<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabareskrim: Aksi Pemenggalan Dilakukan Warga Setempat</title><description>Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan, aksi  pembantaian terhadap para petani yang sempat direkam oleh salah seorang  saksi memang benar terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/15/340/542513/kabareskrim-aksi-pemenggalan-dilakukan-warga-setempat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/15/340/542513/kabareskrim-aksi-pemenggalan-dilakukan-warga-setempat"/><item><title>Kabareskrim: Aksi Pemenggalan Dilakukan Warga Setempat</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/15/340/542513/kabareskrim-aksi-pemenggalan-dilakukan-warga-setempat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/15/340/542513/kabareskrim-aksi-pemenggalan-dilakukan-warga-setempat</guid><pubDate>Kamis 15 Desember 2011 01:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ray Jordan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/15/340/542513/7W16aOORK7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabareskrim Komjen Sutarman</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/15/340/542513/7W16aOORK7.jpg</image><title>Kabareskrim Komjen Sutarman</title></images><description>JAKARTA - Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan, aksi pembantaian terhadap para petani yang sempat direkam oleh salah seorang saksi memang benar terjadi.&amp;nbsp; Bahkan Sutarman mengatakan, aksi pemenggalan tersebut dilakukan oleh warga setempat.&quot;Pelakunya warga masyarakat setempat,&quot; ujar Sutarman usai rapat dengan anggota Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011) malam.Sutarman juga mengatakan bahwa kejadian itu adalah bentrok antar warga. &quot;Jadi itu bentrok antar warga,&quot; katanya.&quot;Sudah dijelaskan tadi oleh Kapolri, orang yang mati yang dilakukan oleh masyarakat itu,&quot; imbuhnya. Seperti diberitakan, telah terjadi aksi pembantaian terhadap para petani di wilayah Kecamatan Mesuji, Kabupaten Sumatera Selatan, pada tanggal 21 April 2011 lalu. Dari kejadian tersebut, sebanyak 7 orang meninggal dunia dan 6 orang ditetapkan sebagai tersangka.&quot;Kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian. TKP tanggal 21 April di Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan sekarang sudah ditetapkan 6 orang tersangka dan sedang dalam proses peradilan,&quot; jelasnya. Yang jadi tersangka 5 orang dari pihak perusahaan perkebunan dan 1 orang warga sipil, dan 7 orang meninggal,&quot; ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo sebelumnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan, aksi pembantaian terhadap para petani yang sempat direkam oleh salah seorang saksi memang benar terjadi.&amp;nbsp; Bahkan Sutarman mengatakan, aksi pemenggalan tersebut dilakukan oleh warga setempat.&quot;Pelakunya warga masyarakat setempat,&quot; ujar Sutarman usai rapat dengan anggota Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011) malam.Sutarman juga mengatakan bahwa kejadian itu adalah bentrok antar warga. &quot;Jadi itu bentrok antar warga,&quot; katanya.&quot;Sudah dijelaskan tadi oleh Kapolri, orang yang mati yang dilakukan oleh masyarakat itu,&quot; imbuhnya. Seperti diberitakan, telah terjadi aksi pembantaian terhadap para petani di wilayah Kecamatan Mesuji, Kabupaten Sumatera Selatan, pada tanggal 21 April 2011 lalu. Dari kejadian tersebut, sebanyak 7 orang meninggal dunia dan 6 orang ditetapkan sebagai tersangka.&quot;Kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian. TKP tanggal 21 April di Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan sekarang sudah ditetapkan 6 orang tersangka dan sedang dalam proses peradilan,&quot; jelasnya. Yang jadi tersangka 5 orang dari pihak perusahaan perkebunan dan 1 orang warga sipil, dan 7 orang meninggal,&quot; ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo sebelumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
