<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolres Depok: Laporan EK Menyimpang dari Fakta</title><description>Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mempersilahkan EK untuk  melakukan hal itu. Mulyadi menegaskan sejak awal ia tak pernah menyebut  EK telah membuat laporan palsu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/18/338/543838/kapolres-depok-laporan-ek-menyimpang-dari-fakta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/18/338/543838/kapolres-depok-laporan-ek-menyimpang-dari-fakta"/><item><title>Kapolres Depok: Laporan EK Menyimpang dari Fakta</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/18/338/543838/kapolres-depok-laporan-ek-menyimpang-dari-fakta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/18/338/543838/kapolres-depok-laporan-ek-menyimpang-dari-fakta</guid><pubDate>Minggu 18 Desember 2011 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>DEPOK &amp;ndash; EK, istri mantan Kanit Reskrim Polsek Pamulang, TS, telah melaporkan Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni dengan tuduhan kinerja yang tidak profesional. EK pun membantah apa yang diarahkan kepadanya terkait laporan palsu atau rekayasa kasus.Menanggapi hal itu, Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mempersilahkan EK untuk melakukan hal itu. Mulyadi menegaskan sejak awal ia tak pernah menyebut EK telah membuat laporan palsu.&amp;ldquo;Sejak awal saya tidak pernah katakan ada laporan palsu, kalau laporan itu benar kami akan usut tuntas, hingga kini kami belum temukan tersangka, sekali lagi saya tak pernah bilang ada laporan palsu,&amp;rdquo; tegasnya kepada wartawan di Polres Depok, Sabtu (17/12/11).Hanya saja, kata Mulyadi, banyak kejanggalan dan ketidaksesuaian antara laporan EK dengan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Karena itu, EK harus diuji dengan uji tes lie detector.&amp;ldquo;Intinya apa yang dilaporkan EK sangat menyimpang, karena TKP tak pernah bohong,&amp;rdquo; katanya.Bahkan Mulyadi mengisyaratkan EK sebagai korban dapat berubah statusnya menjadi tersangka. Hal itu dapat terjadi jika EK terbukti berbohong.&amp;ldquo;Keterangan dia selalu berubah &amp;ndash; ubah, dari mulai dia bilang perampoknya keluar masuk lewat jendela, hingga barang bukti di lapangan, banyak keanehan,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>DEPOK &amp;ndash; EK, istri mantan Kanit Reskrim Polsek Pamulang, TS, telah melaporkan Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni dengan tuduhan kinerja yang tidak profesional. EK pun membantah apa yang diarahkan kepadanya terkait laporan palsu atau rekayasa kasus.Menanggapi hal itu, Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mempersilahkan EK untuk melakukan hal itu. Mulyadi menegaskan sejak awal ia tak pernah menyebut EK telah membuat laporan palsu.&amp;ldquo;Sejak awal saya tidak pernah katakan ada laporan palsu, kalau laporan itu benar kami akan usut tuntas, hingga kini kami belum temukan tersangka, sekali lagi saya tak pernah bilang ada laporan palsu,&amp;rdquo; tegasnya kepada wartawan di Polres Depok, Sabtu (17/12/11).Hanya saja, kata Mulyadi, banyak kejanggalan dan ketidaksesuaian antara laporan EK dengan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Karena itu, EK harus diuji dengan uji tes lie detector.&amp;ldquo;Intinya apa yang dilaporkan EK sangat menyimpang, karena TKP tak pernah bohong,&amp;rdquo; katanya.Bahkan Mulyadi mengisyaratkan EK sebagai korban dapat berubah statusnya menjadi tersangka. Hal itu dapat terjadi jika EK terbukti berbohong.&amp;ldquo;Keterangan dia selalu berubah &amp;ndash; ubah, dari mulai dia bilang perampoknya keluar masuk lewat jendela, hingga barang bukti di lapangan, banyak keanehan,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
