.jpg</image><title>Angelina (Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Setelah kedekatannya dengan Angelina Sondakh terungkap ke publik, penyidik KPK Kompol Rbs lantas ditarik oleh Mabes Polri. Kini dia pun masih non job di Mabes Polri.
&amp;nbsp;
Dalam waktu dekat Mabes Polri malah akan mengevaluasi Kompol Rbs. &quot;Rbs akan dievaluasi dan didalami apakah ada unsur pelanggaran displin, atau hukum, harus proporsional,&amp;rdquo; ujar Kabag Penum Mabes Polri Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/12/2011).
&amp;nbsp;
Sejauh ini Boy menjelaskan pihaknya belum melihat adanya ketidakprofesionalan Kompol Rbs selama bertugas di KPK. &amp;ldquo;Kami tidak melihat artian ada keterkaitan dengan perkara yang ditangani, ternyata infonya tidak ada,&quot; kata Boy.
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, semua pihak harus melihat skandal asmara Kompol Rbs dengan Angelina Sondakh secara proporsional. &amp;ldquo;Saat ini, ia masih belum ditugaskan, belum ada penugasan lagi. Sejak Senin ia hadir ke Mabes Polri,&quot; singkatnya.
&amp;nbsp;
Dalam kaitan ini Mabes Polri tidak khawatir dipulangkannya satu anggota polri yang ditugaskan sebagai penyidik KPK berpengaruh terhadap kinerja KPK.
&amp;nbsp;
&quot;Di KPK, penyidik ada lebih dari 108. Satu kurang tidak ada masalah, kalau ada kurang tenaga ada lagi yang bantu. Peran yang bersangkutan ditutup dengan penyidik lain. Belum ada penambahan jumlah,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah kedekatannya dengan Angelina Sondakh terungkap ke publik, penyidik KPK Kompol Rbs lantas ditarik oleh Mabes Polri. Kini dia pun masih non job di Mabes Polri.
&amp;nbsp;
Dalam waktu dekat Mabes Polri malah akan mengevaluasi Kompol Rbs. &quot;Rbs akan dievaluasi dan didalami apakah ada unsur pelanggaran displin, atau hukum, harus proporsional,&amp;rdquo; ujar Kabag Penum Mabes Polri Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/12/2011).
&amp;nbsp;
Sejauh ini Boy menjelaskan pihaknya belum melihat adanya ketidakprofesionalan Kompol Rbs selama bertugas di KPK. &amp;ldquo;Kami tidak melihat artian ada keterkaitan dengan perkara yang ditangani, ternyata infonya tidak ada,&quot; kata Boy.
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, semua pihak harus melihat skandal asmara Kompol Rbs dengan Angelina Sondakh secara proporsional. &amp;ldquo;Saat ini, ia masih belum ditugaskan, belum ada penugasan lagi. Sejak Senin ia hadir ke Mabes Polri,&quot; singkatnya.
&amp;nbsp;
Dalam kaitan ini Mabes Polri tidak khawatir dipulangkannya satu anggota polri yang ditugaskan sebagai penyidik KPK berpengaruh terhadap kinerja KPK.
&amp;nbsp;
&quot;Di KPK, penyidik ada lebih dari 108. Satu kurang tidak ada masalah, kalau ada kurang tenaga ada lagi yang bantu. Peran yang bersangkutan ditutup dengan penyidik lain. Belum ada penambahan jumlah,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
